50 Soal Try Out TKA Sosiologi SMA 2026 – Paket 2 + Kunci Jawaban
Jumlah Soal: 50 Soal
Penyusun: Dani Ramdani, S.Sos
Petunjuk Umum:
A. Periksalah naskah soal dengan teliti sebelum mulai menjawab.
B. Pilihlah jawaban yang paling tepat sesuai dengan instruksi pada setiap bentuk soal (Pilihan Ganda, Pilihan Ganda Kompleks MCMA, atau Pilihan Ganda Kompleks Kategori).
C. Utamakan penalaran kritis, analisis data/stimulus, serta konsep-konsep sosiologis yang komprehensif.
SOAL
1. Sekelompok warga di kawasan permukiman padat perkotaan berkerumun mendiskusikan sistem pembagian giliran pos ronda malam akibat meningkatnya laporan pencurian di lingkungan mereka.
Di masa kini, dinamika kehidupan kota metropolitan melahirkan berbagai persoalan baru. Salah satunya adalah meningkatnya kasus kriminalitas jalanan dan keresahan warga akibat melemahnya pengawasan sosial di tingkat rukun tetangga. Warga kemudian menginisiasi sistem keamanan swadaya berbasis musyawarah mufakat.
Mengapa fenomena tersebut dikategorikan sebagai bagian dari ruang lingkup kajian sosiologi?
A. Karena membedah aspek spasial dan pemetaan tata letak geografis wilayah permukiman.
B. Karena meneliti interaksi sosial, proses pembentukan norma kelompok, dan upaya pengendalian sosial dalam masyarakat.
C. Karena menghitung secara matematis tingkat kerugian finansial akibat tindakan kriminalitas.
D. Karena menguji efektivitas material bangunan pos ronda terhadap ketahanan cuaca.
E. Karena menganalisis aspek klinis dan psikologis para pelaku kriminal secara individual.
2. Dua orang pelajar dari sekolah berbeda di kota yang terpisah ratusan kilometer saling bertukar pesan melalui aplikasi gawai untuk merancang proyek penelitian ilmiah remaja secara bersama-sama.
Di era digital, batas geografis tidak lagi menjadi penghalang bagi seseorang untuk menjalin hubungan. Meskipun tidak pernah bertatap muka secara fisik dalam satu ruangan, para pelajar tersebut aktif berdiskusi, saling memberikan gagasan, dan membagi tugas penelitian melalui jaringan internet.
Berdasarkan ilustrasi tersebut, faktor apakah yang memungkinkan interaksi sosial tetap terwujud secara efektif?
A. Adanya kontak sosial tidak langsung dan proses komunikasi yang berjalan melalui media daring.
B. Kedekatan jarak fisik yang memudahkan mobilitas antarwilayah perkotaan.
C. Kesamaan latar belakang status sosial ekonomi keluarga secara mutlak.
D. Kewajiban administratif yang ditetapkan oleh lembaga pendidikan formal.
E. Penggunaan perangkat gawai dengan spesifikasi kelas atas oleh seluruh subjek.
3. Perayaan tradisi lintas etnis di sebuah alun-alun kota yang menampilkan kolaborasi seni musik tradisional dari berbagai suku bangsa di Indonesia secara harmonis.
Masyarakat Indonesia dikenal memiliki struktur majemuk di mana berbagai kelompok suku, ras, agama, dan budaya hidup berdampingan. Dalam dinamikanya, integrasi nasional dapat terwujud apabila setiap kelompok mengembangkan sikap inklusif, menghormati keragaman, dan tidak bersikap etnosentris terhadap kebudayaan kelompok lain.
Mengapa sikap inklusif dan penolakan terhadap etnosentrisme menjadi syarat mutlak dalam menjaga keharmonisan masyarakat multikultural?
A. Karena keseragaman budaya mutlak diperlukan untuk menghapuskan seluruh identitas etnis minoritas.
B. Karena sikap etnosentrisme memperkuat dominasi satu kelompok atas kelompok lainnya tanpa perlawanan.
C. Karena keterbukaan dan penghargaan terhadap perbedaan mencegah terjadinya disintegrasi serta konflik horizontal antaretnis.
D. Karena masyarakat multikultural wajib meleburkan seluruh nilai budayanya menjadi satu kebudayaan tunggal yang kaku.
E. Karena tradisi lokal harus digantikan sepenuhnya oleh budaya global modern agar tercipta kemajuan.
4. Suasana rapat mediasi di balai desa yang mempertemukan perwakilan warga desa dengan pihak manajemen pabrik disusul penandatanganan kesepakatan damai.
Sempat terjadi ketegangan antara warga desa dan pihak perusahaan pengelola pabrik akibat limbah yang mencemari sumber air bersih warga. Setelah melalui proses dialog yang diformalkan oleh pemerintah kecamatan, kedua belah pihak akhirnya menandatangani perjanjian kompensasi dan perbaikan instalasi pengolahan limbah.
Bentuk akomodasi apakah yang tercermin dari proses penyelesaian perselisihan pada ilustrasi tersebut?
A. Koersi
B. Mediasi
C. Konsiliasi
D. Stalemate
E. Segregasi
5. Sekelompok pemuda dari berbagai latar belakang suku dan sekolah berkumpul di sebuah sanggar seni rupa untuk merancang pameran lukisan amal bagi anak-anak korban bencana alam.
Sekelompok pemuda mendirikan komunitas seni independen bernama "Rupa Sesama". Meskipun anggota mereka berasal dari latar belakang etnis dan status sosial yang berbeda, mereka disatukan oleh minat yang sama terhadap seni lukis dan kepedulian sosial yang tinggi terhadap korban bencana.
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar atau Salah mengenai proses terbentuknya kelompok sosial tersebut!
Infografis yang menggambarkan dua sisi mata uang dari fenomena urbanisasi masif di kota besar: peningkatan penyerapan tenaga kerja informal di satu sisi, dan pertumbuhan permukiman kumuh (slum area) di sisi lain.
Arus perpindahan penduduk dari perdesaan menuju kota-kota besar terus berlangsung setiap tahun. Fenomena ini memberikan dampak ganda: di satu sisi memicu pertumbuhan ekonomi mikro perkotaan, namun di sisi lain memperparah masalah sosial seperti keterbatasan hunian layak dan peningkatan pengangguran struktural.
Berdasarkan analisis sosiologis terhadap infografis tersebut, evaluasi manakah yang paling akurat mengenai dampak gejala sosial urbanisasi?
A. Urbanisasi sepenuhnya menyelesaikan masalah kemiskinan di wilayah perdesaan secara tuntas.
B. Urbanisasi selalu berdampak negatif mutlak tanpa memberikan kontribusi apa pun bagi kemajuan kota.
C. Urbanisasi merupakan proses adaptasi ekonomi yang di sisi lain melahirkan kerentanan sosial berupa kesenjangan dan permukiman kumuh.
D. Urbanisasi menghapuskan seluruh sektor industri manufaktur di kota-kota besar.
E. Urbanisasi terjadi semata-mata karena faktor keinginan individu untuk berlibur di kota.
7. Sebuah tim peneliti sosiologi melakukan penelitian kualitatif berjudul "Strategi Koping Remaja Korban Perundungan Siber (Cyberbullying) di Media Sosial". Peneliti menggunakan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipan untuk memahami pengalaman subjektif serta mekanisme pertahanan diri para informan.
Manakah pernyataan yang menunjukkan tujuan atau manfaat dari penelitian sosial tersebut? (Pilih semua jawaban yang benar!)
[ ] Memberikan pemahaman mendalam mengenai pengalaman psikososial dan subjektif korban cyberbullying.
[ ] Menghasilkan rumus matematika eksak untuk menghitung persentase kenaikan kejahatan siber secara nasional.
[ ] Menjadi landasan empiris bagi guru Bimbingan Konseling dalam merancang program pencegahan perundungan di sekolah.
[ ] Membuktikan secara mutlak bahwa media sosial adalah satu-satunya penyebab degradasi moral bangsa.
[ ] Meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya etika berinteraksi di ruang digital.
8. Peneliti sedang menyusun bab laporan ilmiah yang memuat kutipan buku teks, jurnal ilmiah, serta konsep teoretis mengenai stratifikasi sosial Max Weber.
Sebelum terjun ke lapangan untuk mengumpulkan data wawancara mengenai mobilitas sosial buruh pabrik, seorang peneliti sosiologi terlebih dahulu merumuskan kerangka teori dan konsep-konsep dasar yang relevan dengan topik penelitiannya.
Dalam sistematika penulisan laporan penelitian ilmiah, di bagian manakah uraian landasan teori tersebut ditempatkan?
A. Bab Pendahuluan
B. Bab Tinjauan Pustaka
C. Bab Metodologi Penelitian
D. Bab Analisis Data
E. Bab Kesimpulan dan Saran
9. Skema pembagian dua kelompok siswa (kelompok eksperimen dan kelompok kontrol) dalam menguji pengaruh pembatasan gawai terhadap tingkat konsentrasi belajar di kelas.
Seorang peneliti ingin menguji hubungan sebab-akibat antara penerapan metode pembelajaran berbasis diskusi kelompok terhadap tingkat keaktifan siswa. Peneliti membagi kelas menjadi dua kelompok: kelompok yang diberi perlakuan diskusi dan kelompok dengan metode ceramah konvensional.
Metode penelitian apakah yang paling tepat digunakan dalam rancangan penelitian tersebut?
A. Penelitian kualitatif deskriptif
B. Penelitian eksperimen (experimental research)
C. Penelitian historis
D. Penelitian studi kasus eksploratif
E. Penelitian etnografi kritis
10. Dokumen rekomendasi kebijakan hasil penelitian kemiskinan kota diserahkan kepada kepala dinas sosial untuk perancangan program pemberdayaan UMKM.
Hasil penelitian kuantitatif mengenai "Faktor-faktor Penyebab Pengangguran Terdidik di Wilayah Metropolitan" menunjukkan bahwa ketidaksesuaian (mismatch) antara keterampilan lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan industri menjadi pemicu utama. Rekomendasi penelitian ini diserahkan kepada dinas ketenagakerjaan untuk merancang program pelatihan vokasi yang tepat sasaran.
Manakah yang merupakan bentuk pemanfaatan hasil penelitian sosial tersebut bagi pemangku kepentingan? (Pilih semua jawaban yang benar!)
[ ] Dijadikan dasar empiris bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pelatihan keterampilan kerja.
[ ] Digunakan oleh peneliti untuk memonopoli seluruh bursa kerja formal di tingkat nasional.
[ ] Menjadi bahan evaluasi bagi institusi pendidikan tinggi dalam menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri.
[ ] Membantu lembaga swadaya masyarakat dalam merancang program pemberdayaan pemuda pengangguran.
[ ] Menghentikan seluruh aktivitas perekonomian di sektor formal secara permanen.
11.
Grafik menunjukkan tingkat partisipasi gotong royong berdasarkan jenis sektor pekerjaan: Sektor Pertanian (80%), Sektor Manufaktur (55%), dan Sektor Korporasi Modern (30%).
Sebuah lembaga riset sosial mempublikasikan data mengenai tingkat partisipasi warga dalam kegiatan gotong royong di berbagai sektor pekerjaan masyarakat modern.
Berdasarkan grafik tersebut, interpretasi sosiologis manakah yang paling tepat mengenai pola solidaritas sosial di masyarakat?
A. Seluruh lapisan masyarakat memiliki tingkat kepedulian sosial yang seragam tanpa dipengaruhi jenis pekerjaan.
B. Masyarakat di sektor agraris tradisional memiliki ikatan solidaritas mekanis yang lebih kuat dibandingkan masyarakat di sektor korporasi modern yang cenderung individualistis.
C. Karyawan korporasi modern mendominasi seluruh kegiatan kerja bakti di lingkungan perumahan.
D. Pekerja sektor manufaktur sama sekali tidak memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.
E. Sektor pekerjaan modern menolak segala bentuk aturan moral yang berlaku di masyarakat.
12.
Infografis perbandingan dua bentuk kelompok sosial: Keluarga batih (primary/informal) di sisi kiri dan Organisasi Perusahaan/Sekolah (secondary/formal) di sisi kanan.
Dalam kehidupan bermasyarakat, individu senantiasa menjadi bagian dari berbagai kelompok sosial. Keluarga dan kelompok sahabat dekat diwarnai oleh hubungan yang intim dan personal, sementara organisasi sekolah atau perusahaan diatur oleh struktur aturan resmi yang mengikat.
Manakah pernyataan yang paling tepat membedakan karakteristik kedua kelompok sosial tersebut?
A. Keluarga merupakan kelompok formal karena memiliki aturan hukum tertulis, sedangkan organisasi sekolah adalah kelompok informal.
B. Keluarga dan sahabat dekat dikategorikan sebagai kelompok primer dengan hubungan personal yang erat, sedangkan organisasi formal bercirikan hubungan impersonal berorientasi tujuan.
C. Organisasi sekolah merupakan kelompok primer karena anggotanya saling mengenal sejak kecil.
D. Tidak ada perbedaan sosiologis antara kelompok primer dan kelompok sekunder.
E. Kelompok sekunder selalu didasarkan atas ikatan darah dan keturunan leluhur.
13. Di suatu wilayah kabupaten, pembangunan infrastruktur pendidikan dan jaringan internet cepat terkonsentrasi di kawasan perkotaan utama. Sebaliknya, sekolah-sekolah di wilayah kepulauan terpencil mengalami keterbatasan akses informasi, minimnya sarana belajar, dan kekurangan tenaga pendidik berkualitas.
Faktor struktural apakah yang menjadi penyebab utama terjadinya ketidaksetaraan sosial (social inequality) dalam kasus tersebut?
A. Perbedaan kebudayaan tradisional dan adat istiadat antardaerah.
B. Kebijakan alokasi pembangunan yang tidak merata dan diskriminasi akses terhadap fasilitas publik.
C. Keengganan masyarakat kepulauan untuk menguasai ilmu pengetahuan modern.
D. Tingginya angka migrasi penduduk dari kota menuju wilayah perdesaan.
E. Penolakan total warga terhadap masuknya teknologi komunikasi digital.
14. Sekelompok buruh pabrik tekstil membentangkan spanduk tuntutan kenaikan upah minimum di depan gerbang pabrik berhadapan dengan perwakilan manajemen perusahaan.
Aksi unjuk rasa besar-besaran dilakukan oleh serikat buruh menuntut kenaikan standar upah minimum dan perbaikan jaminan keselamatan kerja. Pihak manajemen menolak tuntutan tersebut karena menilai kondisi keuangan perusahaan sedang mengalami tekanan akibat persaingan pasar global.
Berdasarkan karakteristik pihak yang berkonflik, bentuk konflik sosial apakah yang digambarkan pada kasus tersebut?
A. Konflik antarindividu dalam satu unit departemen kerja.
B. Konflik antarkelompok kepentingan (interest group conflict) di ranah ekonomi.
C. Konflik rasial akibat perbedaan warna kulit dan asal usul etnis.
D. Konflik politik antarpartai di lembaga legislatif negara.
E. Konflik internasional antarkorporasi multinasional dunia.
15. Suasana perundingan buntu antara perwakilan masyarakat adat dan perusahaan sawit di ruang sidang kantor gubernur, di mana kedua pihak bersikeras mempertahankan klaim masing-masing.
Sengketa lahan ulayat antara masyarakat adat dan perusahaan perkebunan sawit telah memicu berbagai bentrokan fisik. Upaya mediasi awal yang dilakukan oleh pemerintah daerah mengalami jalan buntu karena kedua belah pihak menolak kompromi dan bersikeras pada argumen hukum masing-masing.
Jika mediasi gagal total, bentuk akomodasi pihak ketiga manakah yang paling tepat direkomendasikan agar keputusan bersifat mengikat secara hukum?
A. Arbitrase, dengan menunjuk arbiter independen yang memiliki kewenangan memberikan putusan final wajib patuh.
B. Stalemate, dengan membiarkan kedua pihak bertikai hingga kehabisan daya.
C. Eliminasi, dengan membubarkan salah satu pihak secara paksa oleh massa.
D. Segregasi, dengan memisahkan wilayah administratif kedua belah pihak selamanya.
E. Konsiliasi, dengan menyerahkan penyelesaian kepada perwakilan lembaga internasional.
16. Di sebuah wilayah transmigrasi, terjadi gesekan sosial antara warga pendatang dan penduduk lokal. Penduduk lokal merasa tersisih dalam penguasaan sumber daya ekonomi baru akibat kurangnya pelibatan mereka dalam sektor pekerjaan modern yang dikuasai pendatang.
Akar penyebab utama terjadinya konflik sosial dalam kasus tersebut adalah...
A. Perbedaan keyakinan keagamaan yang ekstrem antarkelompok.
B. Benturan kepentingan ekonomi dan kesenjangan akses terhadap sumber daya produktif.
C. Keinginan mutlak penduduk lokal untuk menguasai seluruh wilayah perkotaan provinsi.
D. Kebijakan pemerintah pusat yang melarang adanya program transmigrasi penduduk.
E. Tindakan kriminalitas murni yang dilakukan individu tanpa motif sosial.
17. Forum dialog lintas kelompok etnis yang melibatkan tokoh adat, pemuda, dan aparat pemerintah sedang duduk bersama merancang program kerjasama ekonomi bersama.
Pasca-konflik komunal antarkelompok warga di suatu daerah, pemerintah bersama tokoh masyarakat menginisiasi program rekonsiliasi yang dinamakan "Desa Damai". Program ini mencakup dialog budaya rutin, pembentukan koperasi bersama, serta kegiatan kolaboratif untuk memulihkan rasa saling percaya (trust).
Mengapa pendekatan dialog lintas kelompok dan kerjasama ekonomi sangat efektif dalam upaya perdamaian pascakonflik?
A. Karena memaksa warga untuk melupakan identitas etnis asal mereka secara total.
B. Karena memulihkan kohesi sosial, menumbuhkan empati, dan mengikis prasangka melalui interaksi positif yang intensif.
C. Karena menjamin kelompok mayoritas selalu mendominasi struktur kekuasaan lokal.
D. Karena menghapuskan seluruh sistem hukum formal negara di wilayah tersebut.
E. Karena memindahkan seluruh penduduk asli ke wilayah administratif lain secara permanen.
18.
Ferdinand Tonnies membagi bentuk kelompok sosial ke dalam paguyuban dan patembayan. Keluarga batih dan kelompok arisan kerabat dekat merupakan bentuk kelompok sosial yang didasarkan pada ikatan batin yang murni, alami, dan kekal.
Berdasarkan konsep tersebut, manakah ciri utama yang membedakan paguyuban (gemeinschaft) dari patembayan?
A. Hubungan antaranggota bersifat formal, kontraktual, dan berorientasi pada pamrih ekonomi.
B. Ikatan solidaritas didasarkan pada rasa cinta kasih, kebersamaan batin, serta hubungan yang bersifat personal dan intim.
C. Keanggotaan bersifat sementara dan dapat dibubarkan kapan saja tanpa beban emosional.
D. Dibentuk secara sengaja oleh perusahaan multinasional untuk mencapai target laba.
E. Tidak memiliki aturan moral sama sekali di dalam kelompoknya.
19.
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan tingginya rasio ketimpangan pendapatan di kawasan perkotaan metropolitan. Konsentrasi kekayaan berada pada segelintir pemilik modal, sementara sebagian besar pekerja sektor informal berjuang dengan keterbatasan akses terhadap pendidikan berkualitas dan layanan kesehatan layak.
Akar struktural apakah yang paling mendasar dalam memicu ketidaksetaraan sosial tersebut?
A. Perbedaan kemampuan genetik antarindividu dalam mencari penghasilan di kota.
B. Distribusi sumber daya ekonomi yang tidak merata serta hambatan akses terhadap institusi mobilitas sosial (pendidikan dan kesehatan).
C. Keinginan masyarakat miskin untuk tetap hidup dalam kesederhanaan tanpa mau bekerja.
D. Kebijakan migrasi musiman yang tidak terkendali oleh aparat desa.
E. Penggunaan teknologi digital yang terlalu canggih di pabrik-pabrik modern.
20. Anak-anak dari keluarga miskin ekstrem di permukiman pemulung terpaksa putus sekolah demi membantu orang tua mencari nafkah, sehingga terperangkap dalam rantai kemiskinan antargenerasi.
Ketimpangan ekonomi yang tajam di perkotaan sering kali memaksa anak-anak dari keluarga prasejahtera putus sekolah demi membantu ekonomi orang tua. Akibatnya, mereka kehilangan kesempatan untuk memperoleh mobilitas sosial vertikal melalui jalur pendidikan formal.
Dampak sosiologis jangka panjang apa yang paling mengkhawatirkan dari fenomena siklus kemiskinan tersebut?
A. Peningkatan jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke kawasan kumuh perkotaan.
B. Terjadinya stratifikasi sosial yang kaku (closed stratification) dan tertutupnya saluran mobilitas bagi kelompok rentan.
C. Penurunan pendapatan asli daerah secara drastis dalam sektor pajak kendaraan.
D. Perubahan sistem pemerintahan dari demokratis menjadi oligarki murni.
E. Berkembangnya budaya gotong royong di seluruh lapisan kelas sosial.
Kunci Jawaban dan Pembahasan Singkat klik di SINI
50 Soal Try Out TKA 2026 Paket 2 Lengkap Word dan PDF Klik di SINI
Lihat juga:
Kisi-Kisi TKA Sosiologi SMA 2026: Elemen, Submateri, dan Kompetensi Lengkap
- Sosiologi Sebagai Ilmu: Materi Lengkap Persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA 2026
- Konsep dan Bentuk Hubungan Sosial: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026
- Pembentukan Kepribadian, Kelompok, dan Lembaga Sosial: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026
- Ragam Gejala Sosial: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026
- Masyarakat Multikultural: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026
- Penelitian Sosial: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026
- Konsep dan Dinamika Kelompok Sosial: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026
- Kesetaraan Sosial: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026
- Konflik Sosial: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026
- Perubahan Sosial: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026
- Globalisasi: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026
- Sikap Kritis terhadap Globalisasi: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026
Media Presentasi Materi:
1. Media Presentasi Sosiologi Sebagai Ilmu: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
2. Media Presentasi Konsep dan Bentuk Hubungan Sosial: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
3. Media Presentasi Pembentukan Kepribadian, Kelompok, dan Lembaga Sosial: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
4. Media Presentasi Ragam Gejala Sosial: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
5. Media Presentasi Masyarakat Multikultural: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
6. Media Presentasi Penelitian Sosial: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
7. Media Presentasi Konsep dan Dinamika Kelompok Sosial: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
8. Media Presentasi Kesetaraan dan Ketidaksetaraan Sosial: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
9. Media Presentasi Konflik Sosial: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
10. Media Presentasi Perubahan Sosial: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
11. Media Presentasi Globalisasi: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
12. Media Presentasi Sikap kritis globalisasi: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
Latihan Soal Standar TKA 2026:
Latihan TKA Sosiologi SMA 2026 Soal & Pembahasan untuk Persiapan TKA dan Ujian Masuk PTN
Try Out TKA Sosiologi SMA/MA/SMK 2026 – 50 Soal + Kunci Jawaban (Paket 1)
50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Sosiologi sebagai Ilmu
50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Konsep dan Bentuk Hubungan Sosial
50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Kepribadian, Kelompok, dan Lembaga Sosial
50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Kelompok Sosial
50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Penelitian Sosial
50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Masyarakat Multikultural
50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Ragam Gejala Sosial
50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Sikap kritis terhadap globalisasi
50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Globalisasi dan dampaknya
50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Perubahan Sosial
50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Konflik sosial dan penanganan konflik
50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Kesetaraan Sosial
Latihan 50 Soal TKA Sosiologi SMA/MA/SMK 2026 Sesuai Kisi-Kisi (Word & PDF)






Post a Comment