50 Soal Try Out 3 TKA Sosiologi SMA/MA/SMK 2026 + Kunci Jawaban & Pembahasan

Table of Contents

Mata Pelajaran: Sosiologi
Tahun Asesmen: 2026
Penyusun: Dani Ramdani, S.Sos

Stimulus 1 — Digitalisasi dan Pergeseran Struktur Sosial Desa
Baca narasi berikut untuk menjawab Soal 1 sampai Soal 5!

Transformasi digital di era modern telah merambah hingga ke wilayah perdesaan agraris. Dahulu, seluruh keputusan penting komunitas desa—seperti pengaturan jadwal irigasi, perbaikan infrastruktur, hingga penyelesaian perselisihan—diputuskan melalui musyawarah adat tatap muka di balai desa secara kolektif. Kini, seiring masifnya kepemilikan gawai dan akses internet, diskusi tersebut beralih ke grup perpesanan instan (WhatsApp Group). Di satu sisi, cara ini mempercepat penyebaran informasi dan efisiensi waktu warga. Namun, para sosiolog dan tokoh adat mengamati adanya pergeseran nilai: ruang diskusi virtual kerap mengabaikan etika kesopanan tradisional, memicu polarisasi pandangan antarwarga, serta melemahkan ikatan solidaritas mekanis yang dulunya menjadi fondasi utama kerukunan komunal desa.

1. Apa makna perubahan pola interaksi masyarakat desa dari musyawarah langsung ke ruang virtual jika ditinjau dari sudut pandang sosiologi?
A. Peningkatan kesadaran hukum masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi modern.
B. Pergeseran bentuk solidaritas sosial dan melemahnya nilai kebersamaan tradisional akibat penetrasi modernisasi.
C. Keberhasilan mutlak pembangunan desa dalam mencapai masyarakat digital yang mandiri secara ekonomi.
D. Penurunan pendapatan masyarakat desa akibat berkurangnya waktu kerja kolektif di ladang pertanian.
E. Munculnya pelapisan sosial baru yang kaku dan tertutup berdasarkan penguasaan perangkat digital.

2. Berdasarkan stimulus di atas, faktor-faktor apa saja yang memungkinkan komunikasi virtual tetap berlangsung di kalangan warga desa? (Pilihlah dua jawaban yang benar!) 
☐ A. Adanya fasilitas jaringan internet yang memadai di lingkungan perdesaan.
☐ B. Pemahaman warga terhadap penggunaan perangkat teknologi digital dan aplikasi perpesanan.
☐ C. Keputusan mutlak dari kepala desa yang mewajibkan seluruh warga menggunakan gawai.
☐ D. Hilangnya seluruh tradisi musyawarah tatap muka secara permanen tanpa kecuali.
☐ E. Kebutuhan warga untuk tetap menjalin kontak sosial meskipun dibatasi ruang dan waktu.

3. Tentukan apakah pernyataan-pernyataan berikut benar atau salah berdasarkan fenomena perubahan sosial di atas!

4. Berdasarkan analisis terhadap kasus tersebut, rekomendasi sosiologis apa yang paling tepat untuk mengatasi dampak negatif pergeseran komunikasi terhadap kohesi sosial di desa?
A. Melarang total penggunaan gawai dan internet bagi seluruh warga desa demi menjaga keaslian tradisi.
B. Mengintegrasikan musyawarah tatap muka tradisional dengan pemanfaatan teknologi secara bijak untuk memperkuat musyawarah mufakat.
C. Menyerahkan seluruh urusan pengambilan keputusan desa kepada generasi muda tanpa melibatkan tokoh adat.
D. Mengganti sistem pemerintahan desa dengan sistem birokrasi digital yang sepenuhnya terpusat di kota besar.
E. Membatasi interaksi antarwarga hanya pada kelompok usia tertentu yang paling memahami teknologi.

5. Peran sosiologi yang paling relevan dalam menanggapi fenomena perubahan interaksi pada kasus di atas adalah...
A. Menghakimi warga desa yang meninggalkan tradisi lama.
B. Memberikan kajian empiris dan rekomendasi pemecahan masalah sosial bagi pembangunan masyarakat.
C. Menentukan kebijakan politik anggaran dana desa secara langsung.
D. Menghentikan seluruh proyek pemasangan jaringan internet di desa.
E. Menyusun undang-undang tentang larangan penggunaan gawai di perdesaan.

Stimulus 2 — Grafik Dinamika Kelompok Sosial Karang Taruna
Perhatikan data grafik jumlah keanggotaan organisasi pemuda desa (Karang Taruna) dalam kurun waktu 4 tahun terakhir berikut untuk menjawab Soal 6 sampai Soal 9!

[Grafik Batang: Partisipasi Pemuda dalam Karang Taruna Desa Sukamaju]
Tahun 2022 : ████████████ 60 orang (Aktif: 40, Pasif: 20)
Tahun 2023 : ████████████████ 80 orang (Aktif: 55, Pasif: 25)
Tahun 2024 : ████████████████████ 105 orang (Aktif: 70, Pasif: 35)
Tahun 2025 : ██████████████████████████ 130 orang (Aktif: 95, Pasif: 35)

6. Berdasarkan grafik di atas, bagaimana kecenderungan dinamika perkembangan kelompok sosial Karang Taruna Desa Sukamaju dari tahun 2022 hingga 2025?
A. Anggota pasif mengalami lonjakan paling tinggi dibandingkan anggota aktif setiap tahunnya.
B. Terjadi peningkatan kesadaran berorganisasi yang ditunjukkan oleh pertumbuhan jumlah anggota aktif dan total yang konsisten.
C. Jumlah anggota aktif selalu mengalami stagnasi meskipun total keanggotaan meningkat tajam.
D. Organisasi mengalami disintegrasi internal akibat ketidakseimbangan jumlah anggota pasif.
E. Pertumbuhan keanggotaan berhenti total pada tahun 2024 akibat minimnya partisipasi pemuda.

7. Faktor-faktor apa saja yang secara sosiologis umumnya mendasari peningkatan partisipasi aktif dalam kelompok sosial sekunder seperti Karang Taruna di atas? (Pilihlah dua jawaban yang benar!) 
☐ A. Adanya kesamaan tujuan, minat, dan program kerja yang dirasakan bermanfaat bagi pengembangan diri pemuda.
☐ B. Adanya paksaan mutlak dari aparat penegak hukum agar seluruh pemuda wajib terdaftar.
☐ C. Kepemimpinan yang partisipatif dan terbuka dalam mengelola aspirasi anggota kelompok.
☐ D. Tertutupnya akses komunikasi antara anggota organisasi dengan masyarakat luar desa.
☐ E. Adanya ikatan darah atau kekerabatan primer yang bersifat wajib bagi setiap penduduk.

8. Berdasarkan dinamika organisasi Karang Taruna, tentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah!
9. Jika sebagian besar anggota aktif Karang Taruna tersebut berhasil menginisiasi program kewirausahaan mandiri yang meningkatkan kesejahteraan ekonomi desa, bentuk dampak positif dinamika kelompok sosial tersebut adalah...
A. Memperlebar kesenjangan sosial antara kelompok pemuda dan para tokoh adat sesepuh desa.
B. Mendorong mobilitas sosial vertikal naik bagi para anggotanya melalui peningkatan kapasitas ekonomi.
C. Menimbulkan konflik terbuka akibat monopoli sumber daya ekonomi oleh kelompok pemuda.
D. Memperkuat eksklusivitas kelompok sehingga menutup diri dari warga desa yang tidak bergabung.
E. Menurunkan tingkat solidaritas sosial secara keseluruhan karena orientasi kelompok beralih ke profit.

Stimulus 3 — Tabel Stratifikasi Sosial Dan Mobilitas Masyarakat
Perhatikan data tabel hasil survei mobilitas sosial vertikal penduduk di wilayah perkotaan X pada sektor pekerjaan tahun 2025 berikut untuk menjawab Soal 10 sampai Soal 13!
10. Berdasarkan data tabel di atas, kelompok lapisan pekerjaan awal manakah yang memiliki tingkat keberhasilan mobilitas sosial naik (social mobility upward) paling tinggi secara absolut?
A. Buruh Tani / Kasar
B. Pegawai Rendahan / Karyawan Toko
C. Profesional / Pengusaha Menengah
D. Kelompok Pegawai Rendahan dan Profesional memiliki jumlah yang sama
E. Seluruh lapisan pekerjaan memiliki tingkat mobilitas yang merata

11. Berdasarkan analisis tabel mobilitas sosial tersebut, tentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah!
12. Saluran mobilitas sosial vertikal apa saja yang paling memungkinkan anak dari kelompok buruh tani dapat mencapai posisi profesional dalam tabel di atas? (Pilihlah dua jawaban yang benar!) 
☐ A. Lembaga pendidikan formal (sekolah dan perguruan tinggi) yang berkualitas.
☐ B. Organisasi politik atau lembaga keahlian profesional yang terbuka.
☐ C. Sistem kasta tertutup yang mewarisi pekerjaan orang tua secara mutlak.
☐ D. Perkawinan endogami yang mempertahankan kemurnian golongan darah.
☐ E. Lembaga keagamaan atau saluran ekonomi/kewirausahaan mandiri.

13. Jika tingkat mobilitas turun pada kelompok profesional atau pengusaha menengah dibiarkan terus terjadi tanpa adanya perlindungan jaminan sosial ekonomi, dampak sosiologis apa yang paling berpotensi muncul dalam struktur masyarakat?
A. Solidaritas organik antarwarga akan semakin menguat tanpa memandang status pekerjaan.
B. Munculnya kecemburuan sosial yang memicu revolusi total secara spontan di seluruh sektor.
C. Timbulnya kecemasan status (status anxiety) dan potensi ketegangan antarkelompok kelas sosial akibat perebutan posisi ekonomi.
D. Terjadinya asimilasi kebudayaan secara cepat di antara berbagai lapisan pekerjaan.
E. Hilangnya sistem stratifikasi sosial secara permanen di perkotaan.

Stimulus 4 — Infografis Masyarakat Multikultural & Integrasi Sosial
Perhatikan infografis ringkas berikut mengenai keragaman budaya dan indeks kerukunan sosial untuk menjawab Soal 14 sampai Soal 17!
14. Berdasarkan data infografis di atas, faktor apa yang memiliki kontribusi paling besar dalam menjaga tingginya indeks kerukunan sosial di masyarakat multikultural Indonesia?
A. Kebijakan publik inklusif yang dibuat oleh pemerintah pusat.
B. Gotong royong dan tradisi lokal yang hidup di tengah masyarakat.
C. Dialog lintas budaya yang difasilitasi oleh lembaga internasional.
D. Jumlah suku bangsa yang mencapai lebih dari 700 kelompok.
E. Keseragaman keyakinan dan bahasa di seluruh wilayah nusantara.

15. Meskipun indeks kerukunan tergolong tinggi, masyarakat multikultural tetap menyimpan potensi konflik laten. Tindakan apa saja yang mencerminkan upaya memperkuat integrasi sosial berdasarkan nilai-nilai multikulturalisme? (Pilihlah dua jawaban yang benar!) 
☐ A. Mengembangkan sikap etnosentrisme dengan menganggap budaya sendiri lebih unggul dari budaya lain.
☐ B. Menumbuhkan sikap toleransi, empati, dan penghargaan tulus terhadap perbedaan identitas kultural.
☐ C. Mendorong terjadinya asimilasi paksa agar seluruh kelompok etnis melebur menjadi satu identitas tunggal.
☐ D. Melakukan dialog antar-etnis secara berkala untuk mencari titik temu dalam penyelesaian masalah sosial.
☐ E. Membatasi ruang pergaulan hanya pada kelompok suku bangsa yang memiliki kesamaan adat istiadat.

16. Tentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah berkaitan dengan karakteristik masyarakat multikultural berdasarkan data infografis!
17. Jika terjadi kesalahpahaman antaretnis akibat perbedaan interpretasi simbol budaya di suatu daerah, bentuk akomodasi yang paling efektif untuk meredakan ketegangan tersebut adalah...
A. Coercion, yakni memaksa kelompok yang lebih lemah untuk menerima aturan kelompok yang dominan.
B. Arbitration, yakni menyerahkan penyelesaian sengketa kepada pihak ketiga yang memiliki wewenang untuk memberi keputusan mengikat.
C. Stalemate, yakni membiarkan kedua kelompok saling bertikai hingga kekuatan keduanya habis secara seimbang.
D. Segregation, yakni memisahkan kedua kelompok etnis ke wilayah yang terisolasi secara permanen.
E. Displacement, yakni mengusir kedua kelompok yang berkonflik dari wilayah tempat tinggal mereka.

Stimulus 5 — Penelitian Sosial & Metodologi Kualitatif
Baca narasi penelitian berikut untuk menjawab Soal 18 sampai Soal 22!

Seorang peneliti sosiologi tertarik untuk mengkaji fenomena maraknya fenomena pinjaman online (pinjol) ilegal di kalangan ibu rumah tangga di sebuah kelurahan urban. Peneliti ingin mengetahui motif sosial-ekonomi di balik keputusan ibu-ibu meminjam dana cepat serta dampak psikososial dan ekonomi keluarga yang ditimbulkannya. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap 10 informan ibu rumah tangga yang sedang terlilit utang pinjol, serta observasi partisipan terhadap aktivitas kelompok arisan warga setempat.

18. Berdasarkan ilustrasi di atas, alasan utama peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus adalah...
A. Peneliti ingin menguji hipotesis statistik dengan sampel yang sangat besar dan representatif secara nasional.
B. Peneliti ingin memahami makna mendalam, motif subjektif, dan pengalaman nyata subjek secara komprehensif dalam konteks sosialnya.
C. Peneliti bertujuan mengukur besar kerugian finansial secara eksak menggunakan rumus matematika keuangan.
D. Peneliti melakukan manipulasi variabel bebas untuk melihat pengaruhnya terhadap variabel terikat di laboratorium.
E. Peneliti ingin menggeneralisasi data ke seluruh populasi ibu rumah tangga di Indonesia secara mutlak.

19. Berdasarkan rancangan penelitian di atas, teknik pengumpulan data apa saja yang relevan dan digunakan oleh peneliti? (Pilihlah dua jawaban yang benar!) 
☐ A. Wawancara mendalam dengan informan kunci yang mengalami langsung fenomena pinjol.
☐ B. Eksperimen laboratorium dengan memberikan perlakuan khusus kepada informan.
☐ C. Observasi partisipan untuk mengamati interaksi sosial dalam kegiatan kelompok arisan warga.
☐ D. Penyebaran kuesioner tertutup berpola skala Likert kepada 10.000 responden secara acak.
☐ E. Penghitungan sensus penduduk tahunan secara menyeluruh di tingkat kelurahan.

20. Tentukan apakah pernyataan mengenai tahapan analisis data kualitatif dalam penelitian tersebut benar atau salah!
Kunci Jawaban dan Pembahasan Singkat klik di SINI

50 Soal Try Out TKA 2026 Paket 3 Lengkap Word dan PDF Klik di SINI

Lihat Juga:

Kisi-Kisi TKA Sosiologi SMA 2026: Elemen, Submateri, dan Kompetensi Lengkap

Materi Lengkap TKA 2026:
  1. Sosiologi Sebagai Ilmu: Materi Lengkap Persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA 2026 
  2. Konsep dan Bentuk Hubungan Sosial: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026 
  3. Pembentukan Kepribadian, Kelompok, dan Lembaga Sosial: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026
  4. Ragam Gejala Sosial: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026
  5. Masyarakat Multikultural: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026 
  6. Penelitian Sosial: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026 
  7. Konsep dan Dinamika Kelompok Sosial: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026 
  8. Kesetaraan Sosial: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026
  9. Konflik Sosial: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026 
  10. Perubahan Sosial: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026 
  11. Globalisasi: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026 
  12. Sikap Kritis terhadap Globalisasi: Materi Lengkap TKA Sosiologi SMA 2026

Media Presentasi Materi:

1. Media Presentasi Sosiologi Sebagai Ilmu: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
2. Media Presentasi Konsep dan Bentuk Hubungan Sosial: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
3. Media Presentasi Pembentukan Kepribadian, Kelompok, dan Lembaga Sosial: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
4. Media Presentasi Ragam Gejala Sosial: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
5. Media Presentasi Masyarakat Multikultural: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026 
6. Media Presentasi Penelitian Sosial: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
7. Media Presentasi Konsep dan Dinamika Kelompok Sosial: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
8. Media Presentasi Kesetaraan dan Ketidaksetaraan Sosial: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
9. Media Presentasi Konflik Sosial: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026 
10. Media Presentasi Perubahan Sosial: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
11. Media Presentasi Globalisasi: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026
12. Media Presentasi Sikap kritis globalisasi: Persiapan TKA Sosiologi SMA 2026

Latihan Soal Standar TKA 2026:

Latihan TKA Sosiologi SMA 2026 Soal & Pembahasan untuk Persiapan TKA dan Ujian Masuk PTN 

Try Out TKA Sosiologi SMA/MA/SMK 2026 – 50 Soal + Kunci Jawaban (Paket 1) 

50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Sosiologi sebagai Ilmu

50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Konsep dan Bentuk Hubungan Sosial 

50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Kepribadian, Kelompok, dan Lembaga Sosial 

50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Kelompok Sosial 

50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Penelitian Sosial 

50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Masyarakat Multikultural  

50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Ragam Gejala Sosial

50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Sikap kritis terhadap globalisasi  

50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Globalisasi dan dampaknya  

50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Perubahan Sosial  

50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Konflik sosial dan penanganan konflik 

50 Latihan Soal TKA 2026 Sosiologi SMA: Kesetaraan Sosial  

Latihan 50 Soal TKA Sosiologi SMA/MA/SMK 2026 Sesuai Kisi-Kisi (Word & PDF) 

50 Soal Try Out TKA Sosiologi SMA 2026 – Paket 2 + Kunci Jawaban 

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Barang siapa yang tidak mampu menahan lelahnya belajar, maka ia harus mampu menahan perihnya kebodohan” _ Imam As-Syafi’i

Post a Comment