100 Soal Persiapan Ujian Satuan Pendidikan (USP) 2026
100 Soal Persiapan Ujian Satuan Pendidikan (USP) 2026
1. Emile Durkheim, dalam studinya tentang bunuh diri, menunjukkan bahwa tindakan yang tampaknya sangat personal sekalipun dapat dipengaruhi oleh kekuatan sosial. Ia menemukan bahwa tingkat bunuh diri lebih tinggi di kalangan Protestan daripada Katolik, yang ia kaitkan dengan tingkat integrasi sosial yang berbeda. Pendekatan Durkheim ini menegaskan salah satu hakikat sosiologi sebagai ilmu pengetahuan, yaitu ....
A. Sosiologi berfokus pada pengalaman subjektif individu untuk memahami motif tindakan mereka.
B. Sosiologi bersifat spekulatif dalam menjelaskan fenomena karena masyarakat selalu berubah.
C. Sosiologi menggunakan fakta sosial (social facts) sebagai realitas objektif yang dapat dianalisis secara empiris untuk menjelaskan pola perilaku kolektif.
D. Sosiologi bertujuan untuk memberikan penilaian moral terhadap baik atau buruknya suatu fenomena di masyarakat.
E. Sosiologi hanya mempelajari struktur masyarakat makro dan mengabaikan interaksi antarindividu.
2. Sebuah survei menunjukkan bahwa 68% penduduk kota besar merasa hubungan sosial dengan tetangga semakin renggang dibandingkan 10 tahun lalu. Berdasarkan data ini, yang bisa disimpulkan dari perspektif sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari hubungan sosial adalah ....
A. Masyarakat kota lebih mementingkan stabilitas politik dibanding hubungan sosial
B. Kehidupan kota mengarah pada pola interaksi yang lebih individual dan impersonal
C. Persaingan ekonomi antartetangga menjadi lebih ketat di desa daripada kota
D. Teknologi komunikasi menghilangkan kebutuhan interaksi langsung
E. Sosiologi lebih fokus mempelajari masalah ekonomi dalam masyarakat kota
3. Sosiologi sering disebut sebagai ilmu yang lahir dari kebutuhan manusia untuk memahami kehidupan sosialnya. Ilmu ini tidak hanya mengamati perilaku individu, tetapi juga melihat pola interaksi antarmanusia dalam masyarakat. Sosiologi berkembang melalui pemikiran para tokoh seperti Auguste Comte, Karl Marx, dan Max Weber yang menekankan pentingnya analisis kehidupan sosial. Dengan demikian, objek kajian sosiologi bukanlah aspek biologis atau fisik manusia, melainkan fenomena sosial yang muncul dari hubungan antarindividu. Berdasarkan uraian tersebut, yang menjadi fokus utama kajian sosiologi adalah…
A. Struktur tubuh manusia
B. Hubungan antarmanusia dalam masyarakat
C. Unsur kepribadian bawaan
D. Faktor genetik dalam kehidupan sosial
E. Fenomena alam yang memengaruhi kehidupan
4. Sekelompok murid mengikuti lomba karya tulis yang membahas tentang konflik sosial. Mereka membaca berbagai literatur dan menemukan bahwa teori-teori sosiologi yang berkaitan dengan topik tersebut terus mengalami perkembangan. Tokoh-tokoh sosiologi saat ini terus menyempurnakan teori yang sudah ada sehingga relevan dengan perubahan dan perkembangan zaman.
Manakah ciri sosiologi yang tepat berdasarkan ilustrasi tersebut?
A. Teoritis
B. Nonetis
C. Empiris
D. Objektif
E. Kumulatif
5. Seorang ilmuwan melakukan penelitian untuk mengidentifikasi bagaimana variasi genetik tertentu pada reseptor dopamin di otak memengaruhi kecenderungan seseorang untuk mengambil risiko finansial. Fokus utama penelitian ini adalah pada mekanisme biologis dan proses kimiawi di dalam otak. Meskipun hasilnya bisa relevan untuk sosiologi ekonomi, objek kajian utama penelitian tersebut berada di luar ruang lingkup sosiologi karena ....
A. Sosiologi tidak pernah mempelajari perilaku ekonomi.
B. Fokusnya berada pada level individu, bukan masyarakat.
C. Penjelasannya bersifat reduksionistis ke level biologis, bukan menganalisisnya sebagai fenomena sosial.
D. Penelitian tersebut menggunakan metode kuantitatif.
E. Topik risiko finansial dianggap tidak cukup penting untuk dikaji.
20. Dalam penelitian sosiologi, langkah pertama yang harus dilakukan peneliti adalah merumuskan masalah. Setelah itu, peneliti dapat menyusun hipotesis, memilih metode penelitian, dan mengumpulkan data. Data yang terkumpul kemudian dianalisis untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan penelitian. Terakhir, peneliti menarik kesimpulan yang sesuai dengan temuan di lapangan. Berdasarkan urutan tersebut, maka langkah awal penelitian sosiologi adalah…
A. Menentukan hipotesis
B. Mengumpulkan data
C. Merumuskan masalah
D. Menganalisis data
E. Menyusun laporan
21. Perhatikan ilustrasi berikut!
Dalam sebuah penelitian sosial di sebuah desa, peneliti ingin memahami alasan mengapa sebagian warga menolak program bantuan dari pemerintah. Peneliti merasa bahwa jawaban dari angket terlalu singkat dan tidak menggambarkan alasan yang sebenarnya. la lalu memutuskan untuk duduk langsung bersama warga dan berbincang santai satu per satu. Dari hasil pembicaraan, peneliti menemukan alasan yang sangat mendalam dan beragam, seperti rasa malu, pengalaman masa lalu, hingga pengaruh tokoh masyarakat. Namun, setelah selesai, peneliti mengalami kesulitan menyusun laporan karena setiap jawaban sangat bervariasi dan sulit untuk dikategorikan secara langsung.
Berdasarkan ilustrasi di atas, teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti memiliki kelebihan dan kelemahan, yaitu....
A. Memberikan data yang luas dan bisa dikirim ke banyak responden, tapi seringkali dijawab tidak serius
B. Mengandalkan catatan atau arsip yang tersedia, tapi tidak selalu mencerminkan situasi saat ini
C. Memberikan pemahaman mendalam dan akurat secara personal, tapi sulit diolah karena sifat datanya kualitatif
D. Hanya bersumber dari literatur atau buku, sehingga tidak menggambarkan kondisi nyata di lapangan
E. Memberikan data berdasarkan pengamatan langsung, tapi responden mungkin tidak bertindak alami
22. Jika peneliti ingin memastikan bahwa topik yang diangkat belum pernah diteliti sebelumnya, langkah yang paling tepat dilakukan adalah...
A. Menyusun rumusan masalah secara spesifik
B. Melakukan studi pustaka dan meninjau penelitian terdahulu
C. Mengumpulkan data dari responden secara langsung
D. Menentukan manfaat penelitian untuk masyarakat
E. Menyusun daftar pertanyaan wawancara
23. Dari pernyataan berikut, yang paling tepat digunakan akan untuk merumuskan masalah sosiologis berdasarkan judul penelitian adalah
A. Apa saja manfaat gadget bagi anak usia dini?
B. Apakah semua anak di kota X menggunakan gadget setiap hari?
C. Bagaimana pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan kognitif remaja?
D. Mengapa anak-anak lebih memilih bermain gadget daripada bermain di luar?
E. Bagaimana pengaruh durasi penggunaan gadget terhadap interaksi sosial anak usia 4-6 tahun di kota X?
24. Dita adalah remaja yang mulai gemar berdandan dan mengikuti tren fashion Korea setelah rutin menonton drama dan video selebritas dari negeri tersebut, ia juga mulai mengadopsi gaya bicara dan kebiasaan dari tokoh-tokoh idolanya di media sosial. Berdasarkan ilustrasi tersebut, pengaruh media massa terhadap Dita ditunjukkan oleh...
A. Dorongan dalam diri Dita untuk mencari jati diri secara alami
B. Pengaruh teman sebaya yang menyarankan Dita mengikuti tren
C. Keluarga yang mendorong Dita untuk lebih terbuka terhadap budaya luar
D. Kecenderungan media dalam membentuk pola perilaku global yang seragam
E. Lingkungan tempat tinggal Dita yang penuh dengan budaya modern
25. Seorang siswa mengamati kehidupan di lingkungannya dan menemukan fenomena berikut.
"Di desa A, terdapat acara tahunan berupa kenduri dan sedekah bumi yang diikuti oleh warga dari berbagai agama dan latar belakang. Meski memiliki keyakinan berbeda, mereka tetap melestarikan kegiatan tersebut karena dianggap sebagai warisan budaya leluhur. Acara ini bahkan disambut baik oleh pendatang dari luar desa."
Berdasarkan bacaan dan pengamatan tersebut, proses sosial yang paling tepat untuk menggambarkan fenomena di atas adalah...
A. Asimilasi, karena warga melebur menjadi satu budaya baru dan meninggalkan budaya lamanya
B. Akulturasi, karena budaya luar diterima tanpa menghilangkan unsur asli budaya lokal
C. Kerja sama kontrak, karena kegiatan dilakukan berdasarkan perjanjian jangka pendek
D. Kerja sama spontan, karena warga tiba-tiba bergotong royong tanpa arahan
E. Integrasi sosial, karena tidak ada lagi perbedaan dalam kelompok masyarakat tersebut
50. Perilaku menyimpang dalam masyarakat dapat muncul karena berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Misalnya, seseorang yang berasal dari keluarga broken home lebih rentan terlibat dalam tindak kriminal. Menurut teori labeling, seseorang dianggap menyimpang karena masyarakat memberi label tertentu padanya. Hal ini dapat membuat individu semakin terdorong melakukan penyimpangan. Berdasarkan teori tersebut, deviasi sosial dapat dipahami sebagai…
A. Akibat dari konflik kelas dalam masyarakat
B. Dampak label negatif yang diberikan masyarakat
C. Kegagalan individu dalam sosialisasi primer
D. Bukti adanya stratifikasi sosial yang kaku
E. Bentuk kesenjangan ekonomi dalam masyarakat
51. Perilaku menyimpang dapat dipahami melalui berbagai teori sosiologi. Menurut teori fungsional, penyimpangan dianggap sebagai sesuatu yang wajar dan bahkan bisa berfungsi menjaga stabilitas masyarakat. Misalnya, adanya pelanggaran lalu lintas mendorong lahirnya aturan dan pengawasan lebih ketat. Dengan demikian, penyimpangan sosial tidak selalu bermakna negatif, tetapi bisa menjadi sarana koreksi sosial. Berdasarkan uraian tersebut, fungsi perilaku menyimpang dalam perspektif fungsional adalah…
A. Menghancurkan nilai dan norma masyarakat
B. Menjaga keteraturan sosial dengan cara memperbaiki aturan
C. Menunjukkan kelemahan sistem stratifikasi sosial
D. Menyebabkan terjadinya mobilitas sosial paksa
E. Membatasi perkembangan globalisasi
52. Ilustrasi berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 52-54.
Di sebuah desa wisata di Jawa Tengah, penduduknya memiliki mata pencaharian yang beragam. Pak Roni adalah pengusaha homestay dan pemilik lahan parkir besar, pendapatannya tinggi, dan ia dikenal sebagai donatur dalam pembangunan desa. Sementara itu, Bu Sarmi adalah penjual jamu keliling dengan penghasilan rendah tapi ia sangat dihormati karena menjadi sesepuh adat dan sering dimintai nasihat. Di sisi lain, anak muda bernama Dimas bekerja sebagai influencer dan memiliki pendapatan besar, tapi kurang mendapatkan penghormatan di kalangan masyarakat desa.
Berdasarkan ilustrasi tersebut, Pak Roni menempati lapisan sosial atas karena...
A. Ia merupakan sesepuh adat yang dihormati masyarakat
B. Ia memiliki kekayaan dan sumber pendapatan yang besar
C. Ia seorang tokoh agama yang dituakan
D. Ia pernah menjabat sebagai kepala desa
E. Ia menjadi influencer sukses di media sosial
53. Tokoh Bu Sarmi dalam ilustrasi sebelumnya merupakan contoh pelapisan sosial berdasarkan...
A. Kriteria ekonomi, karena penghasilannya tinggi
B. Kriteria sosial, karena dia dihormati masyarakat meski penghasilannya rendah
C. Kriteria profesi, karena dia menjual jamu secara tradisional
D. Kriteria politik, karena dia tokoh masyarakat
E. Kriteria budaya, karena dia menjaga tradisi minum jamu
54. Dimas memiliki pendapatan besar sebagai influencer, tapi kurang dihormati. Berdasarkan ilustrasi sebelumnya, posisi sosial Dimas memperlihatkan bahwa....
A. Stratifikasi ekonomi dan sosial selalu sejalan
B. Penghasilan menentukan segalanya dalam pelapisan sosial
C. Stratifikasi ekonomi dan sosial bisa berbeda arah
D. Semua orang kaya pasti dihormati secara sosial
E. Status sosial tidak penting dalam masyarakat modern
55. Dalam masyarakat terdapat berbagai bentuk perbedaan yang disebut diferensiasi sosial. Perbedaan ini meliputi suku, agama, ras, maupun jenis kelamin. Meskipun berbeda, masyarakat tetap dapat hidup berdampingan dengan rukun selama ada sikap saling menghargai. Namun, jika perbedaan tersebut dijadikan dasar diskriminasi, maka dapat menimbulkan ketegangan bahkan konflik sosial. Oleh karena itu, diferensiasi sosial harus dipandang sebagai…
A. Hambatan dalam mewujudkan integrasi nasional
B. Penyebab utama stratifikasi sosial
C. Gejala alamiah yang wajar dalam masyarakat
D. Hasil dari mobilitas vertikal individu
E. Ancaman bagi modernisasi dan globalisasi
80. Di sebuah desa wisata yang sebelumnya tenang dan bersahaja, terjadi perubahan besar setelah investor dari luar daerah masuk dan membangun berbagai fasilitas modern. Masyarakat lokal merasa kehidupan sosial mereka berubah drastis. Anak-anak muda mulai meninggalkan tradisi dan kebiasaan lama, dan banyak warga yang menjual tanahnya kepada investor. Sebagian warga menolak modernisasi ini karena dianggap mengganggu nilai-nilai budaya, sementara sebagian lainnya mendukung karena dianggap membawa keuntungan ekonomi. Konflik sosial yang terjadi pada ilustrasi tersebut disebabkan oleh...
A. Perbedaan status sosial antara investor dan warga lokal
B. Perbedaan agama antara pendatang dan masyarakat setempat
C. Perbedaan kepentingan antara kelompok pendukung dan penolak pembangunan
D. Perubahan sosial yang terjadi secara cepat dan mendadak
E. Perbedaan peran sosial antargenerasi
81. Untuk mengatasi kesenjangan representasi di dewan direksi, sebuah perusahaan tidak hanya membuka lowongan secara umum, tetapi juga secara proaktif membuat program mentoring dan pelatihan kepemimpinan khusus untuk karyawan perempuan. Tujuannya adalah untuk membekali mereka dengan keterampilan dan jaringan yang setara dengan rekan kerja laki-laki mereka yang secara historis lebih diuntungkan. Kebijakan ini merupakan penerapan dari prinsip ....
A. Kesetaraan (equality), yaitu memberikan perlakuan dan sumber daya yang sama persis kepada semua orang
B. Keadilan (equity), yaitu memberikan perlakuan yang berbeda namun adil sesuai dengan kebutuhan dan kondisi awal untuk mencapai hasil yang setara.
C. Diskriminasi positif, yang bertujuan untuk melanggengkan perbedaan gender di tempat kerja.
D. Stratifikasi sosial, yaitu melegitimasi pembagian posisi berdasarkan gender.
E. Mobilitas sosial vertikal, yang hanya bisa dicapai melalui prestasi individu tanpa intervensi.
82. Dalam sebuah desa terjadi revolusi pertanian karena ditemukan sistem pertanian hidroponik murah dan efisien. Warga desa mengadopsi metode ini, meninggalkan cara lama. Berdasarkan teori Soerjono Soekanto, urutan bentuk perubahan yang tepat dari situasi ini adalah ...
A. Invention → discovery → inovasi
B. Discovery → invention → inovasi
C. Invention → inovasi → discovery
D. Inovasi → discovery → invention
E. Discovery → inovasi → invention
83. Perubahan sosial sering terjadi secara lambat (evolusi) maupun cepat (revolusi). Revolusi biasanya berlangsung ketika ada ketidakpuasan masyarakat terhadap sistem yang berlaku, sehingga mendorong perubahan besar dalam waktu singkat. Contohnya adalah Reformasi 1998 di Indonesia yang mengubah sistem politik dan pemerintahan secara drastis. Sementara itu, perubahan evolusi berlangsung secara perlahan, seperti berkembangnya teknologi komunikasi dari surat, telepon, hingga smartphone. Dari uraian tersebut, perbedaan utama antara evolusi dan revolusi adalah…
A. Evolusi berlangsung cepat, revolusi berlangsung lambat
B. Evolusi berlangsung lambat, revolusi berlangsung cepat
C. Evolusi menimbulkan konflik, revolusi menimbulkan integrasi
D. Evolusi terjadi pada budaya, revolusi pada teknologi
E. Evolusi hanya terjadi di negara maju, revolusi di negara berkembang
84. Desa Sigeru selama ini mengandalkan pertanian subsistem dan terkadang masih dapat dijumpai sistem barter. Dalam dua dekade terakhir, jalan baru telah dibangun yang membuka akses dari desa tersebut menuju pusat kota terdekat. Koneksi ini telah meningkatkan keterbukaan pasar, memperkenalkan teknologi digital kepada kaum muda, dan secara bertahap mulai menggeser nilai-nilai tradisional serta struktur keluarga. Beberapa orang tua mulai khawatir tentang pergeseran nilai komunitas dan meningkatnya perilaku individualis di kalangan generasi muda.
Proses sosiologis apakah yang terjadi di desa pada situasi di atas?
A. Penyimpangan sosial yang disebabkan oleh runtuhnya nilai norma tradisional yang telah dilestarikan turun temurun.
B. Perubahan budaya melalui pengenalan nilai-nilai dan praktik baru dari sumber eksternal yang tidak terbatas.
C. Perubahan sosial yang dipicu oleh transformasi teknologi dan ekonomi yang memengaruhi kehidupan komunitas.
D. Mobilitas sosial yang dihasilkan dari peningkatan peluang ekonomi akibat dari interaksi eksternal.
E. Gegar budaya akibat keterlambatan adaptasi lembaga tradisional terhadap perubahan modernisasi yang cepat.
85. Revolusi Industri di Eropa pada abad ke-18 dan ke-19 tidak hanya mengubah cara produksi barang dari manual menjadi mesin, tetapi juga memicu urbanisasi massal, munculnya kelas sosial baru (borjuis dan proletar), perubahan struktur keluarga, serta berkembangnya ideologi ideologi baru seperti kapitalisme dan sosialisme. Dilihat dari skala pengaruhnya, perubahan sosial yang terjadi akibat Revolusi Industri tergolong sebagai ....
A. Perubahan kecil yang hanya memengaruhi sebagian kecil masyarakat.
B. Perubahan yang tidak direncanakan karena terjadi secara spontan
C. Perubahan regresif karena menimbulkan banyak masalah sosial.
D. Perubahan besar yang memengaruhi sendi-sendi kehidupan masyarakat dan struktur sosialnya.
E. Perubahan evolusioner yang berlangsung sangat lambat dan bertahap.
Kunci Jawaban dan Pembahasan 100 Soal Persiapan Ujian Satuan Pendidikan (USP) 2026
1. Jawaban: C
C. Sosiologi menggunakan fakta sosial (social facts) sebagai realitas objektif yang dapat dianalisis secara empiris untuk menjelaskan pola perilaku kolektif.
Pembahasan:
Soal ini merujuk pada penelitian klasik tentang bunuh diri oleh Émile Durkheim dalam karya monumentalnya Le Suicide (1897).
Durkheim membuktikan bahwa bunuh diri—yang tampak sebagai tindakan sangat pribadi—sebenarnya dipengaruhi oleh fakta sosial (social facts), yaitu cara bertindak, berpikir, dan merasa yang berada di luar individu dan memiliki kekuatan memaksa.
Temuannya:
• Tingkat bunuh diri lebih tinggi pada Protestan dibanding Katolik.
• Penyebabnya bukan faktor psikologis individu, melainkan tingkat integrasi sosial.
• Protestanisme dianggap memberi ruang interpretasi individual lebih besar, sehingga integrasi sosialnya lebih rendah dibanding Katolik yang lebih kolektif.
Ini menegaskan hakikat sosiologi sebagai ilmu yang:
• Bersifat empiris
• Menganalisis realitas objektif
• Mencari pola kolektif, bukan motif individual semata
Analisis opsi lain:
• A → Itu pendekatan psikologi atau interpretatif murni.
• B → Sosiologi bukan spekulatif, melainkan ilmiah.
• D → Sosiologi tidak menilai moral, tetapi menjelaskan.
• E → Salah, karena sosiologi juga mengkaji interaksi mikro.
Jadi jawaban paling tepat adalah C.
2. Jawaban: B
B. Kehidupan kota mengarah pada pola interaksi yang lebih individual dan impersonal
Pembahasan:
Data menunjukkan 68% penduduk kota merasa hubungan sosial makin renggang. Dari perspektif sosiologi, ini menunjukkan perubahan pola hubungan sosial.
Fenomena ini sejalan dengan teori klasik dari Ferdinand Tönnies tentang:
• Gemeinschaft (paguyuban) → hubungan akrab, personal, emosional (desa)
• Gesellschaft (patembayan) → hubungan formal, rasional, impersonal (kota)
Kota cenderung:
• Interaksi berbasis kepentingan
• Mobilitas tinggi
• Individualisme meningkat
• Hubungan lebih fungsional daripada emosional
Fenomena ini juga dapat dikaitkan dengan solidaritas organik menurut Durkheim, di mana hubungan sosial didasarkan pada spesialisasi dan ketergantungan fungsional, bukan kedekatan emosional.
Analisis opsi lain:
• A → Tidak relevan dengan data.
• C → Tidak ada perbandingan desa dalam data.
• D → Terlalu deterministik; teknologi tidak sepenuhnya menghilangkan interaksi langsung.
• E → Tidak sesuai fokus soal.
Jawaban paling tepat adalah B.
3. Jawaban: B
B. Hubungan antarmanusia dalam masyarakat
Pembahasan:
Soal menegaskan bahwa sosiologi:
• Tidak mempelajari aspek biologis
• Tidak fokus pada genetik
• Tidak meneliti fenomena alam
• Mengkaji fenomena sosial
Tokoh-tokoh yang disebut:
• Auguste Comte → Bapak Sosiologi, menekankan positivisme
• Karl Marx → Analisis konflik dan struktur ekonomi
• Max Weber → Tindakan sosial dan makna subjektif
Meskipun pendekatan mereka berbeda (positivistik, konflik, interpretatif), semuanya sepakat bahwa objek kajian sosiologi adalah hubungan sosial dan pola interaksi dalam masyarakat.
Sosiologi mempelajari:
• Interaksi sosial
• Struktur sosial
• Lembaga sosial
• Perubahan sosial
• Nilai dan norma
Analisis opsi lain:
• A & C & D → Ranah biologi/psikologi
• E → Ranah ilmu alam
Jadi jawaban yang benar adalah B.
4. Jawaban: E (Kumulatif)
Pembahasan:
Ilustrasi menunjukkan bahwa teori-teori sosiologi:
• Terus berkembang
• Disempurnakan oleh tokoh-tokoh berikutnya
• Disesuaikan dengan perubahan zaman
Ciri tersebut menunjukkan bahwa sosiologi bersifat kumulatif, artinya teori baru dibangun berdasarkan teori lama, lalu dikritisi, disempurnakan, atau diperluas.
Contoh:
• Teori konflik dari Karl Marx dikembangkan menjadi neo-Marxisme.
• Pemikiran Émile Durkheim dan Max Weber terus dikembangkan dalam sosiologi modern.
Analisis opsi lain:
• A (Teoritis) → Berkaitan dengan penyusunan konsep, bukan perkembangan berkelanjutan.
• B (Nonetis) → Tidak menilai baik-buruk.
• C (Empiris) → Berdasarkan data/fakta.
• D (Objektif) → Bebas nilai.
Jawaban: E
5. Jawaban: C
C. Penjelasannya bersifat reduksionistis ke level biologis, bukan menganalisisnya sebagai fenomena sosial.
Pembahasan:
Penelitian tersebut fokus pada:
• Variasi genetik
• Reseptor dopamin
• Mekanisme biologis otak
Artinya, objek kajiannya berada pada ranah biologi dan kimia, bukan fenomena sosial.
Sosiologi mengkaji:
• Pola interaksi sosial
• Struktur sosial
• Lembaga sosial
• Nilai dan norma
Jika perilaku ekonomi dijelaskan murni dari faktor biologis, itu disebut reduksionisme biologis, bukan pendekatan sosiologis.
Analisis opsi lain:
• A → Salah, sosiologi juga mengkaji ekonomi (sosiologi ekonomi).
• B → Sosiologi juga bisa meneliti level individu dalam konteks sosial.
• D → Metode kuantitatif juga digunakan sosiologi.
• E → Tidak relevan.
Jawaban: C
Dapatkan 100 Soal, Plus Kunci Jawaban & Pembahasan, Serta Kisi-Kisinya Pada Link Berikut:
Post a Comment