Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Teori Sosiologis Amerika Awal. Pengaruh Herbert Spencer pada Sosiologi

Teori Sosiologis Amerika Awal Pengaruh Herbert Spencer pada Sosiologi
Teori Sosiologi
Mengapa ide-ide Herbert Spencer begitu berpengaruh pada tahun-tahun awal sosiologi Amerika dibanding ide-ide Comte, Durkheim, Marx, dan Weber? Hofstadter (1959) memberikan beberapa penjelasan. Penjelasan pertama yang paling mudah, Spencer menulis dalam bahasa Inggris, sementara yang lain tidak. Selain itu, Spencer menulis dalam istilah-istilah nonteknis, membuat karyanya dapat dipahami oleh kalangan luas.

Memang, beberapa orang berargumen bahwa kurangnya sifat teknis itu dapat diusut pada kenyataan bahwa Spencer bukan seorang sarjana yang begitu canggih. Akan tetapi, ada alasan-alasan lain yang lebih penting untuk daya tarik Spencer yang luas. Dia memberikan suatu orientasi ilmiah yang menarik kepada suatu audiens yang keranjingan pada ilmu dan hasil-hasil teknologisnya. Dia memberikan suatu teori menyeluruh yang tampak membahas seluruh sejarah manusia. Luasnya ide-idenya, dan juga banyak karya yang dihasilkan, memungkinkan teorinya menjadi banyak hal berbeda bagi banyak orang yang berbeda. Akhirnya, dan mungkin yang paling penting, teorinya menegaskan dan menentramkan hati suatu masyarakat yang sedang mengalami proses industrialisasi yang menyentak, bahwa masyarakat, menurut Spencer, senantiasa bergerak menuju kemajuan yang semakin besar.

Siswa Amerika Spencer yang paling terkenal adalah William Graham Sumner, yang menerima dan memperluas banyak ide-ide Darwinis sosial yang dikemukakan Spencer. Spencer juga memengaruhi para sosiolog Amerika awal lainnya, antara lain Lester Ward, Charles Horton Cooley, E.A. Ross, dan Robert Park.

Akan tetapi, pada 1930-an, Spencer sedang mengalami kemunduran umum di dunia intelektual, begitu pula di bidang sosiologi. Darwinis sosial, ide-ide laissez-faire-nya tampak menggelikan di tengah-tengah masalah-masalah sosial yang menggunung, perang dunia, dan depresi ekonomi yang besar. Pada 1937 Talcott Parsons mengumumkan kematian intelektual Spencer untuk sosiologi ketika dia menggemakan kata-kata sejarawan Crane Brinton beberapa tahun sebelumnya, Sekarang siapa yang membawa Spencer? Sekarang ini Spencer tidak lebih daripada minat historis, tetapi ide-idenya penting dalam membentuk teori sosiologis Amerika awal. 


Ket. klik warna biru untuk link

Berikutnya. Teori Sosiologis Amerika Awal. Aliran Chicago

Sumber.
Ritzer, George. 2012. Teori Sosiologi; Dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Postmodern. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.


Download

Biografi, Pemikiran, dan Karya Tokoh Terkait
1. William Graham Sumner
2. Lester Ward
3. Charles Horton Cooley
4. Robert Park
5. Talcott Parsons

Baca Juga
Sejarah Perkembangan Sosiologi di Indonesia
 

Sketsa Historis Teori Sosiologis di Tahun-tahun Awal
Kekuatan-Kekuatan Sosial di Dalam Perkembangan Teori Sosiologis
1. Revolusi-revolusi politis
2. Revolusi Industri dan Munculnya Kapitalisme
3. Munculnya Sosialisme
4. Feminisme
5. Urbanisasi
6. Perubahan Agamis
7. Pertumbuhan Ilmu

Sketsa Historis Teori Sosiologis di Tahun-tahun Awal
Kekuatan-kekuatan Intelektual dan Munculnya Teori Sosiologis
1. Pencerahan (Renaissance)
2. Reaksi Konservatif terhadap Pencerahan (Renaissance)
 

Sketsa Historis Teori Sosiologis di Tahun-tahun Awal
1. Perkembangan Sosiologi Prancis dan Jerman
 

Asal Usul Sosiologi Inggris
1. Ekonomi Politis
2. Ameliorisme
3. Evolusi Sosial


Tokoh Kunci di Dalam Sosiologi Awal Italia

Teori Sosiologis Amerika Awal
1. Politik
2. Perubahan Sosial dan Arus Intelektual
3. Pengaruh Herbert Spencer pada Sosiologi
4. Aliran Chicago

Teori Sosiologis Amerika Pertengahan Abad Kedua Puluh
Dani Ramdani
Dani Ramdani | Pemilik Situs Sosiologi79.com dan Sosial79.com | Alumni Sosiologi Universitas Lampung | Staf Pengajar Sosiologi di SMAN 1 Cibeber Kab. Lebak Banten

Post a Comment for "Teori Sosiologis Amerika Awal. Pengaruh Herbert Spencer pada Sosiologi"