Latihan Soal Sosiologi SMA Bab 5 Gejala Sosial dalam Masyarakat Multikultural Lengkap Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Table of Contents
Kuis Sosiologi Fase E
Materi: Gejala Sosial dalam Masyarakat Multikultural
1. Peristiwa, fenomena, atau perubahan interaksi sosial yang terjadi secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat dan dapat diamati oleh sosiolog disebut...
Kunci Jawaban: B. Hakikat gejala sosial adalah fenomena atau peristiwa yang terjadi di masyarakat akibat adanya hubungan timbal balik atau interaksi sosial antarmanusia.
2. Pembedaan atau pengelompokan anggota masyarakat ke dalam golongan-golongan tertentu secara sejajar, horizontal, dan tidak membentuk tingkatan kelas dinamakan...
Kunci Jawaban: C. Diferensiasi sosial merujuk pada klasifikasi masyarakat atas dasar perbedaan-perbedaan tertentu yang bersifat sejajar (horizontal), seperti ras, etnis, agama, dan jenis kelamin.
3. Gejala sosial tidak bersifat statis melainkan selalu berubah dengan cepat mengikuti dinamika interaksi manusianya. Karakteristik gejala sosial ini menunjukkan bahwa gejala sosial bersifat...
Kunci Jawaban: D. Gejala sosial bersifat dinamis karena perilaku, pola pikir, dan cara interaksi manusia selalu bergeser, berkembang, dan berubah dari waktu ke waktu.
4. Esensi utama yang membedakan masyarakat multikultural dengan masyarakat majemuk biasa adalah adanya...
Kunci Jawaban: C. Multikulturalisme menekankan pada ideologi/prinsip kesetaraan, penghargaan, dan kesederajatan martabat di tengah berbagai perbedaan budaya, ras, dan etnis.
5. Di kota besar seperti Jakarta, kita dapat menemukan perkampungan Kristen berdampingan dengan wilayah komunitas Arab, perkampungan Tionghoa, dan pemukiman etnis Sunda. Gejala perbedaan sosial horizontal tersebut dilatarbelakangi oleh pembagian...
Kunci Jawaban: E. Pengelompokan komunitas berdasarkan suku bangsa (etnis) dan ras merupakan wujud diferensiasi sosial, sebab tidak ada suku atau ras yang derajatnya lebih tinggi secara sosiologis.
6. Seseorang yang memiliki pendidikan tinggi (bergelar doktor) menempati kedudukan sosial yang lebih dihormati masyarakat dibandingkan individu yang hanya lulusan pendidikan dasar. Kenyataan ini membuktikan adanya fungsi stratifikasi sosial atas dasar kriteria...
Kunci Jawaban: B. Jenjang pendidikan formal merupakan salah satu dasar penentu kelas sosial (stratifikasi) yang menempatkan orang berpendidikan tinggi pada lapisan atas karena pengetahuan dan keahliannya.
7. Gejala maraknya fenomena "mudik" menjelang hari raya keagamaan di Indonesia merupakan jenis gejala sosial yang bersumber dari tingkatan...
Kunci Jawaban: C. Fenomena mudik melibatkan jutaan individu, pergerakan transportasi skala nasional, dan menyangkut institusi keagamaan serta ekonomi berskala besar, sehingga dikategorikan sebagai tingkat makro.
8. Di era modernisasi, terdapat heterogenitas profesi yang sangat beragam di masyarakat, seperti konten kreator, analis data, barista, hingga pengacara. Munculnya heterogenitas mata pencaharian ini disebabkan oleh...
Kunci Jawaban: A. Heterogenitas pekerjaan atau profesi di era modern muncul akibat tuntutan keahlian yang makin spesifik, perkembangan teknologi baru, serta diferensiasi fungsi pembagian kerja.
9. Perhatikan gambar struktur sosial di bawah ini:
• Lapisan Atas: Direktur Utama
• Lapisan Tengah: Manajer Operasional
• Lapisan Bawah: Karyawan & Buruh Pabrik
Gambar di atas mengilustrasikan bentuk dimensi struktur sosial yang bersifat...
Kunci Jawaban: D. Perbedaan status jabatan dari direktur, manajer, hingga buruh merepresentasikan dimensi vertikal (stratifikasi sosial), di mana hak, wewenang, dan pendapatan didistribusikan secara berjenjang.
10. Gejala sosial tawuran antarpelajar dikategorikan ke dalam bentuk gejala sosial perilaku menyimpang. Mengapa fenomena tersebut dinilai sebagai gejala sosial yang bernilai negatif?
Kunci Jawaban: C. Gejala sosial disfungsional atau negatif adalah fenomena yang merusak kedamaian masyarakat, mencederai ketertiban hukum, serta menolak norma sosial yang berlaku bersama.
11. Indonesia merupakan negara multikultural yang kaya akan keragaman budaya. Secara sosiologis, salah satu faktor geografis utama yang melatarbelakangi terbentuknya kemajemukan suku bangsa di Indonesia adalah...
Kunci Jawaban: B. Keadaan geografis berbentuk kepulauan menyebabkan isolasi geografis, sehingga setiap kelompok etnis mengembangkan sistem budaya, bahasa, dan adat masing-masing secara terpisah.
12. Perhatikan ciri-ciri interaksi sosial berikut:
(1) Ada kecenderungan menganggap budayanya sendiri paling unggul.
(2) Memiliki ikatan loyalitas kelompok yang sangat kuat.
(3) Memandang rendah adat istiadat kelompok masyarakat luar.
Karakteristik di atas menunjukkan adanya gejala sosial yang disebut...
Kunci Jawaban: A. Etnosentrisme adalah sikap menilai kebudayaan masyarakat lain dengan menggunakan tolok ukur budayanya sendiri, disertai dengan pandangan merendahkan kebudayaan luar.
13. Ketika sebuah kelompok sosial berlatar etnis Jawa tergabung dalam serikat pekerja otomotif bersama kelompok pekerja beretnis Batak dan Minang, maka dalam struktur sosial telah terjadi proses...
Kunci Jawaban: C. Interseksi sosial (*intersection*) merupakan titik potong silang keanggotaan struktur sosial, di mana perbedaan latar suku disatukan oleh kesamaan profesi atau kelas sosial.
14. Gejala diskriminasi gender di tempat kerja berupa ketimpangan gaji antara pekerja laki-laki dan perempuan untuk posisi beban kerja yang sama dikategorikan ke dalam bentuk gejala sosial bidang...
Kunci Jawaban: B. Ketimpangan perlakuan atas perbedaan jenis kelamin (gender) yang berdampak pada urusan penghasilan kerja bersinggungan langsung dengan dimensi ekonomi dan gender.
15. Sistem kasta tradisional di Bali menempatkan kasta Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra sebagai pelapis struktur sosial tertutup. Kritik sosiologis yang paling tepat terhadap dampak negatif stratifikasi tertutup tersebut bagi mobilitas sosial masyarakat modern saat ini adalah...
Kunci Jawaban: D. Stratifikasi sosial tertutup (*closed social stratification*) membatasi seseorang untuk berpindah lapisan. Status diperoleh lewat kelahiran (*ascribed status*), bukan kerja keras (*achieved status*).
16. Pada pilkada serentak, sering muncul gejala politik identitas di mana tim sukses menggunakan isu kesamaan agama atau suku untuk menarik simpati suara pemilih. Analisis bahaya sosiologis utama dari penguatan konsolidasi sosial primordial tersebut bagi integrasi bangsa Indonesia adalah...
Kunci Jawaban: A. Konsolidasi sosial berdasarkan sentimen suku/agama (*primordialisme*) secara ekstrem dalam kontestasi politik dapat memperkuat sekat antarkelompok (*in-group vs out-group*), memicu konflik horizontal.
17. Sensus penduduk menunjukkan tingkatan pertumbuhan urbanisasi yang tidak terkendali, memicu berdirinya pemukiman kumuh (*slum area*) di pusat-pusat kota metropolitan. Evaluasi teoretis sosiologi yang tepat mengenai keterkaitan antargejala sosial tersebut adalah...
Kunci Jawaban: E. Suatu gejala sosial (urbanisasi) tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan erat dan melahirkan rantai gejala sosial baru lainnya (masalah tata kota, kemiskinan, lingkungan kumuh).
18. Di lingkungan sekolah multikultural, sering terjadi pengelompokan (geng) pergaulan siswa berdasarkan asal daerah. Sebagai agen perubahan sosial, rancangan program paling efektif yang dapat Anda buat untuk mewujudkan inklusi sosial dan mereduksi eksklusivisme tersebut adalah...
Kunci Jawaban: D. Inklusi dan integrasi dalam masyarakat multikultural dapat diwujudkan melalui kontak sosial yang setara (*equal status contact*) melalui kegiatan proyek bersama (interseksi sosial terencana).
19. Perhatikan narasi berikut:
"Keluarga A berlatar etnis Jawa, beragama Islam, bekerja sebagai dokter. Keluarga B berlatar etnis Minang, beragama Islam, bekerja sebagai pengusaha grosir."
Formulasikan kesimpulan terbaik dari analisis struktur sosial horizontal dari kedua keluarga di atas!
Kunci Jawaban: C. Meskipun memiliki latar etnis berbeda (Jawa dan Minang) serta profesi berbeda (dokter dan pengusaha), kedua keluarga dipertemukan atau mengalami irisan (*interseksi*) pada kesamaan agama (Islam).
20. Suatu daerah transmigran mengalami konflik akibat salah paham antara warga lokal dan pendatang mengenai batas lahan pertanian. Sebagai sosiolog, langkah awal dalam menyusun solusi resolusi konflik berbasis prinsip multikulturalisme adalah...
Kunci Jawaban: B. Berdasarkan prinsip multikulturalisme, pemecahan masalah harus mengedepankan asas kesetaraan, dialog kekeluargaan yang menghargai kedua belah pihak tanpa bersikap bias/berat sebelah.
Selesai!
Kamu telah menyelesaikan kuis Gejala Sosial dalam Masyarakat Multikultural.
Post a Comment