Latihan Soal Sosiologi SMA Bab 4 Lembaga Sosial Lengkap Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Table of Contents
Kuis Sosiologi Fase E
Materi: Lembaga Sosial, Nilai, Norma, dan Keteraturan Sosial
1. Sesuatu yang dianggap berharga, bermutu, menunjukkan kualitas, dan berguna bagi manusia untuk dijadikan landasan bertindak disebut...
Kunci Jawaban: A. Nilai sosial adalah konsepsi abstrak dalam diri manusia mengenai apa yang dianggap baik, benar, dan berharga dalam masyarakat.
2. Sistem norma yang bertujuan untuk mengatur tindakan-tindakan manusia guna memenuhi kebutuhan pokoknya dalam kehidupan bermasyarakat dinamakan...
Kunci Jawaban: D. Lembaga sosial (pranata sosial) menurut Koentjaraningrat adalah sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas untuk memenuhi kompleksitas kebutuhan khusus manusia.
3. Urutan tingkatan norma sosial dari yang memiliki sanksi paling lemah hingga sanksi yang paling kuat dan mengikat adalah...
Kunci Jawaban: B. Tingkatan kekuatan mengikat norma dari terendah ke tertinggi adalah: *Usage* (cara), *Folkways* (kebiasaan), *Mores* (tata kelakuan), dan *Custom* (adat istiadat).
4. Berdasarkan tipenya, lembaga sosial yang sengaja dibentuk oleh masyarakat untuk mencapai tujuan tertentu yang sangat penting, seperti lembaga pendidikan atau lembaga hukum, dikategorikan sebagai...
Kunci Jawaban: C. *Enacted institution* adalah lembaga yang sengaja didirikan masyarakat untuk tujuan tertentu. Sebaliknya, *crescive institution* adalah lembaga yang tumbuh secara tidak sengaja dari adat masyarakat.
5. Ketika makan bersama di acara formal, Dani selalu menggunakan tangan kanan dan tidak mengeluarkan suara saat mengunyah. Perilaku Dani tersebut menunjukkan kepatuhan terhadap norma...
Kunci Jawaban: B. Sopan santun saat makan yang dilakukan berulang-ulang merupakan contoh dari *folkways* (kebiasaan). Sanksi bagi pelanggarnya umumnya berupa teguran, sindiran, atau cemoohan.
6. Uang, emas, dan saham berharga milik perusahaan termasuk ke dalam jenis nilai material dan vital karena berfungsi mendukung produktivitas. Klasifikasi nilai sosial tersebut dikemukakan oleh...
Kunci Jawaban: D. Prof. Notonagoro membagi nilai menjadi tiga jenis utama, yaitu Nilai Material (unsur fisik), Nilai Vital (alat untuk beraktivitas), dan Nilai Kerohanian (terkait jiwa/batin).
7. Melalui lembaga keluarga, orang tua senantiasa memberikan kasih sayang, perlindungan fisik, serta menjamin rasa aman bagi anak-anaknya. Dalam hal ini, keluarga menjalankan fungsi...
Kunci Jawaban: C. Fungsi proteksi berkaitan dengan penyediaan rasa aman, ketenteraman batin, dan perlindungan fisik bagi seluruh anggota keluarga.
8. Suatu sekolah menerapkan aturan ketat berupa pemotongan poin perilaku bagi siswa yang datang terlambat. Tindakan sekolah ini merupakan bentuk pengendalian sosial yang bersifat...
Kunci Jawaban: B. Pengendalian sosial represif dilakukan **setelah** terjadinya pelanggaran dengan tujuan untuk memulihkan keadaan atau memberikan sanksi agar pelanggar jera.
9. Seorang remaja kedapatan mengonsumsi obat-obatan terlarang jenis narkotika karena salah bergaul dengan kelompok preman di lingkungannya. Berdasarkan sosiologi, penyimpangan sosial tersebut terjadi akibat proses...
Kunci Jawaban: A. Menurut teori asosiasi diferensial, penyimpangan sosial terjadi karena individu mempelajari perilaku menyimpang dari kelompok pergaulan akrab (*subculture*) yang tidak sejalan dengan norma umum.
10. Lembaga agama memiliki peranan penting dalam mewujudkan tertib sosial. Salah satu ciri khas pranata agama sebagai lembaga pengendalian sosial yang membedakannya dengan lembaga hukum formal adalah...
Kunci Jawaban: C. Lembaga agama mengendalikan perilaku manusia melalui doktrin kesucian, keimanan, nilai moral, dosa, dan pahala, yang tertanam kuat dalam batin penganutnya (*purity of conscience*).
11. Perhatikan beberapa fakta sosial berikut:
(1) Adanya lambang atau simbol tertentu seperti cincin pernikahan.
(2) Memiliki tradisi lisan maupun tertulis yang mengikat.
(3) Bersifat abadi atau memiliki tingkat kekekalan tertentu (super-organik).
(4) Tidak memiliki alat kelengkapan materiil.
Karakteristik umum dari sebuah lembaga sosial ditunjukkan oleh nomor...
Kunci Jawaban: A. Lembaga sosial memiliki karakteristik: punya simbol, memiliki tata tertib/tradisi, memiliki tingkat kekekalan (*duration*), serta **memiliki alat kelengkapan materiil** (sehingga nomor 4 salah).
12. Sebelum menjadi sebuah lembaga sosial yang kokoh, serangkaian norma sosial harus melalui tahapan pelembagaan (*institutionalization*). Indikator utama bahwa suatu norma telah terlembagakan adalah...
Kunci Jawaban: D. Proses pelembagaan bermakna suatu norma baru telah melewati proses sosial hingga dikenal, diakui (*internalized*), dan dipatuhi oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
13. Suatu kondisi dalam masyarakat di mana roda kehidupan berjalan secara serasi, selaras, konsisten, dan tertib sesuai dengan nilai dan norma yang disepakati bersama disebut...
Kunci Jawaban: B. Keteraturan sosial (*social order*) tercipta ketika individu-individu berinteraksi secara harmonis mengikuti koridor nilai dan norma yang berlaku secara konsisten.
14. Lembaga ekonomi bertugas mengatur tata cara produksi, distribusi, dan konsumsi barang serta jasa. Contoh fungsi manifes (nyata/terbuka) dari lembaga ekonomi adalah...
Kunci Jawaban: A. Fungsi manifes adalah fungsi yang disadari, dikehendaki, dan menjadi tujuan utama didirikannya suatu lembaga. Opsi B, C, D, dan E merupakan fungsi laten (tidak disadari/tidak dikehendaki).
15. Di era kemajuan teknologi digital, banyak sekolah formal mulai menerapkan sistem pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (*AI*) dan *e-learning*. Analisis sosiologis terhadap pergeseran karakter fungsi lembaga pendidikan ini menunjukkan bahwa...
Kunci Jawaban: C. Meskipun esensi fungsi pendidikan (mentransfer ilmu) tetap sama, alat kelengkapan materiil dan cara kerjanya beradaptasi secara fleksibel merespons perkembangan teknologi masyarakat global.
16. Kasus korupsi yang dilakukan oleh oknum pejabat negara merupakan bentuk pelanggaran norma hukum berat. Apabila ditinjau dari perspektif keteraturan sosial, dampak destruktif terbesar dari melemahnya peran lembaga hukum dalam kasus tersebut adalah...
Kunci Jawaban: E. Ketika lembaga hukum mandul, ketidakpercayaan publik merebak. Hal ini dapat memicu hilangnya pedoman perilaku (*anomie*), di mana masyarakat merasa tidak perlu lagi menaati hukum demi ketertiban.
17. Maraknya perilaku perundungan (*cyberbullying*) di kalangan remaja di media sosial menunjukkan adanya celah kekosongan pengendalian sosial. Evaluasi terhadap peran koordinasi antarlembaga sosial yang paling tepat untuk mengatasi krisis ini adalah...
Kunci Jawaban: B. Ketertiban sosial tidak bisa diwujudkan oleh satu lembaga saja. Diperlukan interkoneksi integratif antara institusi primer (keluarga), sekunder (sekolah), dan formal-yuridis (hukum) guna menciptakan kontrol berlapis yang efektif.
18. Di suatu desa, angka putus sekolah remaja sangat tinggi karena adanya pandangan nilai kultural lama bahwa anak usia remaja lebih baik bekerja di ladang membantu ekonomi orang tua. Langkah rekonstruksi nilai/norma yang dapat Anda desain untuk mengatasi masalah sosial tersebut adalah...
Kunci Jawaban: D. Solusi jangka panjang membutuhkan pendekatan transformatif yang tidak membenturkan kebudayaan lokal dengan pendidikan, melainkan menyatukannya (pendidikan pertanian modern) agar paradigma nilai masyarakat berubah sukarela.
19. Perhatikan skema keteraturan sosial berikut:
Tertib Sosial -> [X] -> Keajegan -> Pola
Berdasarkan konsep tahapan terbentuknya keteraturan sosial, pilihan yang paling tepat untuk mengisi bagian [X] beserta contoh riil aplikasinya di masyarakat adalah...
Kunci Jawaban: B. Proses pembentukan keteraturan sosial bertahap dari: *Tertib Sosial* (kondisi awal aman) -> *Order* (norma dipatuhi secara sadar) -> *Keajegan* (kepatuhan berlangsung terus-menerus) -> *Pola* (keajegan mengkristal jadi kebiasaan permanen).
20. Angka kriminalitas pencurian di perumahan meningkat tajam semenjak pos ronda malam tidak aktif. Anda ditugaskan menyusun rancangan program sistem pengendalian sosial yang komprehensif. Desain tindakan yang paling efektif demi ketertiban berkelanjutan adalah...
Kunci Jawaban: C. Desain pengendalian sosial yang baik harus menggabungkan aspek sosiologis (gotong royong ronda malam sebagai kontrol informal), pemanfaatan teknologi modern (CCTV), dan formalisasi hukum (SOP koordinasi kepolisian).
Selesai!
Kamu telah menyelesaikan kuis Lembaga dan Tertib Sosial Fase E.
Post a Comment