Kuis Interaktif Sosiologi SMA Kelas XII Bab 1 Perubahan Sosial dan Dampaknya Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan
Aletheia Rabbani
Table of Contents
Kuis Perubahan Sosial & Dampaknya
Latihan Mandiri Sosiologi SMA - Fase F (Kelas XII)
Halaman 1 dari 20
Waktu: 45:00
1. Menurut William F. Ogburn, ruang lingkup perubahan sosial mencakup unsur-unsur kebudayaan baik yang material maupun immaterial. Fokus utama dari pandangan Ogburn terletak pada...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: William F. Ogburn terkenal dengan konsep *cultural lag* (ketertinggalan budaya), yang menekankan bahwa perubahan pada kebudayaan material (teknologi) berjalan lebih cepat dan memengaruhi kebudayaan immaterial (norma, nilai, adat).
Pembahasan: William F. Ogburn terkenal dengan konsep *cultural lag* (ketertinggalan budaya), yang menekankan bahwa perubahan pada kebudayaan material (teknologi) berjalan lebih cepat dan memengaruhi kebudayaan immaterial (norma, nilai, adat).
2. Perubahan sosial memiliki beberapa karakteristik. Salah satu karakteristik mendasar dari perubahan sosial di dalam masyarakat adalah...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Karakteristik perubahan sosial menyatakan bahwa perubahan bersifat universal, berkelanjutan (*continuous*), dan dinamis. Tidak ada satu pun masyarakat yang berhenti berubah sepenuhnya.
Pembahasan: Karakteristik perubahan sosial menyatakan bahwa perubahan bersifat universal, berkelanjutan (*continuous*), dan dinamis. Tidak ada satu pun masyarakat yang berhenti berubah sepenuhnya.
3. Masuknya pengaruh budaya asing melalui media massa global seringkali memicu perubahan sosial. Ditinjau dari klasifikasi faktor penyebab, pengaruh kebudayaan masyarakat lain digolongkan ke dalam...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Faktor eksogen adalah faktor penyebab perubahan sosial yang berasal dari luar masyarakat itu sendiri, seperti pengaruh kebudayaan masyarakat lain, bencana alam, atau peperangan.
Pembahasan: Faktor eksogen adalah faktor penyebab perubahan sosial yang berasal dari luar masyarakat itu sendiri, seperti pengaruh kebudayaan masyarakat lain, bencana alam, atau peperangan.
4. Perubahan lambat (evolusi) dicirikan oleh rentetan perubahan kecil yang saling mengikuti dalam waktu yang lama. Esensi utama dari teori evolusi sosial multilinier adalah...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Teori evolusi multilinier (*multilinear evolution*) menyatakan bahwa perubahan sosial tidak harus melalui satu jalur perkembangan tunggal, melainkan melalui berbagai jalur yang berbeda tetapi menuju arah ke tingkat perkembangan yang kompleks atau maju.
Pembahasan: Teori evolusi multilinier (*multilinear evolution*) menyatakan bahwa perubahan sosial tidak harus melalui satu jalur perkembangan tunggal, melainkan melalui berbagai jalur yang berbeda tetapi menuju arah ke tingkat perkembangan yang kompleks atau maju.
5. Sistem pendidikan formal yang maju mengajarkan nilai-nilai baru, pola pikir saintifik, dan keterbukaan terhadap penemuan baru. Di dalam dinamika perubahan sosial, fenomena tersebut bertindak sebagai...
Kunci Jawaban: E.
Pembahasan: Sistem pendidikan formal yang maju merupakan salah satu faktor pendorong utama (*driving factor*) perubahan sosial karena membekali masyarakat dengan pola pikir rasional, objektif, dan inovatif.
Pembahasan: Sistem pendidikan formal yang maju merupakan salah satu faktor pendorong utama (*driving factor*) perubahan sosial karena membekali masyarakat dengan pola pikir rasional, objektif, dan inovatif.
6. Suatu komunitas adat pedalaman menolak pembangunan jaringan internet dan jalan aspal masuk ke wilayah desa mereka karena khawatir akan mengikis kesucian adat leluhur mereka. Sikap komunitas tersebut merupakan contoh nyata dari...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Ketakutan akan goyahnya integrasi adat leluhur serta sikap tradisionalisme yang tertutup merupakan faktor penghambat (*inhibiting factor*) perubahan sosial.
Pembahasan: Ketakutan akan goyahnya integrasi adat leluhur serta sikap tradisionalisme yang tertutup merupakan faktor penghambat (*inhibiting factor*) perubahan sosial.
7. Peralihan massal penggunaan uang tunai menuju transaksi dompet digital (e-wallet) di Indonesia merubah interaksi kasir dan konsumen. Ditinjau dari pengaruhnya, bentuk perubahan sosial ini diklasifikasikan sebagai...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Perubahan pola pembayaran digital termasuk perubahan kecil karena dampaknya terbatas pada teknis interaksi transaksi ekonomi, tanpa merombak sistem struktur atau pelapisan sosial masyarakat secara menyeluruh.
Pembahasan: Perubahan pola pembayaran digital termasuk perubahan kecil karena dampaknya terbatas pada teknis interaksi transaksi ekonomi, tanpa merombak sistem struktur atau pelapisan sosial masyarakat secara menyeluruh.
8. Revolusi Industri 4.0 memicu maraknya otomatisasi mesin. Banyak pabrik memangkas buruh manusia dan beralih ke kecerdasan buatan, mengakibatkan lonjakan pengangguran di sektor manufaktur. Fenomena pengangguran ini dinamakan...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Munculnya pengangguran akibat ketidaksiapan struktural atau adaptasi tenaga kerja terhadap teknologi baru merupakan bentuk dampak negatif (disorganisasi sosial/disfungsi) dari perubahan sosial.
Pembahasan: Munculnya pengangguran akibat ketidaksiapan struktural atau adaptasi tenaga kerja terhadap teknologi baru merupakan bentuk dampak negatif (disorganisasi sosial/disfungsi) dari perubahan sosial.
9. Pembangunan jalan tol Trans-Jawa mempersingkat waktu tempuh distribusi pangan, memicu geliat ekonomi baru di sekitar pintu keluar tol, dan mempercepat urbanisasi. Dampak pembangunan ini dikategorikan sebagai perubahan...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Perubahan progresif (*progress*) adalah bentuk perubahan sosial yang membawa dampak positif, kemudahan, efisiensi, serta kemajuan bagi kemaslahatan hidup masyarakat luas.
Pembahasan: Perubahan progresif (*progress*) adalah bentuk perubahan sosial yang membawa dampak positif, kemudahan, efisiensi, serta kemajuan bagi kemaslahatan hidup masyarakat luas.
10. Penemuan teknologi kendaraan listrik menuntut penyediaan stasiun pengisian daya baru, revisi regulasi pajak otomotif, serta perubahan gaya hidup berkendara. Berdasarkan analisis sosiologis, pola penemuan baru ini membentuk skema...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Pola penemuan baru menjalar/beruntun (*cascade*) terjadi ketika satu inovasi memicu serangkaian perubahan lanjutan pada lembaga-lembaga sosial lainnya secara berurutan.
Pembahasan: Pola penemuan baru menjalar/beruntun (*cascade*) terjadi ketika satu inovasi memicu serangkaian perubahan lanjutan pada lembaga-lembaga sosial lainnya secara berurutan.
11. Teori Konflik Karl Marx menegaskan bahwa dinamika perubahan sosial didorong oleh pergolakan kelas. Analisis utama yang mendasari kerangka teoretis tersebut adalah...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Menurut Teori Konflik Karl Marx, perubahan sosial digerakkan oleh konflik kelas yang lahir dari ketimpangan ekonomi dan eksploitasi pemilik modal (borjuis) terhadap buruh (proletar).
Pembahasan: Menurut Teori Konflik Karl Marx, perubahan sosial digerakkan oleh konflik kelas yang lahir dari ketimpangan ekonomi dan eksploitasi pemilik modal (borjuis) terhadap buruh (proletar).
12. Perhatikan dua fenomena berikut:
(1) Tren gaya busana retro tahun 1980-an kembali populer di kalangan gen Z.
(2) Perkembangan sistem pemerintahan dari monarki menuju sistem demokrasi modern.
Perbedaan sudut pandang teoretis yang tepat untuk menganalisis kedua fenomena di atas adalah...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Gaya busana yang berulang mencerminkan Teori Siklus (perubahan bagai roda berputar). Perkembangan sistem pemerintahan menuju arah demokrasi mencerminkan Teori Evolusi/Linier (maju lurus ke depan).
Pembahasan: Gaya busana yang berulang mencerminkan Teori Siklus (perubahan bagai roda berputar). Perkembangan sistem pemerintahan menuju arah demokrasi mencerminkan Teori Evolusi/Linier (maju lurus ke depan).
13. Ketika pemerintah meluncurkan kebijakan e-KTP digital, sebagian aparatur desa di wilayah terpencil mengalami kesulitan mengoperasikan sistem baru karena keterbatasan kecakapan teknologi. Kondisi ketimpangan ini dalam kajian sosiologi disebut...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: *Cultural lag* terjadi ketika kebudayaan non-material (keahlian, pengetahuan, kesiapan mental aparat) lambat mengimbangi laju perkembangan kebudayaan material (sistem digital/teknologi e-KTP).
Pembahasan: *Cultural lag* terjadi ketika kebudayaan non-material (keahlian, pengetahuan, kesiapan mental aparat) lambat mengimbangi laju perkembangan kebudayaan material (sistem digital/teknologi e-KTP).
14. Salah satu indikator bahwa suatu perubahan sosial mengarah pada kemunduran masyarakat (regress) terlihat dari fenomena...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Perubahan regresif (*regress*) ditunjukkan dengan adanya dampak destruktif yang merugikan tatanan moral atau keharmonisan kehidupan kolektif masyarakat.
Pembahasan: Perubahan regresif (*regress*) ditunjukkan dengan adanya dampak destruktif yang merugikan tatanan moral atau keharmonisan kehidupan kolektif masyarakat.
15. Sebuah riset sosiologi mengungkapkan bahwa digitalisasi pasar tradisional berhasil mendongkrak omzet pedagang besar, namun di sisi lain meminggirkan pedagang lansia yang buta huruf gadget. Evaluasi kritis yang tepat atas fenomena perubahan sosial ini adalah...
Kunci Jawaban: E.
Pembahasan: Evaluasi kritis sosiologis melihat bahwa transformasi teknologi tidak jarang memicu ketimpangan struktural baru (eksklusi) bagi kelompok yang memiliki keterbatasan kapital kognitif/usia, sehingga memerlukan intervensi afirmatif.
Pembahasan: Evaluasi kritis sosiologis melihat bahwa transformasi teknologi tidak jarang memicu ketimpangan struktural baru (eksklusi) bagi kelompok yang memiliki keterbatasan kapital kognitif/usia, sehingga memerlukan intervensi afirmatif.
16. Di era modern, marak budaya *flexing* (memamerkan kekayaan) di media sosial yang memicu perilaku konsumerisme ekstrem remaja demi pengakuan status. Ditinjau dari sudut pandang Teori Struktural Fungsional, disfungsi kebudayaan baru tersebut dinilai merusak stabilitas karena...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Perspektif struktural fungsional melihat masyarakat sebagai sistem yang diikat oleh konsensus nilai. Pergeseran ke arah konsumerisme ekstrem dinilai sebagai anomi atau disfungsi yang mengancam integrasi dan keseimbangan tata sosial.
Pembahasan: Perspektif struktural fungsional melihat masyarakat sebagai sistem yang diikat oleh konsensus nilai. Pergeseran ke arah konsumerisme ekstrem dinilai sebagai anomi atau disfungsi yang mengancam integrasi dan keseimbangan tata sosial.
17. Pembatasan aktivitas fisik pada masa lalu mendorong lompatan besar dalam sistem belajar daring (*e-learning*). Banyak sosiolog menilai perubahan ini bersifat permanen dan tidak dapat kembali ke pola tatap muka konvensional murni. Argumen yang mendukung penolakan Teori Siklus dalam kasus ini adalah...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Teori Siklus mengasumsikan perubahan berputar kembali ke pola lama. Penolakan terhadap teori ini didasari bukti bahwa digitalisasi menciptakan lompatan akumulatif (linier-progresif) yang mengubah basis peradaban secara permanen.
Pembahasan: Teori Siklus mengasumsikan perubahan berputar kembali ke pola lama. Penolakan terhadap teori ini didasari bukti bahwa digitalisasi menciptakan lompatan akumulatif (linier-progresif) yang mengubah basis peradaban secara permanen.
18. Suatu daerah mengalami konflik horizontal akibat prasangka antara warga asli dengan buruh migran kawasan industri. Sebagai sosiolog muda, Anda diminta menyusun rekomendasi program aksi guna meredam dampak negatif perubahan sosial tersebut. Desain aksi yang paling integratif adalah...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Mengatasi dampak disintegrasi sosial memerlukan jembatan sosial (*social bridging*) melalui ruang interaksi asosiatif, penguatan ekonomi bersama, dan dialog interkultural guna mengikis prasangka sosial secara berkelanjutan.
Pembahasan: Mengatasi dampak disintegrasi sosial memerlukan jembatan sosial (*social bridging*) melalui ruang interaksi asosiatif, penguatan ekonomi bersama, dan dialog interkultural guna mengikis prasangka sosial secara berkelanjutan.
19. Banyak pemuda desa bermigrasi ke kota karena tergiur modernisasi, menyebabkan sektor pertanian desa kekurangan tenaga produktif terdidik. Formula kebijakan strategis yang paling tepat Anda rumuskan untuk mengarahkan perubahan ini menuju kemajuan (progress) adalah...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Solusi atas ketertinggalan pedesaan akibat urbanisasi adalah melakukan inovasi teknologi (*smart farming*) untuk menaikkan nilai prestise dan ekonomi pertanian, menarik minat generasi muda mengelola potensi desa.
Pembahasan: Solusi atas ketertinggalan pedesaan akibat urbanisasi adalah melakukan inovasi teknologi (*smart farming*) untuk menaikkan nilai prestise dan ekonomi pertanian, menarik minat generasi muda mengelola potensi desa.
20. Globalisasi budaya memicu maraknya gaya hidup individualistis di kalangan pelajar. Anda ingin merancang gerakan sosial berbasis kearifan lokal untuk menangkal dampak disorganisasi tersebut. Struktur rancangan gerakan yang paling aplikatif dan relevan adalah...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Menangkal dampak negatif individualisasi global tidak dilakukan dengan cara isolasi primitif, melainkan mengemas nilai kearifan lokal (gotong royong, kebersamaan) ke dalam wadah aktivitas modern yang diminati generasi muda.
Pembahasan: Menangkal dampak negatif individualisasi global tidak dilakukan dengan cara isolasi primitif, melainkan mengemas nilai kearifan lokal (gotong royong, kebersamaan) ke dalam wadah aktivitas modern yang diminati generasi muda.
Ujian Selesai!
Terima kasih telah menyelesaikan ujian.
Nilai Akhir Anda:
0 / 100Menyimpan lembar data ujian ke Google Drive...
📋 Analisis Lembar Jawaban & Pembahasan:
Aletheia Rabbani
“Barang siapa yang tidak mampu menahan lelahnya belajar, maka ia harus mampu menahan perihnya kebodohan” _ Imam As-Syafi’i
Post a Comment