Kuis Interaktif Sosiologi SMA Kelas XI Bab 4 Membangun Harmoni Sosial Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan
Aletheia Rabbani
Table of Contents
Kuis Membangun Harmoni Sosial
Latihan Mandiri Sosiologi SMA - Fase F (Kelas XI)
Halaman 1 dari 20
Waktu: 45:00
1. Kondisi kehidupan masyarakat yang mencerminkan keselarasan, keterasian, saling menghargai, dan minim perselisihan di tengah-tengah perbedaan sosial disebut...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Harmoni sosial merujuk pada tatanan masyarakat yang ditandai oleh keselarasan hubungan sosial (harmonis), ketenteraman, serta kerja sama yang sinergis antarelemen sosial yang berbeda.
Pembahasan: Harmoni sosial merujuk pada tatanan masyarakat yang ditandai oleh keselarasan hubungan sosial (harmonis), ketenteraman, serta kerja sama yang sinergis antarelemen sosial yang berbeda.
2. Tingkat keterikatan, solidaritas, rasa memiliki bersama, serta kuatnya hubungan timbal balik antarmember di dalam suatu komunitas lokal sosiologis dinamakan...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Kohesi sosial (*social cohesion*) merujuk pada lem sosial atau kekuatan daya rekat yang menyatukan para anggota masyarakat sehingga tidak mudah terpecah-belah.
Pembahasan: Kohesi sosial (*social cohesion*) merujuk pada lem sosial atau kekuatan daya rekat yang menyatukan para anggota masyarakat sehingga tidak mudah terpecah-belah.
3. Prinsip kesetaraan sosial menolak penggolongan hak istimewa yang didasarkan pada aspek primordial semata. Esensi utama dari kesetaraan sosial adalah...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Kesetaraan sosial menjamin hak dasar, perlakuan adil, kemerdekaan, serta status kemanusiaan yang sederajat tanpa diskriminasi ras, gender, suku, maupun kelas ekonomi.
Pembahasan: Kesetaraan sosial menjamin hak dasar, perlakuan adil, kemerdekaan, serta status kemanusiaan yang sederajat tanpa diskriminasi ras, gender, suku, maupun kelas ekonomi.
4. Suatu keadaan di mana kelompok-kelompok marginal (seperti penyandang disabilitas dan masyarakat miskin) mendapatkan ruang, hak, serta aksesibilitas yang setara untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan disebut...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Inklusi sosial adalah upaya merangkul semua elemen masyarakat, termasuk mereka yang rentan, tersingkir, atau marginal, agar terlibat aktif dalam segala aspek kehidupan bersama.
Pembahasan: Inklusi sosial adalah upaya merangkul semua elemen masyarakat, termasuk mereka yang rentan, tersingkir, atau marginal, agar terlibat aktif dalam segala aspek kehidupan bersama.
5. Suatu wilayah perumahan dihuni oleh warga dari latar belakang etnis dan pemikiran agama yang beraneka ragam. Tiap akhir pekan, pengurus RT menggerakkan kerja bakti serta pentas seni lintas budaya. Upaya pembangunan harmoni tersebut mencerminkan implementasi nyata dari...
Kunci Jawaban: E.
Pembahasan: Kegiatan gotong royong dan pentas budaya memicu interaksi positif yang menyatukan elemen-elemen masyarakat (proses integrasi sosial).
Pembahasan: Kegiatan gotong royong dan pentas budaya memicu interaksi positif yang menyatukan elemen-elemen masyarakat (proses integrasi sosial).
6. Pemerintah merilis program beasiswa afirmatif khusus untuk anak-anak di wilayah pedalaman atau wilayah tertinggal agar mereka mampu mengecap jenjang perguruan tinggi. Kebijakan ini merupakan manifestasi dari prinsip...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Menyediakan akses pendidikan khusus untuk daerah tertinggal berfokus pada pemerataan hak (kesetaraan peluang) dan menarik mereka ke dalam pusaran pembangunan (inklusi).
Pembahasan: Menyediakan akses pendidikan khusus untuk daerah tertinggal berfokus pada pemerataan hak (kesetaraan peluang) dan menarik mereka ke dalam pusaran pembangunan (inklusi).
7. Ketika merancang aksi sosial berupa kampanye toleransi digital di lingkungan sekolah, sekelompok siswa kelas XI membagikan kuesioner digital guna memetakan bentuk prasangka yang paling sering memicu perselisihan di grup chat angkatan. Langkah siswa ini berada dalam fase...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Pengumpulan data awal menggunakan instrumen seperti kuesioner sebelum memulai program aksi dinamakan tahap pemetaan masalah/analisis kebutuhan agar rancangan aksi tepat sasaran.
Pembahasan: Pengumpulan data awal menggunakan instrumen seperti kuesioner sebelum memulai program aksi dinamakan tahap pemetaan masalah/analisis kebutuhan agar rancangan aksi tepat sasaran.
8. Di perkampungan yang padat, keberadaan pos ronda malam bersama terbukti menurunkan kecuragaan antar-etnis sekaligus meningkatkan rasa aman serta kerukunan internal. Ditinjau dari sosiologi, efektivitas pos ronda ini dipicu oleh...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Aktivitas rutin yang melibatkan kerja sama lintas identitas memperkuat rasa solidaritas kelompok dan meningkatkan kohesi sosial di tingkat mikro.
Pembahasan: Aktivitas rutin yang melibatkan kerja sama lintas identitas memperkuat rasa solidaritas kelompok dan meningkatkan kohesi sosial di tingkat mikro.
9. Perusahaan mewajibkan seluruh fasilitas kantor, mulai dari ramp tanjakan jalan, lift, hingga toilet, direnovasi agar dapat diakses dengan mudah oleh karyawan penyandang disabilitas fisik. Tindakan korporasi tersebut mempromosikan...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Menyediakan fasilitas fisik penunjang kaum disabilitas merupakan praktik nyata inklusi sosial agar keterbatasan fisik tidak menghambat partisipasi seseorang di ruang publik/kerja.
Pembahasan: Menyediakan fasilitas fisik penunjang kaum disabilitas merupakan praktik nyata inklusi sosial agar keterbatasan fisik tidak menghambat partisipasi seseorang di ruang publik/kerja.
10. Urbanisasi yang masif mempertemukan kaum urban berpendidikan tinggi dengan warga lokal semi-formal di pinggiran kota. Jika tidak diimbangi jembatan kohesi sosial (*social bridging*), dampak struktural buruk yang berpotensi memicu keretakan harmoni sosial adalah...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Heterogenitas perkotaan tanpa adanya perekat sosial dapat memicu keretakan harmoni sosial berupa kecemburuan sosial, pemisahan wilayah tinggal (segregasi), dan ketimpangan ekonomi.
Pembahasan: Heterogenitas perkotaan tanpa adanya perekat sosial dapat memicu keretakan harmoni sosial berupa kecemburuan sosial, pemisahan wilayah tinggal (segregasi), dan ketimpangan ekonomi.
11. Berdasarkan teori sosiologi, integrasi sosial di dalam masyarakat multikultural Indonesia dapat bertahan lama jika ditopang oleh kesepakatan bersama mengenai...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Integrasi sosial nasional terwujud jika nilai-nilai dasar fundamental (seperti Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika) disepakati serta dihayati bersama oleh seluruh elemen bangsa.
Pembahasan: Integrasi sosial nasional terwujud jika nilai-nilai dasar fundamental (seperti Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika) disepakati serta dihayati bersama oleh seluruh elemen bangsa.
12. Perhatikan dua potret interaksi sosial berikut:
(1) Anggota karang taruna beda iman menyelenggarakan pembagian sembako ramadhan.
(2) Kelompok eksklusif menolak bertegur sapa dengan warga baru karena perbedaan ras.
Kontras utama dari kedua potret tersebut berdasarkan dinamika harmoni sosial adalah...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Potret pertama memperlihatkan upaya membangun solidaritas/kohesi, sedangkan tindakan mengucilkan atau menolak warga berdasar ras pada potret kedua adalah bentuk eksklusi sosial.
Pembahasan: Potret pertama memperlihatkan upaya membangun solidaritas/kohesi, sedangkan tindakan mengucilkan atau menolak warga berdasar ras pada potret kedua adalah bentuk eksklusi sosial.
13. Ketika menyusun rencana proyek "Desa Inklusi", tim peneliti muda menyortir data wawancara kelompok lansia, remaja karang taruna, dan buruh tani guna menemukan titik temu program kerja yang akomodatif bagi semua rentang usia. Tahap menyortir informasi ini masuk ke bagian...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Kegiatan menyortir, memilah, dan mengonseptualisasikan data dari berbagai informan agar menjadi program kerja konkret merupakan tahap analisis data dalam merancang aksi sosial.
Pembahasan: Kegiatan menyortir, memilah, dan mengonseptualisasikan data dari berbagai informan agar menjadi program kerja konkret merupakan tahap analisis data dalam merancang aksi sosial.
14. Salah satu indikator penting yang memperlihatkan rendahnya tingkat kohesi sosial di dalam lingkungan permukiman modern perkotaan ditandai oleh fenomena...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Gejala memudarnya kohesi sosial bermanifestasi pada hilangnya modal sosial (*social capital*), meruapnya rasa tidak percaya (*distrust*), dan merebaknya gaya hidup apatis-individualistis.
Pembahasan: Gejala memudarnya kohesi sosial bermanifestasi pada hilangnya modal sosial (*social capital*), meruapnya rasa tidak percaya (*distrust*), dan merebaknya gaya hidup apatis-individualistis.
15. Sebuah riset sosiologi mengevaluasi program "Festival Toleransi" tahunan yang rutin digelar pemerintah daerah. Hasil riset mengungkap, pasca-festival selesai, tensi stereotip dan diskriminasi antarkelompok di akar rumput tidak kunjung merosot karena tidak ada ruang dialog berkala yang intensif. Kritik sosiologis yang tepat atas program di atas adalah...
Kunci Jawaban: E.
Pembahasan: Evaluasi kritis sosiologis melihat bahwa harmoni sosial sejati (*positive peace*) menuntut resolusi atas stereotip tersembunyi lewat interaksi rutin, bukan sekadar perayaan formal setahun sekali.
Pembahasan: Evaluasi kritis sosiologis melihat bahwa harmoni sosial sejati (*positive peace*) menuntut resolusi atas stereotip tersembunyi lewat interaksi rutin, bukan sekadar perayaan formal setahun sekali.
16. Dalam proses pembangunan bendungan baru, sebuah kelompok minoritas adat terancam tergusur tanpa ganti rugi yang proporsional. Sosiolog memberikan evaluasi kritis bahwa kebijakan tersebut mencerminkan eksklusi sosial. Dasar argumen teoretis sosiolog tersebut berdiri di atas dalil...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Prinsip keadilan sosiologis menilai bahwa meminggirkan hak hidup kelompok adat demi tujuan pembangunan sepihak adalah wujud eksklusi sosial yang melanggar dasar-dasar kesetaraan sosial.
Pembahasan: Prinsip keadilan sosiologis menilai bahwa meminggirkan hak hidup kelompok adat demi tujuan pembangunan sepihak adalah wujud eksklusi sosial yang melanggar dasar-dasar kesetaraan sosial.
17. Suatu sekolah menerapkan kebijakan inklusi dengan menerima anak-anak berkebutuhan khusus (ABK). Namun, sekolah belum melatih guru pendamping khusus dan para siswa reguler masih menunjukkan perilaku perundungan. Analisis kritis Anda mengenai kegagalan perwujudan harmoni sosial di sekolah tersebut adalah...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Inklusi sosial sejati membutuhkan kesiapan suprastruktur (regulasi), infrastruktur penunjang (SDM teratih), serta restrukturisasi nilai kultural di lingkungan sosial agar ekosistem menjadi ramah dan suportif.
Pembahasan: Inklusi sosial sejati membutuhkan kesiapan suprastruktur (regulasi), infrastruktur penunjang (SDM teratih), serta restrukturisasi nilai kultural di lingkungan sosial agar ekosistem menjadi ramah dan suportif.
18. Anda ditunjuk sebagai koordinator aksi sosial karang taruna untuk mengatasi ketegangan tersembunyi antara pemuda lokal dengan gelombang pekerja perantau industri di wilayah desa. Desain rencana aksi strategis yang paling komprehensif dan berkelanjutan adalah...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Formula perancangan aksi sosial harmoni yang baik menyatukan aspek dialog (kultural), kerja sama ekonomi (struktural fungsional), serta ruang ekspresi inklusif guna mengikis prasangka sosial.
Pembahasan: Formula perancangan aksi sosial harmoni yang baik menyatukan aspek dialog (kultural), kerja sama ekonomi (struktural fungsional), serta ruang ekspresi inklusif guna mengikis prasangka sosial.
19. Hasil pemetaan sosial mendeteksi masalah penolakan sebagian masyarakat terhadap pembangunan panti asuhan anak telantar di kawasan pemukiman mereka. Anda diminta merumuskan rekomendasi aksi jembatan sosial. Struktur aksi yang paling solutif adalah...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Solusi sosiologis atas resistensi kelompok adalah membuka kanal komunikasi (rembuk warga), mengikis kecurigaan lewat transparansi, serta mengikutsertakan warga lokal agar merasa memiliki kemitraan sosial yang fungsional.
Pembahasan: Solusi sosiologis atas resistensi kelompok adalah membuka kanal komunikasi (rembuk warga), mengikis kecurigaan lewat transparansi, serta mengikutsertakan warga lokal agar merasa memiliki kemitraan sosial yang fungsional.
20. Konsepsi perancangan "Kampung Ramah Lansia dan Anak" harus didasarkan pada prinsip keadilan sosial, inklusi, dan kohesi kelompok yang tinggi. Sebagai inisiator sosiolog muda, rumusan integratif yang wajib dimasukkan ke dalam draf rencana induk pembangunan kawasan tersebut adalah...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Rencana aksi komprehensif mengintegrasikan desain infrastruktur fisik inklusif (taman ramah lansia/anak) dengan penguatan pranata sosial (sistem darurat warga, anggaran kegiatan bersama) guna memperkuat ketahanan kohesi komunitas.
Pembahasan: Rencana aksi komprehensif mengintegrasikan desain infrastruktur fisik inklusif (taman ramah lansia/anak) dengan penguatan pranata sosial (sistem darurat warga, anggaran kegiatan bersama) guna memperkuat ketahanan kohesi komunitas.
Ujian Selesai!
Terima kasih telah menyelesaikan ujian.
Nilai Akhir Anda:
0 / 100Menyimpan lembar data ujian ke Google Drive...
📋 Analisis Lembar Jawaban & Pembahasan:
Aletheia Rabbani
“Barang siapa yang tidak mampu menahan lelahnya belajar, maka ia harus mampu menahan perihnya kebodohan” _ Imam As-Syafi’i
Post a Comment