Kuis Interaktif Sosiologi SMA Kelas XI Bab 3 Konflik Sosial Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan
Aletheia Rabbani
Table of Contents
Kuis Konflik Sosial & Penanganan Konflik
Latihan Mandiri Sosiologi SMA - Fase F (Kelas XI)
Halaman 1 dari 20
Waktu: 45:00
1. Proses sosial di mana individu atau kelompok berusaha memenuhi tujuannya dengan jalan menantang pihak lawan yang disertai ancaman atau kekerasan disebut...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Berdasarkan konsep dasar sosiologi, konflik sosial diartikan sebagai proses disosiatif di mana pihak-pihak yang terlibat berupaya menyingkirkan atau menantang lawan.
Pembahasan: Berdasarkan konsep dasar sosiologi, konflik sosial diartikan sebagai proses disosiatif di mana pihak-pihak yang terlibat berupaya menyingkirkan atau menantang lawan.
2. Penggunaan kekuatan fisik berwujud mencederai, merusak properti, atau melukai fisik orang lain sebagai perwujudan luapan konflik yang tidak terkendali disebut...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Berbeda dengan konflik yang bisa bersifat non-fisik (ideologis), kekerasan dicirikan oleh adanya tindakan fisik destruktif yang menimbulkan cedera atau kerusakan nyata.
Pembahasan: Berbeda dengan konflik yang bisa bersifat non-fisik (ideologis), kekerasan dicirikan oleh adanya tindakan fisik destruktif yang menimbulkan cedera atau kerusakan nyata.
3. Ketika dua individu mengalami perselisihan akibat perbedaan kepribadian dan benturan kepentingan personal yang tidak melibatkan nama kelompok/institusi, maka fenomena ini dikategorikan sebagai...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Berdasarkan macamnya, konflik antarindividu terjadi dalam skala mikro karena adanya benturan persepsi, karakter, atau kepentingan personal tanpa mewakili bendera kelompok.
Pembahasan: Berdasarkan macamnya, konflik antarindividu terjadi dalam skala mikro karena adanya benturan persepsi, karakter, atau kepentingan personal tanpa mewakili bendera kelompok.
4. Salah satu tahapan awal dalam penelitian konflik bertujuan mendeteksi aktor-aktor kunci, akar sejarah perselisihan, isu utama, serta dinamika relasi kuasa antarpihak yang berselisih. Tahap ini disebut...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Tahap identifikasi atau pemetaan konflik (*conflict mapping*) merupakan teknik awal melacak struktur esensial sebuah konflik agar intervensi penyelesaian tepat sasaran.
Pembahasan: Tahap identifikasi atau pemetaan konflik (*conflict mapping*) merupakan teknik awal melacak struktur esensial sebuah konflik agar intervensi penyelesaian tepat sasaran.
5. Suatu perusahaan kelapa sawit bersengketa lahan dengan masyarakat adat setempat. Pihak kepolisian kemudian mengambil tindakan preventif dengan mengundang kedua belah pihak untuk duduk bersama merumuskan kode etik agar tidak terjadi bentrokan fisik di lapangan sebelum putusan pengadilan dirilis. Tindakan ini merupakan wujud nyata dari...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Manajemen konflik berfokus pada pengendalian perilaku manifes dari konflik agar melambat, membatasi ekskalasi destruktif, dan meredam potensi kekerasan fisik.
Pembahasan: Manajemen konflik berfokus pada pengendalian perilaku manifes dari konflik agar melambat, membatasi ekskalasi destruktif, dan meredam potensi kekerasan fisik.
6. Sengketa tapal batas antar-dua desa diselesaikan melalui kehadiran pihak ketiga netral yang ditunjuk oleh pemerintah daerah. Pihak ketiga ini memfasilitasi jalannya musyawarah, mengarahkan pembicaraan, namun sama sekali **tidak memiliki wewenang** mengambil keputusan hukum yang mengikat. Metode akomodasi ini disebut...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Mediasi ditandai oleh peran pihak ketiga yang netral sebagai penengah/fasilitator, di mana keputusan akhir atas perdamaian mutlak berada di tangan pihak-pihak yang berkonflik.
Pembahasan: Mediasi ditandai oleh peran pihak ketiga yang netral sebagai penengah/fasilitator, di mana keputusan akhir atas perdamaian mutlak berada di tangan pihak-pihak yang berkonflik.
7. Dua ormas yang sempat terlibat konflik bentrok fisik di jalanan akhirnya sepakat menghentikan pertikaian setelah dipertemukan oleh lembaga dewan adat setempat. Kedua pihak menandatangani nota kesepahaman akbar demi mewujudkan pemulihan hubungan sosial jangka panjang di lingkungan tempat tinggal. Proses ini merefleksikan implementasi dari...
Kunci Jawaban: E.
Pembahasan: Resolusi konflik bertujuan mengakhiri perilaku konflik terbuka melalui kerja sama kolektif untuk merumuskan persetujuan bersama yang dapat diterima kedua belah pihak.
Pembahasan: Resolusi konflik bertujuan mengakhiri perilaku konflik terbuka melalui kerja sama kolektif untuk merumuskan persetujuan bersama yang dapat diterima kedua belah pihak.
8. Masuknya gelombang urbanisasi yang cepat di kota besar menyebabkan terjadinya perebutan lapangan pekerjaan kasar antara warga pendatang dengan komunitas asli daerah. Faktor dominan yang memicu munculnya konflik sosial horizontal tersebut adalah...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Konflik ekonomi kerap muncul ketika terjadi kelangkaan sumber daya (*scarce resources*), dalam kasus ini peluang kerja, yang diperebutkan oleh kelompok heterogen.
Pembahasan: Konflik ekonomi kerap muncul ketika terjadi kelangkaan sumber daya (*scarce resources*), dalam kasus ini peluang kerja, yang diperebutkan oleh kelompok heterogen.
9. Sekelompok peneliti SMA mengumpulkan data mengenai konflik antar-pedagang pasar tradisional dan pengelola pusat perbelanjaan modern melalui teknik wawancara mendalam dengan ketua paguyuban pedagang serta dinas perindustrian. Langkah ini berada pada tahapan penelitian...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Kegiatan turun ke lapangan guna menjaring informasi langsung dari informan kunci lewat wawancara atau kuesioner adalah bagian penting dari tahap pengumpulan data riset konflik.
Pembahasan: Kegiatan turun ke lapangan guna menjaring informasi langsung dari informan kunci lewat wawancara atau kuesioner adalah bagian penting dari tahap pengumpulan data riset konflik.
10. Munculnya aksi demonstrasi berkepanjangan dari serikat pekerja menuntut kenaikan upah minimum kepada manajemen pabrik besar kerap kali dilatarbelakangi oleh perbedaan tajam dalam menafsirkan keadilan ekonomi. Berdasarkan teori konflik sosiologis, faktor struktural penyebab konflik ini adalah...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Secara sosiologis, konflik industrial dipicu oleh posisi struktural yang asimetris antara kelompok borjuis (pemilik modal/otoritas) dan kelompok proletar (pekerja/buruh) terkait alokasi laba.
Pembahasan: Secara sosiologis, konflik industrial dipicu oleh posisi struktural yang asimetris antara kelompok borjuis (pemilik modal/otoritas) dan kelompok proletar (pekerja/buruh) terkait alokasi laba.
11. Dampak negatif jangka panjang dari pecahnya konflik komunal berbasis sentimen etnis yang disertai pembakaran fasilitas umum di suatu wilayah adalah...
Kunci Jawaban: E.
Pembahasan: Dampak destruktif konflik komunal yang disertai kekerasan bermanifestasi pada retaknya kohesi sosial, trauma psikologis mendalam, dan penurunan taraf ekonomi lokal.
Pembahasan: Dampak destruktif konflik komunal yang disertai kekerasan bermanifestasi pada retaknya kohesi sosial, trauma psikologis mendalam, dan penurunan taraf ekonomi lokal.
12. Perhatikan dua peristiwa berikut:
(1) Perselisihan klaim hak cipta musik antara dua musisi senior.
(2) Bentrokan berdarah antara pendukung dua klub sepak bola utama.
Analisis sosiologis membedakan kedua fenomena di atas berdasarkan...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Peristiwa pertama mewakili bentuk konflik interpersonal (individu vs individu), sedangkan peristiwa kedua adalah tipe konflik antargrup/kolektif yang menggerakkan identitas massa.
Pembahasan: Peristiwa pertama mewakili bentuk konflik interpersonal (individu vs individu), sedangkan peristiwa kedua adalah tipe konflik antargrup/kolektif yang menggerakkan identitas massa.
13. Setelah mengumpulkan data wawancara dari kedua belah pihak yang berselisih paham mengenai tata tertib lingkungan desa, seorang peneliti menyusun transkrip data, memilah informasi relevan, dan mengelompokkan argumentasi berdasar kategori isu ekonomi serta isu adat. Aktivitas ini berjalan dalam tahap...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Pengolahan, penyaringan, kategorisasi, dan interpretasi atas data kualitatif/kuantitatif yang dikumpulkan di lapangan merupakan bagian integral dari tahap analisis data konflik.
Pembahasan: Pengolahan, penyaringan, kategorisasi, dan interpretasi atas data kualitatif/kuantitatif yang dikumpulkan di lapangan merupakan bagian integral dari tahap analisis data konflik.
14. Ketika hasil riset menunjukkan bahwa konflik antarpelajar dipicu oleh penyebaran provokasi di platform digital, sosiolog menyusun draf langkah taktis tertulis berupa "pembentukan tim duta siber damai lintas sekolah" untuk diserahkan ke Dinas Pendidikan. Dokumen usulan taktis ini disebut...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Rekomendasi penyelesaian konflik merupakan produk akhir penelitian sosiologi terapan, yang menyajikan tawaran solusi konkret dan aplikatif berbasis temuan data ilmiah lapangan.
Pembahasan: Rekomendasi penyelesaian konflik merupakan produk akhir penelitian sosiologi terapan, yang menyajikan tawaran solusi konkret dan aplikatif berbasis temuan data ilmiah lapangan.
15. Sebuah daerah konflik bersenjata bertahun-tahun akhirnya mencapai kesepakatan gencatan senjata. Kendati situasi fisik telah aman, pakar sosiologi menilai kedamaian tersebut masih rapuh karena diskriminasi struktural dalam perekonomian lokal dan segregasi permukiman belum dibenahi. Evaluasi sosiologis ini menunjukkan pentingnya bergeser menuju tahap...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Transformasi konflik dan *peacebuilding* tidak sekadar menghentikan kekerasan fisik (*negative peace*), melainkan mengubah struktur sosial, relasi kuasa, dan kultur diskriminatif yang menjadi akar terdalam konflik (*positive peace*).
Pembahasan: Transformasi konflik dan *peacebuilding* tidak sekadar menghentikan kekerasan fisik (*negative peace*), melainkan mengubah struktur sosial, relasi kuasa, dan kultur diskriminatif yang menjadi akar terdalam konflik (*positive peace*).
16. Dalam menyikapi maraknya konflik tanah ulayat, pemerintah memilih pendekatan hukum murni (*law enforcement*) dengan mengusir warga setempat. Peneliti sosiologi melakukan evaluasi kritis dan berargumen bahwa kebijakan tersebut keliru karena mengabaikan eksistensi hukum adat kuno. Tindakan evaluasi kritis ilmuwan sosial ini berdiri di atas prinsip...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Evaluasi kritis riset sosiologi berfungsi menyingkap bias kekuasaan dan menawarkan cara pandang inklusif yang menghargai keberadaan pranata lokal/adat dalam penyelesaian masalah.
Pembahasan: Evaluasi kritis riset sosiologi berfungsi menyingkap bias kekuasaan dan menawarkan cara pandang inklusif yang menghargai keberadaan pranata lokal/adat dalam penyelesaian masalah.
17. Kasus perundungan (*bullying*) antarkelompok siswa di sekolah seringkali hanya diselesaikan dengan cara menghukum pelaku utama tanpa menyentuh iklim kultur siber sekolah yang toksik. Menurut perspektif pencegahan konflik jangka panjang, kritikan teoretis yang paling mendasar adalah...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Pencegahan konflik komprehensif mewajibkan restrukturisasi kultural dan edukasi nilai inklusif secara berkelanjutan, bukan sekadar respons punitif sesaat terhadap oknum pelaku individu.
Pembahasan: Pencegahan konflik komprehensif mewajibkan restrukturisasi kultural dan edukasi nilai inklusif secara berkelanjutan, bukan sekadar respons punitif sesaat terhadap oknum pelaku individu.
18. Anda adalah ketua tim riset sekolah yang diminta menyusun desain "Pencegahan Konflik Berbasis Komunitas" untuk menangani perselisihan antarkampung yang kerap pecah setelah pertandingan olahraga local. Rancangan rencana aksi strategis yang paling komprehensif adalah...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Formulasi intervensi sosial yang integratif-struktural berfokus pada pembangunan jembatan komunikasi sosial (*social bridging*) dan penciptaan ruang interaksi kooperatif lintas batas kelompok.
Pembahasan: Formulasi intervensi sosial yang integratif-struktural berfokus pada pembangunan jembatan komunikasi sosial (*social bridging*) dan penciptaan ruang interaksi kooperatif lintas batas kelompok.
19. Berdasarkan analisis data empiris, konflik pemanfaatan mata air bersih di sebuah perdesaan disebabkan oleh hancurnya vegetasi hutan akibat pembukaan kebun swasta secara ilegal. Struktur rekomendasi penyelesaian konflik berkelanjutan yang wajib Anda rumuskan adalah...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Perumusan alternatif penyelesaian sengketa ekologis wajib berorientasi pada pemulihan lingkungan secara struktural, diimbangi regulasi distribusi sumber daya alam yang mengedepankan asas keadilan sosial.
Pembahasan: Perumusan alternatif penyelesaian sengketa ekologis wajib berorientasi pada pemulihan lingkungan secara struktural, diimbangi regulasi distribusi sumber daya alam yang mengedepankan asas keadilan sosial.
20. Suatu riset menemukan bahwa eks-narapidana konflik sosial mengalami pengucilan (*sosial closure*) yang parah saat kembali ke masyarakat, sehingga memicu dendam kelompok laten. Formula aksi terbaik untuk membangun perdamaian sosial (*peacebuilding*) yang berkelanjutan dalam kasus ini adalah...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Membangun perdamaian sejati menuntut perbaikan tatanan relasional psikososial serta integrasi ekonomi terpadu guna merajut kembali rajutan sosial yang sempat robek akibat kekerasan masa lalu.
Pembahasan: Membangun perdamaian sejati menuntut perbaikan tatanan relasional psikososial serta integrasi ekonomi terpadu guna merajut kembali rajutan sosial yang sempat robek akibat kekerasan masa lalu.
Ujian Selesai!
Terima kasih telah menyelesaikan ujian.
Nilai Akhir Anda:
0 / 100Menyimpan lembar data ujian ke Google Drive...
📋 Analisis Lembar Jawaban & Pembahasan:
Aletheia Rabbani
“Barang siapa yang tidak mampu menahan lelahnya belajar, maka ia harus mampu menahan perihnya kebodohan” _ Imam As-Syafi’i
Post a Comment