Kuis Interaktif Sosiologi SMA Kelas XI Bab 2 Permasalahan Sosial Akibat Pengelompokan Sosial Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan
Aletheia Rabbani
Table of Contents
Permasalahan Sosial Akibat Pengelompokan Sosial
Latihan Interaktif Sosiologi SMA - Fase F (Kelas XI)
Halaman 1 dari 20
Waktu: 45:00
1. Kondisi sosial yang tidak sesuai, tidak diinginkan, serta dinilai dapat membahayakan kehidupan masyarakat luas sehingga memerlukan tindakan bersama untuk mengatasinya disebut...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Menurut sosiologi, suatu kondisi dikategorikan sebagai masalah sosial apabila ia dirasakan oleh banyak orang, tidak sesuai dengan nilai masyarakat, dan memerlukan pemecahan kolektif.
Pembahasan: Menurut sosiologi, suatu kondisi dikategorikan sebagai masalah sosial apabila ia dirasakan oleh banyak orang, tidak sesuai dengan nilai masyarakat, dan memerlukan pemecahan kolektif.
2. Jenis kemiskinan yang disebabkan oleh sistem, struktur sosial, atau kebijakan pemerintah yang tidak adil sehingga membuat suatu kelompok masyarakat kesulitan mengakses sumber daya dinamakan...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Kemiskinan struktural terjadi karena tatanan lembaga ekonomi atau politik yang menghambat mobilitas vertikal suatu kelompok masyarakat bawah.
Pembahasan: Kemiskinan struktural terjadi karena tatanan lembaga ekonomi atau politik yang menghambat mobilitas vertikal suatu kelompok masyarakat bawah.
3. Sikap menolak, tidak menghargai, atau tidak memberikan ruang eksistensi terhadap perbedaan pendapat, keyakinan, maupun identitas kelompok lain dikenal dengan istilah...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Intoleransi merupakan cikal bakal disintegrasi yang ditandai dengan ketidakmampuan individu/kelompok menerima kenyataan keberagaman entitas sosial di sekelilingnya.
Pembahasan: Intoleransi merupakan cikal bakal disintegrasi yang ditandai dengan ketidakmampuan individu/kelompok menerima kenyataan keberagaman entitas sosial di sekelilingnya.
4. Tindakan seorang pejabat publik yang menyalahgunakan wewenangnya dengan mengutamakan kerabat, keluarga, atau anggota kelompoknya sendiri untuk menempati jabatan strategis disebut...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Nepotisme adalah pemanfaatan jabatan publik untuk memberi privilese khusus bagi keluarga atau kroni dekat berdasarkan relasi kekerabatan, bukan karena kompetensi.
Pembahasan: Nepotisme adalah pemanfaatan jabatan publik untuk memberi privilese khusus bagi keluarga atau kroni dekat berdasarkan relasi kekerabatan, bukan karena kompetensi.
5. Suatu wilayah perkotaan terbagi menjadi dua kawasan yang mencolok: kompleks perumahan elite mewah dengan fasilitas modern yang lengkap, serta kawasan permukiman kumuh ilegal di bantaran sungai yang serbaterbatas. Fenomena ini merefleksikan...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Kesenjangan sosial-ekonomi ditandai dengan adanya jarak atau asimetri distorsi yang sangat kontras di masyarakat dalam penguasaan akses materi dan fasilitas hidup.
Pembahasan: Kesenjangan sosial-ekonomi ditandai dengan adanya jarak atau asimetri distorsi yang sangat kontras di masyarakat dalam penguasaan akses materi dan fasilitas hidup.
6. Teori sosiologi yang melihat bahwa masalah sosial muncul karena lembaga-lembaga atau bagian di masyarakat tidak menjalankan fungsinya dengan baik sehingga merusak tatanan keseimbangan sosial adalah...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Fungsionalisme struktural mengibaratkan masyarakat seperti organ tubuh; jika ada organ yang mengalami malafungsi, maka sistem sosial secara umum akan goyah (mengalami patologi/sakit).
Pembahasan: Fungsionalisme struktural mengibaratkan masyarakat seperti organ tubuh; jika ada organ yang mengalami malafungsi, maka sistem sosial secara umum akan goyah (mengalami patologi/sakit).
7. Sebuah kelompok minoritas di suatu daerah kesulitan mendirikan tempat ibadah dan kerap mendapat penolakan dari kelompok mayoritas lokal. Kasus ini membuktikan timbulnya masalah sosial akibat pengelompokan sosial, yang berwujud...
Kunci Jawaban: E.
Pembahasan: Hambatan hak beribadah bagi kelompok minoritas mencerminkan bentuk intoleransi dan penutupan akses sosial (*social closure*) dari eksklusivitas kelompok mayoritas.
Pembahasan: Hambatan hak beribadah bagi kelompok minoritas mencerminkan bentuk intoleransi dan penutupan akses sosial (*social closure*) dari eksklusivitas kelompok mayoritas.
8. Di dunia kerja, pelamar perempuan sering kali diberi prasyarat yang lebih rumit atau tidak ditempatkan pada posisi strategis karena dianggap tidak sekuat laki-laki. Bentuk ketidakadilan akibat pengelompokan gender ini dinamakan...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Anggapan negatif bawaan (*stereotip*) memicu pembatasan ruang ekonomi bagi gender tertentu (*marginalisasi*) yang menjadi bagian dari ketidakadilan sosial.
Pembahasan: Anggapan negatif bawaan (*stereotip*) memicu pembatasan ruang ekonomi bagi gender tertentu (*marginalisasi*) yang menjadi bagian dari ketidakadilan sosial.
9. Sekelompok peneliti SMA ingin mengkaji masalah maraknya anak jalanan di pusat kota. Langkah awal yang krusial sebelum mereka merumuskan rekomendasi pemecahan masalah adalah...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Penelitian sosial berbasis pemecahan masalah mewajibkan adanya identifikasi dan diagnosis masalah secara ilmiah melalui metode pengumpulan data objektif.
Pembahasan: Penelitian sosial berbasis pemecahan masalah mewajibkan adanya identifikasi dan diagnosis masalah secara ilmiah melalui metode pengumpulan data objektif.
10. Teori Konflik Karl Marx menegaskan bahwa akar utama munculnya permasalahan sosial di era modern dipicu oleh adanya...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Teori konflik memandang masalah sosial lahir dari adanya eksploitasi, ketimpangan kekuasaan, dan perebutan sumber daya ekonomi yang langka antar-kelompok sosial yang berkuasa dengan yang dikuasai.
Pembahasan: Teori konflik memandang masalah sosial lahir dari adanya eksploitasi, ketimpangan kekuasaan, dan perebutan sumber daya ekonomi yang langka antar-kelompok sosial yang berkuasa dengan yang dikuasai.
11. Pengelompokan eksklusif masyarakat perumahan mewah yang menutup diri dari interaksi dengan warga perkampungan asli di sekitarnya rawan memicu masalah...
Kunci Jawaban: E.
Pembahasan: Segregasi sosial (pemisahan kelompok masyarakat) akibat benteng ekonomi memicu ketiadaan komunikasi yang sehat, sehingga rawan menimbulkan prasangka buruk dan kecemburuan sosial laten.
Pembahasan: Segregasi sosial (pemisahan kelompok masyarakat) akibat benteng ekonomi memicu ketiadaan komunikasi yang sehat, sehingga rawan menimbulkan prasangka buruk dan kecemburuan sosial laten.
12. Suatu daerah terisolasi memiliki kultur masyarakat yang menolak kehadiran layanan medis modern dan sekolah formal karena dianggap melanggar tabu adat, sehingga angka buta huruf dan kematian ibu melahirkan tetap tinggi. Ditinjau dari sosiologi, fenomena ini adalah gambaran dari...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Kemiskinan kultural bersumber dari kebiasaan, adat, atau nilai-nilai kelompok yang enggan mengadopsi perubahan atau pembaruan demi meningkatkan kualitas kesejahteraan hidupnya.
Pembahasan: Kemiskinan kultural bersumber dari kebiasaan, adat, atau nilai-nilai kelompok yang enggan mengadopsi perubahan atau pembaruan demi meningkatkan kualitas kesejahteraan hidupnya.
13. Praktik "kongkalikong" rahasia antara oknum kontraktor swasta dengan oknum dinas pemerintah daerah untuk memanipulasi tender proyek fasilitas umum demi keuntungan sepihak diklasifikasikan sebagai masalah...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Kolusi adalah permufakatan atau kerja sama rahasia melawan hukum antar-pihak yang memiliki kepentingan tertentu demi keuntungan materiil/fasilitas secara ilegal.
Pembahasan: Kolusi adalah permufakatan atau kerja sama rahasia melawan hukum antar-pihak yang memiliki kepentingan tertentu demi keuntungan materiil/fasilitas secara ilegal.
14. Suatu penelitian pemecahan masalah sosial menyimpulkan bahwa tingginya angka putus sekolah di suatu desa bukan karena anak malas, melainkan karena biaya transportasi ke kota sangat mahal dan ketiadaan jalur angkutan umum. Analisis data riset ini mengarah pada penemuan faktor penyebab...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Riset sosiologi objektif meluruskan anggapan subjektif masyarakat dengan membuktikan bahwa ketiadaan infrastruktur fisik/ekonomi (struktural) adalah akar masalah sesungguhnya.
Pembahasan: Riset sosiologi objektif meluruskan anggapan subjektif masyarakat dengan membuktikan bahwa ketiadaan infrastruktur fisik/ekonomi (struktural) adalah akar masalah sesungguhnya.
15. Di era digital, algoritma media sosial cenderung menyuguhkan konten yang hanya sesuai dengan preferensi pengguna. Dampak jangka panjang fenomena ini terhadap dinamika hubungan antar-kelompok sosial yang berbeda pandangan adalah...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Ruang gema (*echo chamber*) digital mengurung pengguna hanya pada pandangan kelompoknya saja (*in-group bias*), menumbuhkan prasangka buta terhadap kelompok luar, dan memperluas kerentanan intoleransi sosial.
Pembahasan: Ruang gema (*echo chamber*) digital mengurung pengguna hanya pada pandangan kelompoknya saja (*in-group bias*), menumbuhkan prasangka buta terhadap kelompok luar, dan memperluas kerentanan intoleransi sosial.
16. Di sebuah kota industri, para pekerja lokal berdemonstrasi menolak kedatangan tenaga kerja asing (TKA) karena merasa peluang kerja mereka terebut. Analisis sosiologis yang tepat dan objektif atas ketegangan hubungan antarkelompok ini adalah...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Dari kacamata sosiologi, konflik antarkelompok tenaga kerja tersebut berakar pada struktur alokasi kesempatan ekonomi yang dinilai tidak seimbang dan tidak transparan sehingga menyulut ancaman terhadap eksistensi kelompok lokal.
Pembahasan: Dari kacamata sosiologi, konflik antarkelompok tenaga kerja tersebut berakar pada struktur alokasi kesempatan ekonomi yang dinilai tidak seimbang dan tidak transparan sehingga menyulut ancaman terhadap eksistensi kelompok lokal.
17. Evaluasi kritis terhadap program pengentasan kemiskinan yang hanya berwujud pemberian bantuan sosial (Bansos) sembako secara rutin tanpa adanya pelatihan keterampilan kerja terpadu adalah...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Penanganan masalah kemiskinan yang murni bersifat karitatif/pemberian materi tanpa pemberdayaan kemandirian (*empowerment*) gagal memutus mata rantai kemiskinan di tingkat struktur dasar perilaku.
Pembahasan: Penanganan masalah kemiskinan yang murni bersifat karitatif/pemberian materi tanpa pemberdayaan kemandirian (*empowerment*) gagal memutus mata rantai kemiskinan di tingkat struktur dasar perilaku.
18. Data riset menunjukkan maraknya tindak korupsi dana bantuan operasional di institusi pendidikan tingkat daerah. Formulasi desain kebijakan preventif-struktural sosiologis yang paling komprehensif untuk memecahkan masalah ini adalah...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Solusi sosiologis struktural menuntut perbaikan sistem tata kelola kelembagaan (*systemic improvement*) yang dikombinasikan dengan pembentukan budaya organisasi berintegritas (*cultural change*).
Pembahasan: Solusi sosiologis struktural menuntut perbaikan sistem tata kelola kelembagaan (*systemic improvement*) yang dikombinasikan dengan pembentukan budaya organisasi berintegritas (*cultural change*).
19. Maraknya fenomena ujaran kebencian bernuansa SARA oleh kelompok cyber-army tertentu di jagat maya memicu potensi konflik horizontal fisik. Rencana aksi pemecahan masalah sosial yang paling taktis bagi generasi muda terdidik adalah...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Solusi strategis generasi muda siber dilakukan dengan menguasai ruang publik digital lewat narasi-narasi alternatif yang mengedepankan toleransi, inklusivitas, dan validitas kebenaran data ilmiah.
Pembahasan: Solusi strategis generasi muda siber dilakukan dengan menguasai ruang publik digital lewat narasi-narasi alternatif yang mengedepankan toleransi, inklusivitas, dan validitas kebenaran data ilmiah.
20. Angka kriminalitas pencurian oleh kelompok pemuda pengangguran di kelurahan X sangat tinggi. Berdasarkan penelitian berbasis pemecahan masalah, rancangan strategi pemberdayaan komunitas yang paling berkelanjutan adalah...
Kunci Jawaban: E.
Pembahasan: Solusi berkelanjutan (*sustainable solution*) mengatasi kriminalitas ekonomi dengan cara menghilangkan akar penyebab utama, yaitu pengangguran, melalui peningkatan kapasitas produktif/keahlian kerja kelompok pemuda.
Pembahasan: Solusi berkelanjutan (*sustainable solution*) mengatasi kriminalitas ekonomi dengan cara menghilangkan akar penyebab utama, yaitu pengangguran, melalui peningkatan kapasitas produktif/keahlian kerja kelompok pemuda.
Ujian Selesai!
Terima kasih telah menyelesaikan ujian.
Nilai Akhir Anda:
0 / 100Menyimpan lembar data ujian ke Google Drive...
📋 Analisis Lembar Jawaban & Pembahasan:
Aletheia Rabbani
“Barang siapa yang tidak mampu menahan lelahnya belajar, maka ia harus mampu menahan perihnya kebodohan” _ Imam As-Syafi’i
Post a Comment