Kuis Interaktif Sosiologi SMA Kelas XI Bab 1 Kelompok Sosial Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan
Aletheia Rabbani
Table of Contents
Kuis Sosiologi: Kelompok Sosial
Fase F / Kelas XI - Kurikulum Merdeka SMA
Halaman 1 dari 20
Waktu: 45:00
1. Himpunan atau kesatuan manusia yang hidup bersama karena adanya hubungan di antara mereka yang menyangkut timbal balik dan kesadaran untuk saling menolong disebut...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Kelompok sosial merupakan kesatuan manusia yang memiliki syarat adanya kesadaran bersama sebagai bagian dari kelompok dan hubungan timbal balik antaranggota.
Pembahasan: Kelompok sosial merupakan kesatuan manusia yang memiliki syarat adanya kesadaran bersama sebagai bagian dari kelompok dan hubungan timbal balik antaranggota.
2. Salah satu syarat terbentuknya kelompok sosial menurut sosiologi adalah...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Syarat kelompok sosial menurut Robert K. Merton dan sosiolog lainnya meliputi kesadaran keanggotaan, hubungan timbal balik, dan faktor pengikat bersama.
Pembahasan: Syarat kelompok sosial menurut Robert K. Merton dan sosiolog lainnya meliputi kesadaran keanggotaan, hubungan timbal balik, dan faktor pengikat bersama.
3. Ferdinand Tönnies membagi kelompok sosial menjadi dua, yaitu *Gemeinschaft* dan *Gesellschaft*. Ciri khas utama dari ikatan kelompok *Gemeinschaft* adalah...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: *Gemeinschaft* (Paguyuban) dicirikan oleh hubungan yang intim, privat, eksklusif, serta diikat oleh hubungan darah (*by blood*), tempat (*by place*), atau jiwa-pikiran (*by mind*).
Pembahasan: *Gemeinschaft* (Paguyuban) dicirikan oleh hubungan yang intim, privat, eksklusif, serta diikat oleh hubungan darah (*by blood*), tempat (*by place*), atau jiwa-pikiran (*by mind*).
4. Kelompok sosial yang dibentuk atas dasar struktur kerja profesional tertentu dan terdiri dari orang-orang yang memiliki keahlian sejenis disebut kelompok...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Kelompok okupasional adalah kelompok yang muncul karena anggotanya melakukan pekerjaan sejenis (misal: Ikatan Dokter Indonesia, PGRI).
Pembahasan: Kelompok okupasional adalah kelompok yang muncul karena anggotanya melakukan pekerjaan sejenis (misal: Ikatan Dokter Indonesia, PGRI).
5. Di dalam kehidupan sekolah, sekelompok siswa merasa memiliki kesamaan hobi dalam bermain musik sehingga mereka membentuk sebuah band. Faktor utama yang melatarbelakangi pembentukan kelompok sosial ini adalah...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Kesamaan kepentingan, ide, atau hobi merupakan salah satu faktor pengikat kuat dalam proses pembentukan kelompok sosial volunter maupun informal.
Pembahasan: Kesamaan kepentingan, ide, atau hobi merupakan salah satu faktor pengikat kuat dalam proses pembentukan kelompok sosial volunter maupun informal.
6. Émile Durkheim membagi klasifikasi kelompok sosial berdasarkan tipe solidaritasnya. Masyarakat tradisional yang diikat oleh kesadaran kolektif kuat, pembagian kerja rendah, dan kemiripan fungsi antaranggota menganut jenis solidaritas...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Solidaritas mekanis terdapat pada masyarakat pedesaan/tradisional yang pola perilakunya homogen, sedangkan solidaritas organis berkembang di perkotaan modern dengan pembagian kerja kompleks.
Pembahasan: Solidaritas mekanis terdapat pada masyarakat pedesaan/tradisional yang pola perilakunya homogen, sedangkan solidaritas organis berkembang di perkotaan modern dengan pembagian kerja kompleks.
7. Seorang remaja sangat mengagumi salah satu klub sepak bola luar negeri. Ia meniru gaya rambut, cara berpakaian, hingga cara berbicara para pemainnya, meskipun ia bukan anggota resmi klub tersebut. Remaja tersebut menjadikan klub sepak bola tersebut sebagai...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Menurut Robert K. Merton, *reference group* adalah kelompok sosial yang menjadi acuan bagi seseorang (bukan anggota kelompok tersebut) untuk membentuk pribadi dan perilakunya.
Pembahasan: Menurut Robert K. Merton, *reference group* adalah kelompok sosial yang menjadi acuan bagi seseorang (bukan anggota kelompok tersebut) untuk membentuk pribadi dan perilakunya.
8. Di sela-sela konser musik, ribuan penonton tiba-tiba berhamburan menyelamatkan diri karena adanya kepulan asap. Berdasarkan sifatnya, kerumunan penonton yang panik melarikan diri ini disebut...
Kunci Jawaban: E.
Pembahasan: *Panic crowds* adalah kerumunan yang berada dalam keadaan panik dan berusaha menyelamatkan diri dari suatu bahaya bersama.
Pembahasan: *Panic crowds* adalah kerumunan yang berada dalam keadaan panik dan berusaha menyelamatkan diri dari suatu bahaya bersama.
9. Perubahan perilaku seorang siswa yang semula tidak disiplin menjadi sangat taat aturan sekolah karena ingin diterima dan tidak dikucilkan oleh teman-teman sekelompoknya dinamakan...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Konformitas adalah proses penyesuaian diri individu terhadap norma, nilai, atau tekanan kelompok sosial agar perilakunya selaras dengan ekspektasi kelompok.
Pembahasan: Konformitas adalah proses penyesuaian diri individu terhadap norma, nilai, atau tekanan kelompok sosial agar perilakunya selaras dengan ekspektasi kelompok.
10. Charles H. Cooley membagi kelompok atas kelompok primer dan sekunder. Sifat hubungan interpersonal yang terjalin erat pada kelompok primer (*primary group*) ditandai oleh...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Kelompok primer (seperti keluarga atau sahabat dekat) memiliki hubungan tatap muka, intim, personal, kasih sayang, dan informal.
Pembahasan: Kelompok primer (seperti keluarga atau sahabat dekat) memiliki hubungan tatap muka, intim, personal, kasih sayang, dan informal.
11. William G. Sumner membagi kelompok menjadi *in-group* dan *out-group*. Gejala sosiologis yang rawan muncul akibat dari penguatan sikap *in-group feeling* yang berlebihan di masyarakat adalah...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Sikap *in-group feeling* yang ekstrem memicu etnosentrisme (memuja kelompok sendiri) dan stereotip/prasangka negatif terhadap *out-group* (kelompok luar).
Pembahasan: Sikap *in-group feeling* yang ekstrem memicu etnosentrisme (memuja kelompok sendiri) dan stereotip/prasangka negatif terhadap *out-group* (kelompok luar).
12. Suatu kepemimpinan kelompok di mana pemimpin selalu mendengarkan pendapat anggotanya, mengambil keputusan berdasarkan musyawarah mufakat, dan menghargai inisiatif bawahan menganut tipe...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Gaya kepemimpinan demokratis mengutamakan diskusi, partisipasi aktif anggota, dan mufakat bersama dalam menjalankan arah dinamika kelompok.
Pembahasan: Gaya kepemimpinan demokratis mengutamakan diskusi, partisipasi aktif anggota, dan mufakat bersama dalam menjalankan arah dinamika kelompok.
13. Perbedaan mendasar antara kelompok formal (seperti PT atau organisasi sekolah OSIS) dengan kelompok informal (seperti lingkaran pertemanan/geng) terletak pada aspek...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Kelompok formal memiliki struktur birokrasi, aturan tertulis formal, dan tujuan tertulis yang jelas mengikat secara hukum institusional.
Pembahasan: Kelompok formal memiliki struktur birokrasi, aturan tertulis formal, dan tujuan tertulis yang jelas mengikat secara hukum institusional.
14. Di era modern, dinamika kelompok sosial dipermudah oleh adanya jejaring sosial (*social network*). Manakah esensi utama dari *social network* dalam sosiologi kelompok?
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Jejaring sosial adalah struktur hubungan sosial yang menghubungkan aktor-aktor sosial, memicu pertukaran ide, dukungan, atau kolaborasi dinamis.
Pembahasan: Jejaring sosial adalah struktur hubungan sosial yang menghubungkan aktor-aktor sosial, memicu pertukaran ide, dukungan, atau kolaborasi dinamis.
15. Sebuah serikat buruh industri melakukan mogok massal setelah pihak manajemen perusahaan mengubah kontrak sepihak. Evaluasi sosiologis menggunakan klasifikasi Ferdinand Tönnies menunjukkan bahwa gesekan ini terjadi akibat...
Kunci Jawaban: E.
Pembahasan: Hubungan industrial adalah contoh nyata *Gesellschaft* (Patembayan) yang diikat oleh hukum dan kepentingan pamrih rasional. Jika kontrak dilanggar, keseimbangan dynamics kelompok akan pecah menjadi konflik.
Pembahasan: Hubungan industrial adalah contoh nyata *Gesellschaft* (Patembayan) yang diikat oleh hukum dan kepentingan pamrih rasional. Jika kontrak dilanggar, keseimbangan dynamics kelompok akan pecah menjadi konflik.
16. Di media sosial marak fenomena penggalangan dana (*crowdfunding*) oleh komunitas relawan lintas daerah untuk korban bencana tanpa komando struktur birokrasi kaku. Analisis kritis sosiologis mengategorikan gerakan kolektif dinamis ini sebagai...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Gerakan kemanusiaan sukarela berbasis internet mewakili karakteristik kelompok volunter modern yang bergerak lincah dan cepat berkat perluasan jejaring sosial digital.
Pembahasan: Gerakan kemanusiaan sukarela berbasis internet mewakili karakteristik kelompok volunter modern yang bergerak lincah dan cepat berkat perluasan jejaring sosial digital.
17. Suatu kelompok eksklusif remaja menerapkan sanksi pengucilan keras bagi anggota yang berteman dengan anak luar kelompok. Menurut analisis sosiologis William G. Sumner, bahaya laten dari struktur dinamis kelompok seperti ini adalah...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Sikap *in-group* yang ekstrem membatasi ruang empati sosial individu dan memandang kelompok lain (*out-group*) secara penuh curiga serta memusuhi.
Pembahasan: Sikap *in-group* yang ekstrem membatasi ruang empati sosial individu dan memandang kelompok lain (*out-group*) secara penuh curiga serta memusuhi.
18. Suatu organisasi pemuda mengalami perpecahan internal (faksionalisme) akibat perbedaan visi kepemimpinan antarpengurus. Sebagai sosiolog, rancangan solusi terbaik untuk merekonstruksi keutuhan dinamika kelompok tersebut adalah...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Pemulihan stabilitas dinamika kelompok membutuhkan integrasi ulang (*reintegration*) melalui fokus visi misi luhur bersama (*superordinate goals*) dan mediasi konsensual.
Pembahasan: Pemulihan stabilitas dinamika kelompok membutuhkan integrasi ulang (*reintegration*) melalui fokus visi misi luhur bersama (*superordinate goals*) dan mediasi konsensual.
19. Fenomena perundungan (*cyberbullying*) oleh kelompok pertemanan (*peer group*) sekolah di internet makin meluas akibat tekanan konformitas negatif. Formula desain intervensi sosial preventif fungsional yang dapat diterapkan sekolah adalah...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Tekanan konformitas negatif kelompok sebaya (*peer pressure*) diatasi dengan menyuntikkan restrukturisasi nilai inklusi positif melalui pembentukan jejaring kepemimpinan sebaya (*peer leadership*).
Pembahasan: Tekanan konformitas negatif kelompok sebaya (*peer pressure*) diatasi dengan menyuntikkan restrukturisasi nilai inklusi positif melalui pembentukan jejaring kepemimpinan sebaya (*peer leadership*).
20. Modernisasi mengancam lunturnya tradisi gotong royong (*Gemeinschaft by place*) di pedesaan akibat individualisme industri. Desain strategi tindakan kreatif apa yang paling visioner agar nilai kelompok tradisional tersebut tetap eksis?
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Penyelamatan nilai solidaritas mekanis tradisional di era modern membutuhkan kontekstualisasi adaptif (*adaptive governance*) dengan memanfaatkan teknologi sebagai penopang pengorganisasian kelompok masyarakat lokal.
Pembahasan: Penyelamatan nilai solidaritas mekanis tradisional di era modern membutuhkan kontekstualisasi adaptif (*adaptive governance*) dengan memanfaatkan teknologi sebagai penopang pengorganisasian kelompok masyarakat lokal.
Ujian Selesai!
Terima kasih telah menyelesaikan ujian.
Nilai Akhir Anda:
0 / 100Menyimpan data nilai ke Google Drive...
📋 Lembar Analisis & Koreksi Pembahasan Soal:
Aletheia Rabbani
“Barang siapa yang tidak mampu menahan lelahnya belajar, maka ia harus mampu menahan perihnya kebodohan” _ Imam As-Syafi’i
Post a Comment