Kuis Interaktif Sosiologi SMA Kelas X Bab 2 Penelitian Sosial Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan
Aletheia Rabbani
Table of Contents
Kuis Penelitian Sosial
Fase E / Kelas X - Kurikulum Merdeka
Halaman 1 dari 20
Waktu: 45:00
1. Proses berpikir manusia yang bergerak dari pernyataan-pernyataan yang bersifat umum menuju penarikan kesimpulan yang bersifat khusus disebut sebagai metode berpikir...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Berpikir deduktif adalah penarikan kesimpulan dari hal-hal umum (teori) menuju hal-hal khusus (fakta lapangan). Sebaliknya, berpikir induktif bergerak dari fakta khusus menuju kesimpulan umum.
Pembahasan: Berpikir deduktif adalah penarikan kesimpulan dari hal-hal umum (teori) menuju hal-hal khusus (fakta lapangan). Sebaliknya, berpikir induktif bergerak dari fakta khusus menuju kesimpulan umum.
2. Salah satu syarat mutlak dalam melaksanakan penelitian ilmiah adalah "Sistematis". Arti dari istilah sistematis tersebut adalah...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Sistematis artinya penelitian harus dijalankan menggunakan langkah-langkah atau tahapan baku yang berurutan, logis, dan teratur agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Pembahasan: Sistematis artinya penelitian harus dijalankan menggunakan langkah-langkah atau tahapan baku yang berurutan, logis, dan teratur agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
3. Seorang peneliti dituntut untuk memiliki sikap "Objektif". Karakteristik yang menunjukkan sikap objektif seorang peneliti di lapangan adalah...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Sikap objektif berarti peneliti harus melihat, mencatat, dan menganalisis fakta apa adanya berdasarkan realitas empiris di lapangan tanpa dipengaruhi oleh preferensi, perasaan, atau kepentingan pribadi.
Pembahasan: Sikap objektif berarti peneliti harus melihat, mencatat, dan menganalisis fakta apa adanya berdasarkan realitas empiris di lapangan tanpa dipengaruhi oleh preferensi, perasaan, atau kepentingan pribadi.
4. Langkah paling awal yang harus dilakukan oleh seorang peneliti dalam tahap penyusunan rancangan (*design*) penelitian sosial adalah...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Sebelum merancang instrumen atau terjun ke lapangan, langkah fundamental pertama adalah menentukan fenomena menarik yang akan dikaji, kemudian merumuskannya ke dalam topik atau masalah penelitian yang jelas.
Pembahasan: Sebelum merancang instrumen atau terjun ke lapangan, langkah fundamental pertama adalah menentukan fenomena menarik yang akan dikaji, kemudian merumuskannya ke dalam topik atau masalah penelitian yang jelas.
5. Suatu penelitian sosial difokuskan untuk menguji sejauh mana kebenaran dari teori tindakan sosial Max Weber jika diaplikasikan pada perilaku generasi Z di dunia digital saat ini. Berdasarkan kegunaannya, penelitian tersebut tergolong sebagai...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: *Pure Research* (penelitian dasar/murni) bertujuan untuk mengembangkan, memperluas, atau menguji khazanah teori keilmuan tanpa tujuan praktis langsung untuk memecahkan masalah mendesak di masyarakat.
Pembahasan: *Pure Research* (penelitian dasar/murni) bertujuan untuk mengembangkan, memperluas, atau menguji khazanah teori keilmuan tanpa tujuan praktis langsung untuk memecahkan masalah mendesak di masyarakat.
6. Seorang peneliti ingin memahami secara mendalam makna simbolis di balik ritual "Rambu Solo" pada masyarakat Toraja. Ia memutuskan untuk tinggal bersama warga setempat selama berbulan-bulan dan mewawancarai tokoh adat. Pendekatan penelitian yang paling tepat digunakan adalah...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Pendekatan kualitatif berfokus pada pemahaman mendalam (*verstehen*) terhadap makna, interpretasi subjek, dan penggalian data deskriptif kata-kata, bukan untuk menguji hubungan statistik numerik.
Pembahasan: Pendekatan kualitatif berfokus pada pemahaman mendalam (*verstehen*) terhadap makna, interpretasi subjek, dan penggalian data deskriptif kata-kata, bukan untuk menguji hubungan statistik numerik.
7. Perhatikan pernyataan berikut: Peneliti mengidentifikasi tingkat kecanduan *game online* pada remaja menggunakan kuesioner terstruktur dengan skala 1-5, kemudian mengolah skor tersebut menggunakan rumus korelasi produk momen. Karakteristik riset ini mencerminkan pendekatan...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Pendekatan kuantitatif ditandai oleh penggunaan instrumen terstruktur (kuesioner), data berupa angka (numerik), serta analisis menggunakan metode statistik untuk menguji hipotesis.
Pembahasan: Pendekatan kuantitatif ditandai oleh penggunaan instrumen terstruktur (kuesioner), data berupa angka (numerik), serta analisis menggunakan metode statistik untuk menguji hipotesis.
8. Ketika menyusun rancangan penelitian, peneliti merumuskan dugaan sementara mengenai hubungan antara tingkat pendidikan orang tua dengan motivasi melanjutkan kuliah anak. Dalam struktur rancangan penelitian, dugaan sementara ini dinamakan...
Kunci Jawaban: E.
Pembahasan: Hipotesis adalah simpulan atau dugaan sementara yang kebenarannya masih harus diuji secara empiris melalui pengumpulan dan analisis data di lapangan.
Pembahasan: Hipotesis adalah simpulan atau dugaan sementara yang kebenarannya masih harus diuji secara empiris melalui pengumpulan dan analisis data di lapangan.
9. Seorang sosiolog melakukan penelitian untuk mengetahui efektivitas program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dalam menurunkan angka putus sekolah di suatu daerah. Dilihat dari tujuannya, jenis penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Penelitian evaluatif bertujuan untuk mengukur keberhasilan, efektivitas, atau dampak dari suatu program, kebijakan, atau intervensi sosial yang telah dijalankan.
Pembahasan: Penelitian evaluatif bertujuan untuk mengukur keberhasilan, efektivitas, atau dampak dari suatu program, kebijakan, atau intervensi sosial yang telah dijalankan.
10. Selama proses pengumpulan data (Tahap Pelaksanaan), peneliti menyadari bahwa sebagian informan memberikan jawaban yang tidak jujur karena takut. Cara berpikir peneliti yang kritis dalam menghadapi situasi tersebut adalah...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Berpikir kritis menuntut peneliti tidak menerima data mentah begitu saja. Melakukan triangulasi (cek silang data melalui metode atau sumber lain) adalah cara ilmiah memvalidasi kejujuran data.
Pembahasan: Berpikir kritis menuntut peneliti tidak menerima data mentah begitu saja. Melakukan triangulasi (cek silang data melalui metode atau sumber lain) adalah cara ilmiah memvalidasi kejujuran data.
11. Dalam menyusun Laporan Penelitian, bagian yang berisi ulasan mengenai landasan teori, konsep-konsep sosiologis, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan dikelompokkan ke dalam bab...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Tinjauan Pustaka atau Landasan Teori berfungsi sebagai pisau analisis peneliti untuk membedah data lapangan. Bagian ini berisi referensi teoretis ilmiah dan kajian terdahulu.
Pembahasan: Tinjauan Pustaka atau Landasan Teori berfungsi sebagai pisau analisis peneliti untuk membedah data lapangan. Bagian ini berisi referensi teoretis ilmiah dan kajian terdahulu.
12. Sebelum mempublikasikan laporan penelitian ke jurnal ilmiah atau media massa, tim peneliti mengadakan forum diskusi kelompok terfokus (*FGD*) dan seminar akademik. Tujuan utama dari mempresentasikan laporan penelitian ini adalah...
Kunci Jawaban: E.
Pembahasan: Mempresentasikan hasil penelitian dalam seminar bertujuan untuk menguji akurasi metodologi dan kesimpulan lewat evaluasi sejawat (*peer-review*) sebelum laporan dipublikasikan secara luas.
Pembahasan: Mempresentasikan hasil penelitian dalam seminar bertujuan untuk menguji akurasi metodologi dan kesimpulan lewat evaluasi sejawat (*peer-review*) sebelum laporan dipublikasikan secara luas.
13. Publikasi laporan penelitian sosial ke dalam jurnal ilmiah nasional maupun internasional yang dapat diakses publik secara terbuka (*open access*) memenuhi hakikat sosiologi sebagai ilmu yang bersifat...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Publikasi ilmiah mendukung sifat *kumulatif*. Dengan terbukanya laporan riset, sosiolog lain dapat mereplikasi, memodifikasi, atau memvalidasi temuan tersebut demi memperkaya khazanah teori sosiologi yang sudah ada.
Pembahasan: Publikasi ilmiah mendukung sifat *kumulatif*. Dengan terbukanya laporan riset, sosiolog lain dapat mereplikasi, memodifikasi, atau memvalidasi temuan tersebut demi memperkaya khazanah teori sosiologi yang sudah ada.
14. Sorang peneliti mengolah data kualitatif hasil wawancara mengenai konflik agraria dengan cara mengorganisasikan data, memilah teks ke dalam kategori-kategori tema besar, dan merangkumnya dalam bentuk narasi ilmiah. Proses pelaksanaan penelitian ini dinamakan...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Reduksi data kualitatif adalah proses menyederhanakan, menggolongkan, dan membuang data transkrip wawancara yang tidak perlu agar peneliti fokus pada tema-tema utama yang menjawab rumusan masalah.
Pembahasan: Reduksi data kualitatif adalah proses menyederhanakan, menggolongkan, dan membuang data transkrip wawancara yang tidak perlu agar peneliti fokus pada tema-tema utama yang menjawab rumusan masalah.
15. Seorang sosiolog ingin meneliti fenomena "polarisasi politik digital" pada masyarakat urban. Di tengah proses, ia menyadari pendapat pribadinya sangat menolak salah satu kubu politik yang diteliti. Berdasarkan etika ilmiah, evaluasi tindakan yang paling tepat dilakukan oleh peneliti tersebut adalah...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Menguji integritas peneliti. Sesuai sikap objektif dan cara berpikir analitis-nonetis, peneliti wajib sadar akan bias pribadinya (*refleksivitas*) dan dengan tegas mengandalkan data objektif lapangan demi menjaga kredibilitas keilmuan.
Pembahasan: Menguji integritas peneliti. Sesuai sikap objektif dan cara berpikir analitis-nonetis, peneliti wajib sadar akan bias pribadinya (*refleksivitas*) dan dengan tegas mengandalkan data objektif lapangan demi menjaga kredibilitas keilmuan.
16. Sekelompok siswa SMA merancang proposal penelitian mengenai dampak relokasi pasar tradisional terhadap pendapatan pedagang kecil. Mereka menggunakan pendekatan kuantitatif survei, namun memilih sampel informan hanya berdasarkan kesediaan pedagang yang ramah ditemui di pinggir jalan utama pasar. Penilaian metodologis atas rancangan sampling ini adalah...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Analisis metodologis kritis. Teknik *convenience sampling* (mengambil sampel seadanya yang mudah ditemui) melemahkan validitas generalisasi riset kuantitatif karena tidak memberikan peluang yang adil bagi populasi pedagang di area dalam pasar untuk terwakili.
Pembahasan: Analisis metodologis kritis. Teknik *convenience sampling* (mengambil sampel seadanya yang mudah ditemui) melemahkan validitas generalisasi riset kuantitatif karena tidak memberikan peluang yang adil bagi populasi pedagang di area dalam pasar untuk terwakili.
17. Suatu laporan penelitian menyimpulkan bahwa maraknya aksi tawuran pelajar di wilayah X murni disebabkan oleh "faktor genetik atau keturunan". Ditinjau dari syarat-syarat penelitian sosial, kritik teoretis sosiologis yang paling mendasar terhadap kesimpulan tersebut adalah...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Evaluasi konseptual. Kritik sosiologis terhadap pandangan determinisme biologis adalah bahwa sosiologi berpijak pada fakta interaksi sosial. Perilaku menyimpang dinilai sebagai akibat dari variabel struktural sosial, proses sosialisasi subkebudayaan menyimpang, atau lemahnya kontrol pranata sosial masyarakat, bukan genetik.
Pembahasan: Evaluasi konseptual. Kritik sosiologis terhadap pandangan determinisme biologis adalah bahwa sosiologi berpijak pada fakta interaksi sosial. Perilaku menyimpang dinilai sebagai akibat dari variabel struktural sosial, proses sosialisasi subkebudayaan menyimpang, atau lemahnya kontrol pranata sosial masyarakat, bukan genetik.
18. Anda ditugaskan merancang sebuah rancangan proposal penelitian sosial mengenai fenomena "nomaden digital" (*digital nomad*) pekerja lepas asing di Bali. Guna mengurai motivasi subjektif mendalam mereka, desain metodologi yang paling kokoh dan tepat sasaran adalah...
Kunci Jawaban: E.
Pembahasan: Sintesis rancangan. Untuk mengurai "motivasi subjektif mendalam" (sesuai konsep *Verstehen* Max Weber), pendekatan kualitatif fenomenologis dikombinasikan dengan wawancara mendalam merupakan desain paling sinkron dan valid dibandingkan survei makro angka.
Pembahasan: Sintesis rancangan. Untuk mengurai "motivasi subjektif mendalam" (sesuai konsep *Verstehen* Max Weber), pendekatan kualitatif fenomenologis dikombinasikan dengan wawancara mendalam merupakan desain paling sinkron dan valid dibandingkan survei makro angka.
19. Pemerintah daerah berniat menggusur sebuah kawasan kumuh. Sosiolog diminta membuat rancangan penelitian sosial cepat (*rapid assessment*) agar kebijakan penataan pemukiman baru tidak memicu resistensi konflik fisik. Desain rekomendasi penelitian yang paling tepat guna adalah...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Sintesis terapan. Kasus pencegahan konflik menuntut jenis *applied/action research* yang bersifat partisipatif. Peneliti harus merancang pemetaan jalinan relasi komunitas dan pelibatan subjek agar rekomendasi kebijakan yang dihasilkan minim penolakan struktural.
Pembahasan: Sintesis terapan. Kasus pencegahan konflik menuntut jenis *applied/action research* yang bersifat partisipatif. Peneliti harus merancang pemetaan jalinan relasi komunitas dan pelibatan subjek agar rekomendasi kebijakan yang dihasilkan minim penolakan struktural.
20. Di era digital saat ini, penyusunan laporan penelitian sosiologi konvensional yang tebal sering kali berakhir di rak perpustakaan tanpa dibaca publik. Strategi orisinal dan kreatif yang paling tepat dirancang oleh peneliti dalam tahap Publikasi Laporan agar temuannya berdampak nyata pada perubahan sosial masyarakat luas adalah...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Sintesis publikasi modern. Agar riset memiliki kegunaan praktis dan menyentuh berbagai lapisan (publik, komunitas, dan birokrat), peneliti masa kini dituntut melakukan inovasi bentuk diseminasi mengubah teks kaku menjadi visual instruktif dan taktis tanpa mereduksi esensi metodologi ilmiahnya.
Pembahasan: Sintesis publikasi modern. Agar riset memiliki kegunaan praktis dan menyentuh berbagai lapisan (publik, komunitas, dan birokrat), peneliti masa kini dituntut melakukan inovasi bentuk diseminasi mengubah teks kaku menjadi visual instruktif dan taktis tanpa mereduksi esensi metodologi ilmiahnya.
Ujian Selesai!
Terima kasih telah menyelesaikan ujian.
Nilai Akhir Anda:
0 / 100Menyimpan data nilai ke Google Drive...
📋 Lembar Analisis & Koreksi Pembahasan Soal:
Aletheia Rabbani
“Barang siapa yang tidak mampu menahan lelahnya belajar, maka ia harus mampu menahan perihnya kebodohan” _ Imam As-Syafi’i
Post a Comment