Kuis Interaktif Sosiologi SMA Kelas X Bab 4 Lembaga Sosial Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan
Aletheia Rabbani
Table of Contents
Kuis Sosiologi: Lembaga Sosial & Tertib Sosial
Fase E / Kelas X - Kurikulum Merdeka SMA
Halaman 1 dari 20
Waktu: 45:00
1. Sesuatu yang dianggap berharga, bermutu, ideal, dan menjadi cita-cita bersama oleh anggota masyarakat dalam sosiologi diartikan sebagai...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Nilai sosial merupakan konsepsi abstrak dalam diri manusia mengenai apa yang dianggap baik, berharga, dan benar sehingga dijunjung sebagai pedoman hidup.
Pembahasan: Nilai sosial merupakan konsepsi abstrak dalam diri manusia mengenai apa yang dianggap baik, berharga, dan benar sehingga dijunjung sebagai pedoman hidup.
2. Sistem norma atau aturan yang terstruktur, stabil, dan dibentuk untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia dalam bermasyarakat disebut...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Lembaga sosial (*social institution*) adalah himpunan norma pada segala tingkatan yang berkisar pada pemenuhan kebutuhan pokok dalam kehidupan bermasyarakat.
Pembahasan: Lembaga sosial (*social institution*) adalah himpunan norma pada segala tingkatan yang berkisar pada pemenuhan kebutuhan pokok dalam kehidupan bermasyarakat.
3. Tata kelakuan (*mores*) yang kekal serta terintegrasi kuat dengan pola perilaku masyarakat dapat naik tingkat menjadi aturan adat-istiadat yang memiliki sanksi keras. Tingkatan norma ini disebut...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Aturan adat (*customs*) mengikat kuat anggota masyarakatnya. Pelanggaran terhadap adat akan dikenakan sanksi komunal tradisional yang berat.
Pembahasan: Aturan adat (*customs*) mengikat kuat anggota masyarakatnya. Pelanggaran terhadap adat akan dikenakan sanksi komunal tradisional yang berat.
4. Lembaga sosial yang sengaja dibentuk oleh masyarakat untuk memenuhi tujuan-tujuan atau kepentingan tertentu, seperti lembaga pendidikan atau lembaga ekonomi, diklasifikasikan sebagai...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Berdasarkan proses pertumbuhannya, *enacted institution* adalah lembaga yang sengaja dirancang dan didirikan untuk mencapai misi tertentu masyarakat.
Pembahasan: Berdasarkan proses pertumbuhannya, *enacted institution* adalah lembaga yang sengaja dirancang dan didirikan untuk mencapai misi tertentu masyarakat.
5. Setiap menjelang hari raya, masyarakat memiliki tradisi pulang ke kampung halaman (*mudik*). Praktik berkumpul dengan keluarga besar ini didasarkan pada orientasi...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Tradisi mudik merefleksikan nilai kerohanian (sub-nilai moral/sosial) karena mengedepankan silaturahmi, kebersamaan, menjaga ikatan batin kekeluargaan, dan spiritualitas.
Pembahasan: Tradisi mudik merefleksikan nilai kerohanian (sub-nilai moral/sosial) karena mengedepankan silaturahmi, kebersamaan, menjaga ikatan batin kekeluargaan, dan spiritualitas.
6. Ketika makan di sebuah restoran mewah, seorang pengunjung bersendawa dengan sangat keras tanpa mempedulikan kenyamanan sekitarnya. Pengunjung tersebut menerima pandangan sinis dan teguran dari orang lain karena dianggap melanggar norma...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Bersendawa secara tidak sopan saat makan merupakan pelanggaran tingkat *usage* (cara). Sanksinya ringan, berupa ejekan, tatapan tidak senang, atau teguran sekilas.
Pembahasan: Bersendawa secara tidak sopan saat makan merupakan pelanggaran tingkat *usage* (cara). Sanksinya ringan, berupa ejekan, tatapan tidak senang, atau teguran sekilas.
7. Lembaga keluarga memiliki peran memberikan perlindungan fisik dan ketenteraman batin bagi seluruh anggotanya. Fungsi ini dikategorikan sebagai fungsi...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Fungsi proteksi menjamin anggota keluarga memperoleh rasa aman, perlindungan hukum, lahiriah, maupun batiniah dari berbagai ancaman luar.
Pembahasan: Fungsi proteksi menjamin anggota keluarga memperoleh rasa aman, perlindungan hukum, lahiriah, maupun batiniah dari berbagai ancaman luar.
8. Selain mengajarkan ilmu pengetahuan, sekolah juga tanpa sengaja menunda masa kedewasaan anak dan memperpanjang ketergantungan remaja pada orang tua. Dampak tidak langsung/tersembunyi dari lembaga pendidikan ini disebut...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Fungsi laten adalah fungsi tersembunyi yang tidak dikehendaki, tidak disadari, atau sekadar konsekuensi sampingan dari keberadaan suatu lembaga sosial.
Pembahasan: Fungsi laten adalah fungsi tersembunyi yang tidak dikehendaki, tidak disadari, atau sekadar konsekuensi sampingan dari keberadaan suatu lembaga sosial.
9. Lembaga agama melarang umatnya melakukan tindakan perjudian dan pencurian melalui khotbah ibadah. Berdasarkan tujuannya, pengendalian sosial yang dilakukan lembaga agama tersebut bersifat...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Pengendalian sosial *preventif* ditujukan untuk mencegah agar pelanggaran norma tidak sampai terjadi dalam masyarakat (dilakukan sebelum pelanggaran terjadi).
Pembahasan: Pengendalian sosial *preventif* ditujukan untuk mencegah agar pelanggaran norma tidak sampai terjadi dalam masyarakat (dilakukan sebelum pelanggaran terjadi).
10. Pihak kepolisian melakukan razia knalpot bising di jalan raya, menyita unit kendaraan, serta menjatuhkan denda tilang kepada para pelakunya setelah marak keluhan warga. Tindakan hukum ini menerapkan cara pengendalian sosial...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Bersifat *represif* karena dilakukan setelah pelanggaran terjadi guna mengembalikan keserasian, serta *koersif* karena menyertakan unsur paksaan fisik/hukum yang tegas.
Pembahasan: Bersifat *represif* karena dilakukan setelah pelanggaran terjadi guna mengembalikan keserasian, serta *koersif* karena menyertakan unsur paksaan fisik/hukum yang tegas.
11. Karakteristik utama dari sebuah lembaga sosial yang membedakannya dengan sekadar perkumpulan biasa informal adalah...
Kunci Jawaban: E.
Pembahasan: Ciri lembaga sosial menurut sosiologi antara lain mempunyai lambang sendiri, memiliki tradisi tata kelakuan, mempunyai tujuan baku, alat kelengkapan, serta relatif kekal.
Pembahasan: Ciri lembaga sosial menurut sosiologi antara lain mempunyai lambang sendiri, memiliki tradisi tata kelakuan, mempunyai tujuan baku, alat kelengkapan, serta relatif kekal.
12. Manakah skenario di bawah ini yang paling tepat menggambarkan tercapainya suatu kondisi "Keteraturan Sosial" (*Social Order*) di lingkungan sekolah?
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Keteraturan sosial terbentuk berkat adanya keselarasan antara interaksi sosial, pematuhan norma (*order*), keajegan tindakan masyarakat, dan pola perilaku terstruktur.
Pembahasan: Keteraturan sosial terbentuk berkat adanya keselarasan antara interaksi sosial, pematuhan norma (*order*), keajegan tindakan masyarakat, dan pola perilaku terstruktur.
13. Ketika seseorang melakukan korupsi dana bantuan sosial, ia telah melakukan penyimpangan sosial yang melanggar ketentuan hukum formal. Jenis penyimpangan ini berkategori...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Korupsi adalah penyimpangan sekunder karena sifatnya berat, melanggar pidana hukum, tidak dapat ditoleransi oleh masyarakat, dan pelakunya dapat dipenjara.
Pembahasan: Korupsi adalah penyimpangan sekunder karena sifatnya berat, melanggar pidana hukum, tidak dapat ditoleransi oleh masyarakat, dan pelakunya dapat dipenjara.
14. Lembaga ekonomi memegang peranan krusial dalam mengatur distribusi dan produksi barang jasa masyarakat. Fungsi utama lembaga ekonomi ini ditujukan untuk...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Lembaga ekonomi lahir demi mengorganisasikan pasar, produksi, distribusi, dan konsumsi harta/jasa dalam rangka mempertahankan pemenuhan pangan, sandang, dan papan masyarakat.
Pembahasan: Lembaga ekonomi lahir demi mengorganisasikan pasar, produksi, distribusi, dan konsumsi harta/jasa dalam rangka mempertahankan pemenuhan pangan, sandang, dan papan masyarakat.
15. Di sebuah desa terpencil, norma adat melarang penebangan pohon pusaka di lereng gunung. Saat perusahaan modern datang memotong pohon tersebut untuk industri, terjadilah longsor hebat dan disharmoni nilai warga lokal. Evaluasi sosiologis yang tepat atas kejadian ini adalah...
Kunci Jawaban: D.
Pembahasan: Konflik nilai terjadi ketika fungsi regulatif kontrol lingkungan yang dimiliki oleh lembaga adat didegradasi oleh kekuatan ekonomi asing, memicu hilangnya pranata ekologis pelindung ketertiban warga.
Pembahasan: Konflik nilai terjadi ketika fungsi regulatif kontrol lingkungan yang dimiliki oleh lembaga adat didegradasi oleh kekuatan ekonomi asing, memicu hilangnya pranata ekologis pelindung ketertiban warga.
16. Kasus perundungan (*bullying*) pelajar saat ini sering berpindah ruang dari halaman sekolah ke jejaring internet media sosial. Analisis sosiologis kritis menyimpulkan bahwa fenomena maraknya penyimpangan sosial baru ini didorong oleh...
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Penyimpangan sosial di dunia siber terjadi akibat kesenjangan laju teknologi dengan kesiapan internalisasi moral oleh agen sosialisasi utama (keluarga/sekolah), melahirkan kebingungan norma (*anomie*).
Pembahasan: Penyimpangan sosial di dunia siber terjadi akibat kesenjangan laju teknologi dengan kesiapan internalisasi moral oleh agen sosialisasi utama (keluarga/sekolah), melahirkan kebingungan norma (*anomie*).
17. Suatu daerah berhasil menekan angka kriminalitas jalanan hingga 0% setelah mengintegrasikan fungsi pengawasan sanksi hukum polisi dengan sanksi pengucilan moral oleh lembaga agama/adat setempat. Keberhasilan tertib sosial ini membuktikan bahwa...
Kunci Jawaban: A.
Pembahasan: Keteraturan sosial tidak bisa berdiri tunggal. Kepatuhan hukum formal (*laws*) yang didukung oleh legitimasi moral keagamaan (*mores*) melahirkan sistem pengendalian berlapis yang sangat efektif.
Pembahasan: Keteraturan sosial tidak bisa berdiri tunggal. Kepatuhan hukum formal (*laws*) yang didukung oleh legitimasi moral keagamaan (*mores*) melahirkan sistem pengendalian berlapis yang sangat efektif.
18. Banyaknya kasus anak sekolah yang bolos di warung internet saat jam pelajaran menuntut rancangan strategi pengendalian sosial integratif baru. Langkah manakah yang paling visioner dan sesuai fungsi kolaboratif antarlembaga?
Kunci Jawaban: E.
Pembahasan: Sintesis Solusi HOTS. Penataan ketertiban sosial yang berkelanjutan membutuhkan jaringan kerja sama (*network governance*) lintas lembaga formal (sekolah, pemerintah) dan nonformal (pelaku usaha, keluarga).
Pembahasan: Sintesis Solusi HOTS. Penataan ketertiban sosial yang berkelanjutan membutuhkan jaringan kerja sama (*network governance*) lintas lembaga formal (sekolah, pemerintah) dan nonformal (pelaku usaha, keluarga).
19. Ketika sebuah krisis ekonomi melanda, kelangkaan bahan pokok memicu maraknya penjarahan. Sebagai ahli sosiologi, formulasi rekonstruksi pranata ekonomi yang harus diajukan untuk mengembalikan stabilitas tertib sosial jangka panjang adalah...
Kunci Jawaban: B.
Pembahasan: Solusi sosiologis untuk mengatasi disfungsi lembaga ekonomi adalah meremajakan sistem distribusi yang adil dan inklusif demi meredam gejolak keputusasaan sosial penyebab anarki.
Pembahasan: Solusi sosiologis untuk mengatasi disfungsi lembaga ekonomi adalah meremajakan sistem distribusi yang adil dan inklusif demi meredam gejolak keputusasaan sosial penyebab anarki.
20. Maraknya aksi balap liar malam hari oleh remaja menunjukkan disfungsi manifes pengawasan dari lembaga keluarga. Desain intervensi sosial kreatif apa yang paling efektif mereduksi kenakalan ini tanpa merusak potensi mereka?
Kunci Jawaban: C.
Pembahasan: Pengendalian sosial alternatif yang bersifat konstruktif mengubah deviasi energi negatif menjadi prestasi dengan mengkanalisasi minat lewat wadah terlembagakan dan melibatkan pengawasan orang tua.
Pembahasan: Pengendalian sosial alternatif yang bersifat konstruktif mengubah deviasi energi negatif menjadi prestasi dengan mengkanalisasi minat lewat wadah terlembagakan dan melibatkan pengawasan orang tua.
Ujian Selesai!
Terima kasih telah menyelesaikan ujian.
Nilai Akhir Anda:
0 / 100Menyimpan data nilai ke Google Drive...
📋 Lembar Analisis & Koreksi Pembahasan Soal:
Aletheia Rabbani
“Barang siapa yang tidak mampu menahan lelahnya belajar, maka ia harus mampu menahan perihnya kebodohan” _ Imam As-Syafi’i
Post a Comment