20 Latihan Soal Sosiologi SMA Kelas XI Bab 3 Konflik Sosial Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan
Table of Contents
Kuis Sosiologi Fase F (Kelas XI)
Materi: Konflik Sosial, Penanganan, dan Penelitian Konflik
1. Ditinjau dari sudut pandang sosiologis, perbedaan mendasar antara konflik sosial dan kekerasan terletak pada...
Kunci Jawaban: D. Konflik sosial merupakan proses sosial di mana pihak-hal berusaha saling menyingkirkan atau menentang. Sementara kekerasan terjadi ketika konflik tersebut berwujud tindakan nyata yang merusak, melukai, atau menghancurkan fisik/psikis pihak lawan.
2. Upaya penanganan konflik yang berfokus pada akar penyebab perselisihan dan bertujuan menggerakkan hubungan antarkelompok dari permusuhan menuju perdamaian jangka panjang disebut...
Kunci Jawaban: C. Transformasi konflik adalah proses jangka panjang yang tidak hanya meredam gejala konflik (seperti manajemen), tetapi mengubah keseluruhan struktur, hubungan, dan akar penyebab konflik ke arah perdamaian positif.
3. Perbedaan paham dan kepentingan antarkelompok sosial yang memiliki kedudukan atau tingkatan kekuasaan yang sejajar di dalam masyarakat dapat memicu terjadinya jenis...
Kunci Jawaban: A. Konflik horizontal adalah konflik yang terjadi di antara individu atau kelompok sosial yang memiliki kedudukan/status yang sederajat, seperti konflik antar-etnis, antar-ras, atau antar-pelajar.
4. Di dalam tahapan penelitian berbasis pemecahan konflik, langkah awal yang bertujuan untuk menggambarkan secara visual aktor yang terlibat, kepentingan mereka, dan pola hubungan antarpelaku disebut...
Kunci Jawaban: E. Pemetaan konflik (tahap identifikasi) adalah teknik grafis/visual untuk menunjukkan dinamika hubungan, aktor-aktor penentu, isu utama, serta kepentingan masing-masing pihak yang berkonflik.
5. Suatu daerah mengalami ketegangan akibat perbedaan keyakinan. Tokoh agama setempat kemudian rutin mengadakan dialog lintas iman guna meredam prasangka buruk. Upaya penanganan konflik ini masuk ke dalam kategori...
Kunci Jawaban: B. Karena ketegangan belum pecah menjadi konflik terbuka atau kekerasan, dialog berkala tersebut berfungsi sebagai tindakan preventif atau pencegahan konflik (*conflict prevention*).
6. Ketika sengketa batas lahan antar-dua desa tidak kunjung selesai, kedua kepala desa sepakat menunjuk Badan Pertanahan Nasional (BPN) sebagai pihak ketiga. Keputusan BPN nantinya bersifat mengikat dan wajib ditaati. Bentuk akomodasi ini dinamakan...
Kunci Jawaban: D. Arbitrase melibatkan pihak ketiga yang memiliki kewenangan penuh untuk mengambil keputusan yang mengikat kedua belah pihak yang berselisih karena mereka tidak mencapai kesepakatan mandiri.
7. Seorang sosiolog melakukan penelitian konflik agraria di sebuah desa. Ia tinggal bersama warga, mengamati aktivitas harian, serta mewawancarai petani yang lahannya tergusur guna menggali data kronologis secara mendalam. Tahap yang dilakukan sosiolog tersebut adalah...
Kunci Jawaban: A. Aktivitas tinggal bersama warga, mengamati langsung (observasi), dan mewawancarai narasumber utama di lapangan merupakan proses pengumpulan data primer (langsung dari sumbernya).
8. Konflik antara serikat buruh dengan jajaran direksi manajemen perusahaan mengenai besaran upah minimum berakhir setelah dibentuknya forum dewan pengupahan yang memfasilitasi perundingan resmi. Dampak positif konflik ini adalah...
Kunci Jawaban: C. Salah satu fungsi positif konflik (menurut Lewis Coser) adalah memicu pembentukan atau penyesuaian institusi dan norma baru agar hubungan sosial yang timpang dapat berjalan lebih adil.
9. Setelah konflik kekerasan antarkelompok mereda, pemerintah daerah membangun kembali fasilitas umum yang rusak, mengaktifkan pasar tradisional, dan mengadakan trauma healing bagi anak-anak. Langkah komprehensif ini dikategorikan sebagai bentuk...
Kunci Jawaban: E. *Peacebuilding* (membangun perdamaian pascakonflik) mencakup pemulihan fisik, ekonomi, psikologis, dan sosial guna mencegah konflik kekerasan berulang kembali di masa depan.
10. Peneliti mengelompokkan transkrip hasil wawancara konflik nelayan tradisional versus modern berdasarkan tema: (1) perebutan wilayah tangkap, (2) perbedaan alat tangkap, dan (3) kecemburuan ekonomi. Aktivitas ilmiah ini berada pada tahap...
Kunci Jawaban: B. Mengelompokkan atau mengategorikan data mentah hasil wawancara ke dalam tema-tema tertentu merupakan inti dari proses analisis data (koding dalam metode kualitatif).
11. Perubahan sosial yang kilat akibat industrialisasi di pinggiran kota membuat warga lokal terkejut dengan gaya hidup kaum pendatang. Ketidaksiapan budaya ini memicu gesekan harian. Faktor utama penyebab konflik tersebut adalah...
Kunci Jawaban: A. Gesekan bersumber dari bertemunya dua budaya berbeda (lokal vs pendatang) di tengah derasnya arus perubahan sosial yang cepat akibat industrialisasi (*culture shock*).
12. Dua kubu politik yang bersaing ketat dalam pemilihan kepala desa akhirnya sepakat untuk bertemu. Mereka dipandu oleh pihak ketiga yang bersikap netral dan hanya bertindak sebagai fasilitator sirkulasi ide tanpa hak memutus. Metode ini disebut...
Kunci Jawaban: D. Mediasi adalah bentuk penyelesaian konflik di mana pihak ketiga bertindak sebagai penengah netral yang memfasilitasi komunikasi, namun keputusan akhir tetap berada di tangan pihak yang berkonflik.
13. Masuknya perusahaan perkebunan besar kelapa sawit menggeser batas wilayah adat suku pedalaman. Dampak negatif non-materiil dari konflik berkepanjangan ini bagi struktur masyarakat adat adalah...
Kunci Jawaban: C. Konflik yang tidak berimbang dan berkepanjangan rawan merusak soliditas/integrasi internal serta menghancurkan nilai-nilai budaya lokal yang melekat pada wilayah adat.
14. Pihak kepolisian memasang barikade kawat berduri dan menyemprotkan air guna membubarkan massa demonstran yang mulai bertindak anarkis membakar fasilitas publik. Tindakan pengendalian konflik ini bersifat...
Kunci Jawaban: B. Penggunaan kekuatan fisik atau paksaan hukum oleh aparat keamanan untuk menghentikan aksi anarkis diklasifikasikan sebagai tindakan akomodasi berbentuk koersi.
15. Konflik antara ojek daring (*online*) dengan ojek pangkalan sempat marak karena perebutan zona penumpang. Pemerintah daerah mengatasinya dengan membuat regulasi pembagian batas wilayah operasional yang jelas. Analisis kritis terhadap resolusi konflik ini menunjukkan bahwa...
Kunci Jawaban: A. Secara sosiologis, pemisahan zona hanya berbentuk manajemen gejala makro. Masalah mendasar berupa ketertinggalan penguasaan teknologi pada ojek pangkalan belum ditangani secara integratif (transformatif).
16. Di sebuah tempat kerja, muncul ketegangan tersembunyi (*latent conflict*) antara kelompok pegawai senior dengan pegawai junior akibat perbedaan budaya kerja digital. Langkah awal penanganan konflik (*conflict management*) yang paling tepat diambil oleh manajer HRD adalah...
Kunci Jawaban: D. Menghadapi konflik laten berbasis budaya kerja, pendekatan persuasif kolaboratif (mentoring dua arah) sangat efektif mengikis prasangka sebelum pecah menjadi konflik terbuka.
17. Hasil pemetaan konflik (*conflict mapping*) oleh tim peneliti sosial menunjukkan grafis sengketa tanah adat yang kusut karena melibatkan mafia tanah, oknum dinas, dan warga adat. Peneliti menilai metode intervensi hukum biasa (ajudikasi) rawan bias. Argumen ilmiah yang memperkuat penilaian peneliti tersebut adalah...
Kunci Jawaban: B. Analisis ketimpangan struktur kekuasaan (Teori Konflik) menyatakan aktor bermodal kuat cenderung mampu mendikte proses hukum formal, sehingga ajudikasi murni rentan merugikan kelompok marjinal.
18. Berdasarkan analisis data sekunder dan primer, konflik tawuran antarpelajar di suatu distrik dipicu oleh dendam sejarah warisan alumni dan minimnya ruang ekspresi kreativitas positif. Rekomendasi penyelesaian konflik yang paling aplikatif dan berkesinambungan adalah...
Kunci Jawaban: E. Solusi transformatif-konstruktif berupaya mengalihkan energi konflik (*negatif*) menjadi hubungan kerja sama (*positif*) melalui wadah bersama yang menjawab kebutuhan aktual remaja.
19. Di sebuah desa multibudaya, terjadi ketegangan akibat rumor miring di media sosial. Anda diminta merancang strategi pencegahan konflik (*conflict prevention*) berbasis kearifan lokal. Desain tindakan sosial yang paling tepat Anda susun adalah...
Kunci Jawaban: C. Menggabungkan instrumen kultural tradisional (rembug desa) dengan kapasitas modern (relawan literasi digital) merupakan strategi preventif komprehensif untuk meredam konflik berbasis informasi sesat.
20. Seseorang ingin melakukan penelitian pemecahan konflik pedagang pasar loak dengan dinas ketertiban kota. Supaya data yang dikumpulkan objektif dan tidak memicu ketegangan baru di lapangan, prinsip metodologis yang wajib diterapkan peneliti adalah...
Kunci Jawaban: B. Etika dan metodologi penelitian konflik menuntut posisi independen/imparsial dari peneliti, perlindungan ketat terhadap data subjek (etika riset), agar analisis yang dihasilkan bebas dari bias kepentingan kelompok.
Selesai!
Kamu telah menyelesaikan kuis latihan Konflik Sosial dan Penanganannya (Fase F).
Post a Comment