20 Latihan Soal Sosiologi SMA Kelas XI Bab 1 Kelompok Sosial Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan
Table of Contents
Kuis Sosiologi Fase F (Kelas XI)
Materi: Kelompok Sosial, Ragam, dan Dinamika Sosial
1. Salah satu syarat utama terbentuknya kelompok sosial menurut Soerjono Soekanto adalah...
Kunci Jawaban: C. Menurut Soerjono Soekanto, syarat kelompok sosial antara lain adanya kesadaran anggota sebagai bagian kelompok, hubungan timbal balik, faktor pengikat bersama, struktur, kaidah, dan pola perilaku.
2. Ferdinand Tönnies membagi ragam kelompok sosial menjadi dua tipe, yaitu "Gemeinschaft" dan "Gesellschaft". Istilah yang tepat untuk menggambarkan karakteristik "Gemeinschaft" adalah...
Kunci Jawaban: A. Gemeinschaft diterjemahkan sebagai Paguyuban (ikatan batin murni, alami, kekal), sedangkan Gesellschaft adalah Patembayan (ikatan kontraktual, pamrih ekonomi/praktis).
3. Konsep pengelompokan di mana individu secara fisik dan psikologis mengidentifikasikan dirinya ke dalam kelompok tersebut dinamakan...
Kunci Jawaban: B. William G. Sumner membagi kelompok menjadi In-group (kelompok dalam, tempat individu mengidentifikasi dirinya: "kita/kami") dan Out-group (kelompok luar: "mereka").
4. Dinamika kelompok sosial ditandai oleh adanya konformitas. Pengertian konformitas yang paling tepat adalah...
Kunci Jawaban: D. Konformitas merupakan bentuk penyesuaian sikap dan perilaku individu agar selaras dengan norma, aturan, atau tekanan psikologis kelompok sosialnya.
5. Sekelompok alumni SMA mendirikan yayasan kemanusiaan non-profit untuk menyalurkan bantuan bencana alam secara sukarela tanpa menuntut imbalan finansial. Berdasarkan sifat ikatan dan kepentingannya, kelompok ini tergolong ke dalam...
Kunci Jawaban: C. Kelompok volunter dibentuk atas dasar kesamaan perhatian atau kepentingan kemanusiaan/sosial tanpa mendapatkan perhatian materiil dari masyarakat secara luas.
6. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) merupakan contoh pengelompokan sosial berdasarkan kesamaan keahlian dan pekerjaan sejenis yang disebut...
Kunci Jawaban: A. Kelompok okupasional terbentuk karena anggotanya memiliki pekerjaan (okupasi) yang sejenis, memiliki kode etik profesi, dan fungsi pelayanan sosial tertentu.
7. Di era digital, sekelompok pemuda yang terpisah wilayah geografis membentuk grup koordinasi di platform digital untuk mengampanyekan gerakan hidup sehat. Ilustrasi ini menunjukkan komponen dinamika kelompok berupa...
Kunci Jawaban: E. Jejaring sosial adalah jalinan hubungan sosial antarinvidu atau kelompok yang memfasilitasi komunikasi dan interaksi meskipun terpisah jarak fisik, yang memicu dinamika kelompok bergerak cepat.
8. Hubungan antaranggota dalam kelompok "Kelompok Sepermainan" (*peer group*) sangat erat, intim, saling mengenal secara personal, dan tatap muka bersifat langsung. Menurut klasifikasi Charles H. Cooley, kelompok ini dinamakan...
Kunci Jawaban: B. Charles H. Cooley mengemukakan kelompok primer (*primary group*) ditandai dengan hubungan face-to-face, keintiman, asosiasi dekat, dan kerja sama yang erat (contoh: keluarga, kelompok bermain).
9. Perhatikan tabel perbedaan karakteristik berikut:
• Kelompok X: Hubungan bersifat personal, informal, berdasarkan ikatan darah.
• Kelompok Y: Hubungan bersifat impersonal, kontraktual, berdasarkan kepentingan tugas.
Berdasarkan klasifikasi Ferdinand Tönnies, kelompok X dan Y adalah...
Kunci Jawaban: D. Kelompok X memiliki ciri Gemeinschaft (paguyuban: personal, alami, darah) sedangkan kelompok Y berciri Gesellschaft (patembayan: impersonal, rasional, kontraktual).
10. Ribuan penonton berkumpul di dalam stadion utama untuk menyaksikan pertandingan sepak bola. Ketika tim kesayangan mereka mencetak gol, mereka bersorak serempak. Kelompok sosial tidak teratur ini dikategorikan sebagai...
Kunci Jawaban: A. Penonton sepak bola di stadion adalah contoh kerumunan (*crowd*), yaitu sekumpulan orang yang berada di satu tempat fisik yang sama secara temporer dengan pusat perhatian yang sama.
11. Tahapan pembentukan kelompok sosial menurut Bruce Tuckman terdiri dari *forming, storming, norming, performing,* dan *adjourning*. Karakteristik utama pada tahap *storming* adalah...
Kunci Jawaban: B. Tahap *storming* (badai/konflik) diwarnai oleh konflik internal karena anggota mulai mengekspresikan kepribadian asli mereka dan memprotes aturan serta otoritas kelompok.
12. Kehidupan masyarakat perkotaan modern ditandai oleh spesialisasi pembagian kerja yang sangat tinggi, saling ketergantungan antarprofesi, dan ikatan berdasarkan hukum formal. Émile Durkheim menyebut tipe kelompok ini memiliki...
Kunci Jawaban: C. Solidaritas organik berkembang pada masyarakat modern yang berciri kompleks, memiliki pembagian kerja yang spesifik, dan diikat oleh rasa saling membutuhkan fungsi profesi lain.
13. Perbedaan mendasar antara kelompok formal dengan kelompok informal dalam sosiologi terletak pada aspek...
Kunci Jawaban: E. Kelompok formal memiliki struktur organisasi, regulasi, dan birokrasi tertulis yang resmi (seperti perusahaan). Kelompok informal terbentuk tanpa aturan tertulis resmi (seperti lingkaran pertemanan).
14. Seorang siswa SMA sangat mengagumi gaya hidup, cara berbicara, dan nilai-nilai mahasiswa sebuah universitas terkemuka. Ia meniru perilaku mereka agar kelak bisa diterima di sana, meskipun ia belum terdaftar resmi sebagai mahasiswa. Menurut Robert K. Merton, universitas tersebut bertindak sebagai...
Kunci Jawaban: D. Menurut Merton, *reference group* (kelompok acuan) adalah kelompok sosial yang menjadi ukuran atau acuan bagi individu (bukan anggota) untuk membentuk kepribadian dan perilakunya.
15. Di sebuah perusahaan teknologi, gaya kepemimpinan sang manajer sangat demokratis, memberikan ruang otonom bagi tim untuk berinovasi. Namun, saat krisis finansial melanda, kinerja kelompok melambat karena terlalu lama bermusyawarah. Kritik sosiologis yang paling tepat atas kegagalan dinamika kepemimpinan tersebut adalah...
Kunci Jawaban: B. Kepemimpinan dalam dinamika kelompok dituntut bersifat fleksibel/situasional. Ketika menghadapi krisis, model terlalu lamban bermusyawarah dapat menghambat efisiensi organisasi jika tidak diimbangi ketegasan taktis.
16. Fenomena *Groupthink* sering terjadi pada kelompok sosial yang memiliki tingkat konformitas yang terlampau tinggi. Anggota kelompok enggan mengutarakan kritik demi menjaga harmoni internal. Analisis sosiologis atas bahaya laten dari gejala ini bagi organisasi adalah...
Kunci Jawaban: A. *Groupthink* merusak dinamika kelompok karena tekanan konformitas ekstrem mematikan nalar kritis individu, menyebabkan keputusan salah diambil tanpa pertimbangan risiko yang matang.
17. Di era industrialisasi, urbanisasi masif memicu pudarnya ikatan gotong royong masyarakat desa (Solidaritas Mekanik) dan berubah menjadi hubungan transaksional perkotaan (Solidaritas Organik). Simpulan teoretis yang dapat ditarik dari pergeseran kelompok sosial tersebut adalah...
Kunci Jawaban: E. Perubahan tipe kelompok sosial (dari mekanik ke organik, atau paguyuban ke patembayan) menunjukkan bahwa sifat pengelompokan sosial manusia beradaptasi dengan perubahan cara kerja dan mata pencaharian.
18. Munculnya kepanikan massa di media sosial akibat sebaran berita palsu (hoaks) mengenai kelangkaan pangan mencerminkan perilaku kolektif yang destruktif. Rancangan strategi sosial yang paling tepat untuk mereduksi perilaku kolektif negatif tersebut adalah...
Kunci Jawaban: C. Perilaku kolektif irasional (seperti *panic buying*) diredam dengan intervensi jaringan informasi tepercaya, guna meluruskan distorsi informasi publik yang memicu kepanikan massal tersebut.
19. Struktur internal organisasi OSIS mengalami konflik internal kronis karena sekat klik pertemanan (*clique*) yang terlalu eksklusif antar-bidang. Sebagai ketua pembina, rumusan solusi paling solutif untuk mengembalikan kohesi dan performa dinamika kelompok adalah...
Kunci Jawaban: E. Mengikis eksklusivisme klik (*clique*) di dalam organisasi dilakukan melalui rekonstruksi jejaring hubungan internal lewat kerja sama lintas divisi (*interseksi internal*), guna memulihkan sinergi kelompok.
20. Cermati fenomena berikut: Anggota komunitas hobi sepeda motor awalnya berkumpul secara informal. Seiring waktu, jumlah mereka mencapai ratusan, mereka mulai merumuskan AD/ART, mendaftarkan komunitas ke badan hukum, dan memilih pengurus inti resmi. Konstruksikan kesimpulan dari dinamika pembentukan kelompok ini!
Kunci Jawaban: D. Perubahan dari sekadar kumpul santai (informal) menjadi berbadan hukum dan memiliki AD/ART resmi (formal) membuktikan proses pelembagaan (*institutionalization*) dalam dinamika kelompok sosial berjalan secara adaptif.
Selesai!
Kamu telah menyelesaikan latihan kelompok sosial Fase F.
Post a Comment