Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Prinsip-prinsip Pembelajaran Kontekstual

Prinsip Pembelajaran Kontekstual
Pembelajaran Kontekstual
Beberapa prinsip dalam pembelajaran kontekstual antara lain:
1. Konstruktivisme
a. Pembelajaran berpusat pada siswa
b. Mendorong anak belajar secara aktif (learning by doing)
c. Pembelajaran sesuai konteks

2. Inkuiri
a. Siswa didorong untuk menggali informasi tambahan
b. Siswa terbiasa memecahkan masalah

3. Pertanyaan
a. Siswa diajak berpikir kritis (melihat sesuatu dari segi positif dan negatif)
b. Siswa menggunakan pikirannya sendiri, tidak menyalin jawaban dari buku atau guru

4. Masyarakat belajar
a. Siswa belajar bersama (berpasangan, kelompok kecil, dan klasik)
b. Interaksi dan komunikasi pemikiran antaranak mendapat porsi lebih tinggi

5. Pemodelan
a. Guru tidak menjadi satu-satunya sumber belajar
b. Guru aktif belajar, bukan hanya mengajar
c. Guru memodelkan perilaku belajar yang baik (aktif, kreatif, inovatif, dan reflektif)
d. Siswa belajar dari meniru dan mengkaji model

6. Penilaian otentik
a. Hasil belajar dihitung dari 0 (apa yang sudah bisa dilakukan saat ini), bukan dari 100 (berapa salahnya)
b. Mengutamakan bukti penguasaan yang utuh (kognisi, keterampilan, dan sikap)
c. Pengukuran secara informal (observasi dan percakapan informal) atau formal (portofolio, kinerja)


Ket. klik warna biru untuk link

Download di Sini
Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” _Imam Syafi’i

Post a Comment for "Prinsip-prinsip Pembelajaran Kontekstual"